Headline
Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.
Kumpulan Berita DPR RI
Harry Styles membawa pulang piala Brit Awards untuk kategori Best British Single lewat lagu Watermelon Sugar. Sembilan tahun lalu, ia memenangkan kategori serupa bersama One Direction untuk single What Makes You Beautiful.
Ia menyingkirkan 220 Kid & Gracey (Don't Need Love), Aitch & AJ Tracey ft Tae Keith (Rain), Dua Lipa (Physical), Headie One ft AJ Tracey & Stormzy (Ain't It Different), Joel Corry ft MNEK (Head & Heart), Nathan Dawe ft KSI (Lighter), Regard with Raye (Secrets), Simba ft DTG (Rover), dan Young T & Bugsey ft Headie One (Don't Rush).
“Aku terus dibuat bingung oleh momen-momen seperti ini dan itu membuatku merasa lebih bersyukur bisa melakukan pekerjaan ini setiap hari. Sangat senang dan bangga merayakan british music malam ini,” katanya saat pidato di atas panggung di O2 Arena yang dihadiri sekitar empat ribu penonton di venue, Rabu, (12/5) dinihari waktu Indonesia.
“Aku ingin berterima kasih kepada penggemarku karena selalu menjadi orang-orang yang baik hati padaku. Dan tentunya semua orang dalam hidupku yang selalu mendukung. Serta ingin berterima kasih untuk kalian semua yang hadir di sini,” katanya.
Watermelon Sugar merupakan salah satu trek di album kedua Styles, Fine Line. Lewat album itu, ia mendapat tiga nominasi Grammy, termasuk best pop vocal album dan best music video untuk lagu Adore You.
Tahun lalu, ia mendapat dua nominasi di Brit tapi gagal menang untuk kategori British male solo artist dan British album of the year (Fine Line). Pada 2018, penyanyi asal Inggris ini menang di Brit berkat single Sign of the Times untuk kategori British video of the year. (M-2)
KABAR bohong atau hoaks mengenai pemberlakuan penguncian wilayah (lockdown) di Kent, Inggris, mulai Mei 2026 akibat wabah meningitis, beredar luas di media sosial.
Wabah meningitis MenB di Inggris terkait klaster kampus. Kenali gejala awal, cara penularan, dan langkah pencegahannya.
UKHSA melaporkan 29 kasus penyakit meningokokus di Kent, Inggris, dengan dua korban jiwa. Otoritas kesehatan terus lakukan vaksinasi dan pemberian antibiotik.
TIM perencana militer dari Inggris dilaporkan tengah bekerja sama dengan militer Amerika Serikat (AS) untuk menyusun langkah membuka kembali Selat Hormuz.
Pemerintah AS menginginkan Inggris, Prancis, Jerman, Italia, Australia, Kanada, yordania, Jepang, Korea Selatan, dan negara-negara Teluk untuk bergabung dalam koalisi tersebut.
Presiden AS Donald Trump memicu kontroversi dengan menyeret NATO ke konflik Selat Hormuz. Jerman dan Inggris ragu, sementara ancaman ranjau Iran kian nyata.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved