Selasa 28 September 2021, 23:55 WIB

Tren Obat Herbal Meningkat, Sinar Herba Radix Komitmen Kembangkan Obat Herbal Lokal 

Ghani Nurcahyadi | Weekend
Tren Obat Herbal Meningkat, Sinar Herba Radix Komitmen Kembangkan Obat Herbal Lokal 

Dok. Sinar Herba Radix
Ilustrasi obat herbal

 

TREN masyarakat dalam mengkonsumsi obat herbal terus meningkat. Fakta ini dapat dilihat dari maraknya obat herbal yang ditawarkan serta meningkatnya pemahaman masyarakat tentang obat herbal yang dianggap lebih baik untuk kesehatan dengan tingkat efek samping yang nyaris tidak ada. 

Kembalinya masyarakat untuk menggunakan obat herbal sebagai pengobatan alternatif dilirik oleh banyak produsen untuk memenuhi kebutuhan tersebut, salah satunya adalah Sinar Herba Radix. 

Perusahaan keluarga yang berdiri sejak 1997 ini konsisten dalam memproduksi obat herbal sampai dengan saat ini. Komitmen itu tertuang dalam tujuan perusahaan, yaitu membangun manusia hebat yang dapat berkontribusi bagi kemajuan Indonesia. 

“Untuk mewujudkan manusia hebat, perlu didukung oleh tingkat kesehatan masyarakat yang baik secara terus menerus. Hal itu dapat ditempuh melalui obat herbal” ujar Adi Santoso, perwakilan direksi Sinar Herba Radix.. 

Dia menambahkan, obat herbal telah terbukti dapat membantu secara efektif kesehatan masyarakat dari zaman dulu dengan tanpa efek samping yang berarti. Disamping itu, obat herbal yang ditawarkan juga relatif murah dibandingkan dengan obat medis. 

Pada awalnya, Sinar Herba Radix fokus pada produksi obat herbal asal Tiongkok. Seiring dengan berjalannya waktu, pada tahun 2017 perusahaan telah ekspansi dan merambah pada obat herbal dengan bahan baku lokal. 

Saat ini perushaaan telah memproduksi lebih dari 50-an jenis obat herbal dengan 30-an obat yang telah dipasarkan di Indonesia. Sisanya masih dalam proses legalitas serta ada juga yang masih menunggu respon pasar.  

Produk Sinar Herba Radix telah banyak dikenal dan diminati oleh masyarakat secara luas. Terlebih telah dipasarkan secara online dan offline (tersedia di toko obat) memudahkan masyarakat untuk mendapatkannya. Bahkan sudah tersedia di sejumlah paltform ecommerc. 

Beberapa obat herbal yang ditawarkan sekaligus menjadi produk unggulan diantaranya adalah Tieh Ta Wan, Tian Ma Pils, Alamsari Temulawak, Rexalin, Neugin, Diabepil, Stambufit, Pilansir, Abecap, Angkak Kapus, Blocadex Kapsul, dan lain-lain. 

Baca juga : Fosil Dinosaurus Punggung Runcing Ditemukan di Afrika

Dengan varian harga yang relatif terjangkau mulai dari Rp11.000-Rp60.000. Produk yang dipasarkan juga telah teruji BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) dan Halal MUI (Majelis Ulama Indonesia). 

Sebagai perusahaan yang sedang berkembang, Sinar Herba Radix menyadari maraknya pemalsuan obat herbal termasuk yang diproduksi oleh Sinar Herba Radix. Untuk mengatasi masalah tersebut, Rangga mengungkapkan pihaknya telah melakukan standarisasi produk. 

“Kami telah melakukan standarisasi produk baik secara administrasi seperti melalui BPOM dan mendaftarkan HKI (Hak Kekayaan Intelektual) setiap jenis produk yang diproduksinya” katanya. 

Selain itu, pihaknya juga telah melakukan stndarisai melalui label produk seperti standar seal pada tutup botol, serta penggunaan hologram pada kemasan produk. 

Sinar Herba Radix saat ini sudah memproduksi banyak jenis obat herbal yang bahan bakunya 100% diperoleh dari petani lokal. Seperti kunyit, temulawak, jahe, dan lain-lain. Serta akan mengembangkan obat herbal dari buah mengkudu atau pace. 

Selain membantu kesehatan masyarakat melalui obat herbal, Sinar Herba Radix juga berkomitmen memberdayakan petani lokal. Hal ini dilakukan sebagai komitmen dan strategi perusahaan agar eksis dan konsisten dalam jangka waktu panjang. 

“Kami menyadari bahwa perkembangan perusahaan harus didukung oleh banyak pihak termasuk petani lokal” katanya. 

Untuk itu Sinar Herba Radix berkomitmen untuk bekerjasama melalui kemitraan dengan petani lokal. “Tidak hanya perusahaan yang diuntungkan, tetapi juga petani ikut terbantu” tambahnya. 

Selain dengan petani, Sinar Herba Radix juga telah bekerjasama dengan berbagai perguruan tinggi besar di Indonesia dalam bidang penelitian agar produk yang dihasilkan benar-benar berkualitas dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas. (RO/OL-7)

Baca Juga

AFP/Chris Delmas

Kim Kardashian Berkolaborasi dengan Fendi

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 26 Oktober 2021, 11:54 WIB
Merek shapewear Kim Kardashian West, Skims, berkolaborasi dengan Fendi dalam sebuah koleksi pakaian baru, kata perusahaan itu, dilansir...
MI

Ternyata Hal Ini yang Memicu Kerusakan Bahasa

👤Galih Agus Saputra 🕔Selasa 26 Oktober 2021, 05:15 WIB
Di masa datang, bahasa Indonesia diharap lebih banyak menyerap kosakata dari bahasa lokal ketimbang bahasa...
123RF

Yang Masih Menjadi Ganjalan dalam Dunia Puisi Indonesia

👤Fathurrozak 🕔Selasa 26 Oktober 2021, 01:41 WIB
Penyair Joko Pinurbo dan Inggit Putria Marga akan melelang puisi tulisan tangan mereka untuk aksi...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Bongkar Transaksi Narkoba Rp120 Triliun

Para anggota sindikat narkoba juga kerap memanfaatkan warga yang polos untuk membantu transaksi dari dalam ke luar negeri dan sebaliknya.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya