Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
Produsen jam tangan asal Swiss, Garmin secara resmi merilis dua kategori jam pintar atau smartwatch terbaru, Fenix 7 dan Epix. Keduanya secara khusus dirancang untuk mendukung aktivitas di luar ruangan atau outdoor yang membutuhkan ketahanan tingkat tinggi.
Dalam peluncuran Fenix 7 dan Epix yang digelar secara virtual, Kamis, (17/2), Product Manager Garmin Asia, Josh Tai, mengatakan kedua smartwatch tersebut dirancang untuk dapat memiliki ketahanan maksimal di berbagai aktivitas outdoor.
“Jam ini memiliki ketahanan tinggi. Kami sudah melakukan uji coba untuk digunakan di area ekstrem di ketinggian dan juga di lingkungan bertekanan udara rendah,” ujarnya.
Garmin Fenix 7 hadir dengan beberapa keunggulan dalam menunjang aktivitas outdoor. Salah satu yang utama ialah daya tahan baterai untuk seumur hidup. Ketahanan baterai tersebut datang dari teknologi Power Sapphire yang memadukan kristal safir dengan panel surya. Teknologi tersebut memungkinkan jam menyerap cahaya matahari untuk mengisi ulang daya jam tanpa perlu melakukan pengisian daya secara konvensional..
Terdapat tiga tipe Fenix 7 yang diluncurkan, Fenix 7, Fenix 7S, dan Fenix 7X. Perbedaan ada pada ukuran layar dengan tipe terkecil berukuran 1,2 inci dan terlebar 1,4 inci. Di dalamnya terdapat tiga sistem navigasi, yakni GPS, GLONASS, dan Galileo yang diklaim bisa memberikan pelacakan yang lebih akurat di lingkungan yang ekstrem dan medan sulit.
Fenix 7 sudah mengantongi sertifikasi MIL-STD-810. Itu merupakan sertifikasi fitur teknologi yang digunakan untuk kebutuhan militer di AS. Di dalamnya terdapat sebanyak 40 fitur pendukung olahraga yang berbeda. Mulai dari olahraga sederhana seperti lari dan berenang, hingga trialton, panjat tebing, dan selancar angin.
Sementara itu, Epix juga dihadirkan dengan ketahanan tinggi di medan terbuka. Generasi kedua dari tipe Epix ini hadir dengan layar sentuh Amoled. Berbeda dengan Fenix 7, Epix tidak dilengkapi dengan panel surya. Namun, baterainya memiliki jangka waktu pemakaian yang panjang. Mencapai 21 hari dengan mode battery saver dan 16 hari ketika digunakan dengan mode smartwatch.
Sama halnya dengan Fenix 7, Epix memiliki teknologi setara smartwatch militer AS. Epix juga dilengkapi dengan dukungan untuk 40 jenis olahraga, dengan dukungan khusus untuk olahraga ski dan golf. Fitur-fitur olahraga dan kesehatan yang dibawa antara lain Pulse Ox, Stress Tracking, Sleep Score, Garmin Coach, Real-Time Stamina, dan VO2 Max.
Untuk harga, Fenix 7 dijual dengan harga yang bervariasi. Mulai dari Rp11 juta hingga sekitar 20 juta. Sementara itu, Epix dijual dengan kisaran harga antara Rp14 hingga Rp16 juta. (M-4)
Klinik gigi Smileworks di Kelapa Gading mengutamakan pemeriksaan komprehensif, edukasi pasien, dan teknologi kedokteran gigi berstandar internasional.
Masa depan akademik mahasiswa bergantung pada sejauh mana mereka mampu beradaptasi dengan teknologi tanpa kehilangan jati diri sebagai pembelajar yang kritis dan fokus.
Teknologi digital kian memainkan peran strategis dalam memperkuat daya saing usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta ritel mikro di Indonesia.
Pemerintah Kabupaten Jepara memperkuat program UMKM Naik Kelas untuk mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis rakyat.
PERKEMBANGAN teknologi digital telah mengubah cara kita menjalani kehidupan sehari-hari: bekerja, belajar, bersosialisasi, hingga berlibur kini sering dilakukan di depan layar.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI siap menggelar Konferensi Zakat Internasional ke-9 atau The 9th International Conference on Zakat (Iconz) 2025 yang berlangsung pada 9-11 Desember
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved