Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Setelah lebih dari satu tahun hanya menggelar peragaan busana secara virtual, desainer dan merek fesyen ternama asal Italia, Giorgio Armani akan menggelar peragaan busana secara langsung pada 21 Juni mendatang.
Peragaan busana tersebut akan digelar di lokasi andalan favorit sang desainer Via Borgonuovo 21, Milan. Acara akan dibukan dengan peluncuran koleksi terbaru busana pria untuk Spring/Summer 2021.
Tak hanya di Milan, peragaan busana tersebut juga akan digelar di Paris pada 6 juli mendatang. Tepatnya di area Kedutaan Besar Italia untuk Perancis bersamaan dengan pelaksanaan Paris Fashion Show for Haute Couture.
Keputusan Armani untuk kembali melakukan peragaan busana secara langsung dipicu rasa rindu sekaligus kegelisahannya akan masa depan industri fesyen. Armani mengatakanindustri fesyen tidak akan bisa bertahan lama dengan budaya virtual.
“Saya rasa sudah waktunya untuk mengembalikan bentuk peragaan busana secara langsung di depan banyak orang karena menurutku fesyen dengan format virtual tidak memilki masa depan,” ujar Armani, dilansir dari vogue.com, Jumat, (21/5).
Ia mengatakan, peragaan busana tidak dapat dikatakan berhasil dan sempurna tanpa adanya kehadiran penonton. Energi yang dihadirkan dari peragaan busana secara virtual lama-kelamaan akan memudar dan hilang.
“Peragaan secara virtual tidak memiliki energi yang sama dan tidak akan bisa efektif memertahankan industri fesyen. Sangat penting untuk mengembalikan peragaan secara fisik. Setidaknya di beberapa pusat fesyen, selebihnya konsep virtual bisa tetap disajikan bagi penonton global,” ujarnya. (M-4)
Ernesto Abram juga mengaku ide dalam membuat karyanya terinspirasi dari kekayaan budaya Indonesia.
Di koleksi terbaru Sebastian Gunawan Signature, teknik lipat kertas digunakan untuk mencipta siluet kimono dan bentuk-bentuk kepompong.
Kali ini terinspirasi dari buku ilustrasi bunga-bunga dan Era Regensi Inggris, Biyan menyuguhkan koleksi yang mengawinkan kenaifan, kemewahan, dan kesan boyish.
Perlu ditekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara mengejar passion dan pendidikan formal.
Renda itu tampil dalam ragam motif dan intensitas, ada yang tampak seperti jaring halus saja namun ada pula dengan pola bunga besar dengan mata lubang yang besar.
Eni Joe memaknainya sebagai The Beautiful Heart for Difabel, meskipun dengan segala keterbatasannya atlet difabel mampu turut serta mendukung dan melestarikan budaya Indonesia.
BRICS+ Fashion Summit menjadi wadah tempat ide-ide fundamental bukan hanya dibicarakan, tetapi juga menjadi pemicu lahirnya perubahan nyata.
Jakarta Fashion Week menghadirkan mulai dari nama-nama besar hingga talenta baru dari ajang Lomba Perancang Mode, Fashion Force, dan tentu saja para penggemar mode.
Ajang seperti Jogja International Kids and Teens Fashion Parade (JIKFP) menjadi salah satu wadah untuk mengasah kemampuan itu.
Merayakan hari jadi yang ke-16, Grand Indonesia mengadakan perayaan spesial dengan mengusung tema 16 Years of Evolving Style.
Kemenkop UKM menampilkan 8 produk fesyen unggulan dalam label Indonesian Fashion Forward (IFF) di ajang Pameran Dagang Fashion Business to Business COTERIE di New York, Amerika Serikat.
Sejumlah merek dan perusahaan mode memanfaatkan penjualan tiket tur Oasis untuk meraih keuntungan dari antusiasme penggemar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved