Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
MESKI mungkin belum sering terdengar, nyatanya para perempuan Indonesia juga mampu mengemban tugas sentral di pondok pesantren. Seperti yang telah dijalankan perempuan bernama Nyai Hj. Masriyah yang mengasuh dan memimpin Pondok Pesantren Kebon Jambu Al-Islamy di Cirebon.
Nyai Masiryah menggantikan posisi almarhum suaminya sejak 2007 sehingga tanggung jawab pesantren dengan 350 santri kala itu sepenuhnya dibebankan kepada dirinya. Hadir sebagai bintang tamu Kick Andy yang tayang 1 Mei 2022 di Metro TV, ia mnuturkan jika awalnya tidak sedikit orang yang memandangnya sebelah mata kemampuannya. Hal itu membuat hampir 50 persen santrinya keluar karena ketidakpercayaan keluarga, masyarakat, bahkan ulama-ulama untuk membuat seorang wanita menjadi pemimpin sebuah pesantren.
“Saat mengambil alih peran kepemimpinan saya mendapatkan banyak tantangan luar biasa dari laki-laki, para wali santri, dan alumni-alumni karena perempuan ini tidak layak memimpin di pesantren yang masih patriarki. Hal seperti ini dianggap tidak biasa dan tidak lumrah, perempuan dianggap tidak layak untuk berdiri di depan banyak laki-laki.” jelasnya.
Saat dirinya merasa ditinggal oleh semua orang, Nyai tidak menyerah pada keadaan. Dengan keyakinannya pada pertolongan ALLAH SWT, ia bisa memimpin dan bahkan mengembangkan pesantren hingga kini membina 1.800 santri. Bangunan pesantren yang semula dari anyaman bambu sekarang pun sudah menjadi gedung-gedung dan bahkan memiliki perguruan tinggi.
Terlahir sebagai anak seorang kiyai yang tak memiliki keturunan laki-laki membuat pola pikir Masriyah berubah dalam memandang kesetaraan. “Orang tua saya selalu mendengungkan kepada saya bahwa kamu jangan kawin dulu sampai kamu pinter, sampai kamu menjadi ulama seperti seorang laki-laki,” kenangnya.
Perempuan yang sudah menulis 20 buku ini percaya bahwa wanita harus mandiri tidak bergantung kepada siapapun dan hanya menyandarkan hidupnya kepada Allah SWT. Kesetaraan gender itu pula yang ia tanamkan di pesantrennya. “Saya ingin mengubah cara berpikir perempuan dan saya ingin para perempuan berhijrah dari kebersandaran kepada makhluk (laki-laki) kepada kebersandaran kepada Allah SWT yang hakiki.”
Marsiyah berharap dari pesantren yang ia pemimpin akan lahir para laki-laki dan perempuan yang berpihak pada perempuan dalam berfatwa. “Ini sebenarnya ajaran yang tertinggi dalam Islam. Allah, Rasul, dan Islam mengharuskan seluruh manusia untuk bersandar kekuatan Allah, Allah tempat kita bersandar,” pungkasnya (M-1)
Alumni Gontor 2006 menjalankan program Minhat Yatama, yaitu pengumpulan donasi rutin setiap bulan untuk membantu anak-anak yatim dari keluarga teman satu angkatan.
ASOSIASI Ma’had Aly Indonesia (AMALI) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) perdana di bawah kepengurusan masa khidmat 2026–2030 di Pondok Tahfidz Yanbu’ul Qur’an
Lembaga pendidikan ini dinilai unggul dalam mengintegrasikan kurikulum modern dan salaf yang relevan dengan perkembangan zaman.
Kemenhut melalui UPT Koordinator Wilayah Aceh terus melakukan percepatan penanganan dampak bencana banjir berupa pembersihan tumpukan kayu dan material
Pesantren dipandang sebagai laboratorium sosial yang efektif dalam menanamkan nilai kebangsaan, etika publik, dan tanggung jawab sosial.
MENTERI Agama (Menag) Nasaruddin Umar menegaskan komitmennya untuk menyiapkan fasilitas rumah ibadah dan lembaga pendidikan yang inklusif dan ramah difabel.
Rekor keterwakilan perempuan di parlemen Jepang memicu krisis fasilitas. PM Sanae Takaichi bersama 60 legislator ajukan petisi penambahan toilet perempuan.
Battle of the Sexes berlangsung cair dan penuh selingan hiburan.
Ketua KPU, Mochammad Afifuddin, menjelaskan bahwa sinergi ini penting untuk mendorong partisipasi perempuan dalam politik yang lebih baik.
Ketua KPU RI Mochammad Afifuddin menjelaskan bahwa sinergi ini penting untuk mendorong partisipasi perempuan dalam politik yang lebih baik.
UN Women menilai Polri menunjukkan kemajuan signifikan dalam mendorong budaya institusi yang lebih inklusif dan responsif terhadap perempuan serta kelompok rentan.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit menggaungkan komitmen yang kuat terkait dengan mewujudkan kesetaraan gender di institusi Polri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved