Selasa 13 September 2022, 09:17 WIB

Perburuan Meningkat, Populasi Penyu Semakin Terancam

Putri Rosmalia | Weekend
Perburuan Meningkat, Populasi Penyu Semakin Terancam

MI/Arnoldus Dhae
Penyelundupan penyu yang berhasil digagalkan Polair Polda Bali pada Juli 2022

 

Penyu merupakan spesies satwa laut yang populasinya terus menurun. Menurut data yang dihimpun Arizona State University AS diketahui, dalam 30 tahun terakhir setidaknya 1,1 juta ekor penyu mati dibunuh di berbagai wilayah perairan dunia.

Peneliti dari Arizona State University, Jesse Senko, mengatakan penyu merupakan satwa yang rawan jadi target perburuan. Penyu umumnya diburu untuk dijadikan bahan makanan, obat tradisional, produk fesyen dan perhiasan, hingga untuk pajangan.

“Perburuan penyu menjadi salah satu yang terparah di dunia setiap tahunnya menurut data PBB, nilai transaksi dari pasar ilegalnya mencapai sekitar Rp300 milian per tahun,” ujar Senko, dilansari dari theguardian.com, Senin, (12/9).

Jesse menjelaskan, data yang ia kumpulkan bersama timnya menunjukkan peningkatan kasus perburuan penyu terutama dalam sepuluh tahun terakhir. Selama satu dekade ke belakang, setidaknya 44 ribu penyu menjadi korban perburuan ilegal di 65 negara setiap tahunnya.

“Angkanya terus meningkat dan diperkirakan banyak yang tidak terlacak dan terhitung mengingat kasus perburuan liar juga banyak sekali yang tidak berhasil diketahui dan dihentikan,” ujar Jesse.

Asia Tenggara dan Madagaskar merupakan area utama aksi-aksi perburuan penyu. Hal itu terbukti dari sekitar 200 penelitian yang telah dipublikasi di berbagai negara yang dikumpulkan oleh Jesse. Vietnam menjadi kawasan dengan kasus pembunuhan penyu yang paling tinggi. Sementara Tiongkok dan Jepang menjadi negara tujuan utama penjualan hasil perburuan tersebut.

Dikatakan Jesse, menurunkan kasus perburuan penyu menjadi sulit dilakukan selama masih ada permintaan akan satwa tersebut. Permintaan akan penyu paling banyak datang dari negara berkembang.

“Di beberapa budaya masih ada yang menganggap memiliki benda seperti cangkang penyu di rumahnya adalah simbol keberhasilan. Tak sedikit juga yang masih sangat mencarinya untuk dimakan,” ujar Jesse.

Dari berbagai jenis spesies penyu, jenis green sea (penyu hijau) dan hawksbill (penyu sisik) menjadi yang paling banyak diburu, mencapai 95% dari total kasus perburuan penyu. Keduanya saat ini telah berada di status endangered dan critically endangered menurut The International Union for Conservation of Nature (IUCN) Red List of Threatened Species.

Jesse mengatakan harus ada langkah serius untuk menyelamatkan penyu dari kepunahan. Bukan hanya langkah hukum dan penguatan pengamanan, tetapi juga pendekatan dari sisi budaya dan kemanusiaan.(M-4)

 

Baca Juga

Dok Zinc

Rebut Tab dan Smartwatch dengan Berbagi Kisah Inspiratif

👤Indrastuti 🕔Sabtu 24 September 2022, 18:34 WIB
Kampanye ini bertujuan untuk menginspirasi dan menyemangati perempuan Indonesia untuk berbagi kisah mereka dalam melakukan hal yang lebih...
Unsplash/ Michael Geiger

Tiga Hal yang Perlu Diwaspadai untuk Cegah Peretasan

👤Putri Rosmalia 🕔Sabtu 24 September 2022, 17:15 WIB
Peretas umumnya akan menelepon atau mengirim email ke korbannya dan mengaku sebagai...
MI/ Nike Amelia Sari

Cara Meditasi ala Asmara Abigail

👤Nike Amelia Sari 🕔Sabtu 24 September 2022, 16:35 WIB
Ia sangat suka bermeditasi ketika bangun tidur dan sebelum...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya