Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
SELAIN menyanyi dan bermain musik, Shelomita Gasya Amory juga mahir menciptakan lagu. Gadis kelahiran Parakan, Jawa Tengah, 12 tahun silam ini sudah berhasil menciptakan dua lagu.
Sederet prestasi pun telah ia raih berkat kepiawaiannya di dunia musik itu, termasuk meraih penghargaan dalam First Prize World Art Games 2020 di Spanyol. Semua keberhasilan di usia muda itu nyatanya juga buah ketekunan belajar Shelo—panggilan akrabnya, meski terdiagnosis disleksia pada usia 7 tahun.
"Disleksia itu adalah kesulitan dalam belajar akademis. Dulu, aku menulis ips jadi ip2, s-nya kebalik," ungkap Shelo dalam acara Kick Andy episode Selamatkan Anak Indonesia, yang tayang Minggu (30/5).
Kegemarannya dalam dunia tarik suara sudah muncul ketika dia masih berusia 3 tahun. Pada usia 6 tahun, dia kemudian lebih mendalami lagi dalam menyanyi. Selain lagu klasik, Shelo juga mahir menyanyikan lagu genre pop dan genre musik lainnya.
Tidak hanya belajar, Shelo juga percaya diri berkompetisi. Salah satu ajang yang menurutnya paling berkesan ialah kompetisi Satya Dharma Gita Choir Festival (SDGCF). "Karena itu pertama kali aku ikut lomba klasik dan aku peserta paling muda, di situ aku mendapatkan juara satu," paparnya.
Soal dua lagu yang diciptakannya, Shelo mengaku terinspirasi dari kehidupan sehari-harinya. Lagu Selamat Malam terinspirasi dari adiknya yang suka menangis di malam hari karena takut. Lebih lanjut, Shelo juga mengatakan ingin untuk menyuguhkan lagu-lagu yang positif dalam lirik yang dinyanyikannya. Selain itu, dia juga berharap bisa mengenalkan keindahan tanah air Indonesia ke kancah internasional.
Shelo juga tergabung dalam Aksi Cinta Indonesia (ACI) yang merupakan sebuah gerakan yang bertujuan untuk mengajak anak-anak menemukan kembali identitas mereka sebagai orang Indonesia melalui musik.
Gerakan ACI telah menghasilkan salah satu karya, yaitu sebuah album bertajuk Mimpi dengan 10 lagu yang syairnya ditulis dan dipentaskan anak-anak termasuk Shelo. Konser virtual Mimpi telah ditayangkan pada 10 April lalu. Selain dapat menonton acara tersebut, penonton bisa ikut membantu adik-adik yang mengalami gizi buruk di Nusa Tenggara Timur. (*/M-1)
JURNALIS Metro TV di Bulukumba, Ifa Musdalifah, harus berhadapan dengan ancaman digital usai menjalankan tugasnya meliput demonstrasi di Kantor DPRD Bulukumba, Rabu (4/2).
DIREKTUR Utama PAM Jaya Arief Nasrudin menegaskan pentingnya penguatan publikasi kerja-kerja penyediaan air bersih di Jakarta.
Mengusung tema Journey With Empathy, Metro TV menempatkan empati sebagai fondasi jurnalisme yang ingin terus dijaga dalam setiap langkah ke depan.
Wakil Pemimpin Redaksi Metro TV Aries Fadhilah secara simbolis menyerahkan paket bantuan di tiga yayasan sekitar Kantor Metro TV, Kedoya, Jakarta Barat, Selasa (19/3)
Adapun paket seragam terdiri baju sekolah, baju pramuka, celana atau rok, sepatu, tas, dan peralatan keperluan sekolah lainnya dengan kisaran harga Rp1,2 juta per paket.
Rektor universitas berkontribusi nyata sebagai motor penggerak utama prestasi dan inovasi lembaga pendidikan yang dipimpinnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved