Kamis 29 April 2021, 08:00 WIB

Sutradara Spanyol Terbunuh Saat Produksi di Burkino Faso

Fathurrozak | Weekend
Sutradara Spanyol Terbunuh Saat Produksi di Burkino Faso

Instagram @davidberiain
Sutradara David Beriáin (kiri).

 

DUNIA perfilman Spanyol berduka. Sutradara dokumenter, David Beriáin, terbunuh di Burkina Faso, 
Dikabarkan surat kabar Spanyol El Pais, Beriain tengah dalam perjalanan ditemani oleh juru kamera Roberto Fraile di dekat Taman Nasional Arli.

Rombongan itu kemudian diserang oleh orang-orang bersenjata yang datang dengan dua truk dan belasan sepeda motor. El Pais menambahkan, Beriáin dan Fraile keluar dari salah satu truk konvoi untuk menerbangkan drone untuk mengambil foto udara ketika serangan dimulai. Keduanya kehilangan nyawa, begitu pula direktur lembaga nirlaba Fundación Chungeta Wildlife Rory Young yang berasal dari Irlandia.

 

Beriáin dan Fraile sama-sama mengerjakan film dokumenter tentang upaya pemerintah Burkino Faso menindak perburuan di taman nasional. Namun, pembunuhan itu dikaitkan dengan kelompok yang oleh The Guardian disebutkan terkait dengan kelompok teror ISIS dan al-Qaeda. Dua kelompok itu memimpin kampanye kekerasan di wilayah Sahel Afrika barat dan menyebabkan satu juta orang mengungsi.

Menteri luar negeri Spanyol, Arancha González Laya, pada Selasa melaporkan belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan itu. “Ini daerah berbahaya karena teroris, pemburu gelap, perampok dan kelompok jihadis biasa beroperasi di sana,” katanya dikutip dari Variety, Rabu, (28/4).

Lahir di Navarre, Spanyol, Beriáin telah membuat dokumenter yang menggambarkan dunia perbudakan, gerilyawan, pencari emas, penebang kayu ilegal dan penyelundup yang menghuni hutan. Dia mulai tenar dengan menyutradarai 15 episode Clandestine untuk Discovery Channel pada 2015-19, yang episodenya, berdasarkan penelitian lapangan, menggambarkan bisnis migrasi mafia Mediterania, Kartel Sinaloa Meksiko, Maras El Salvador, Albania dan Camorra.

“David adalah seorang yang mulia dan keras kepala dari Navarre yang mencapai hal-hal luar biasa, seperti mewawancarai anggota FARC, Taliban dan Sinaloa Cartel,” kata Hernán Zin, yang menampilkan Beriáin dalam film dokumenternya yang Morir para contar (Dying to Tell). 

“Di negara lain, dia memiliki setengah lusin hadiah Pulitzer, tetapi di sini, di Spanyol, kami harus mengeluarkan banyak biaya untuk mengenali bakat. Dalam hal ini, bakat disertai dengan keberanian dan komitmen etis terhadap cerita,” tambah Zin. (M-1)

Baca Juga

AFP/Justin Sulivan

Subway Resmikan Restoran Kesebelas di Indonesia

👤Basuki Eka Purnama 🕔Jumat 21 Januari 2022, 12:34 WIB
Restoran seluas 135 meter persegi itu dibuka di Lippo Mal Puri Indah...
dok: Idgitaf

Idgitaf Rilis Mini Album Semoga Sembuh

👤Fathurozak 🕔Jumat 21 Januari 2022, 10:15 WIB
Album ini berisi lima trek, termasuk dua single yang sebelumnya dirilis, Takut dan Berlagak...
Dok. Maestro Indonesia dr Sulianti Saroso

Begini Cara Riri Riza Mengolah Arsip untuk Film Dokumenter

👤Fathurozak 🕔Jumat 21 Januari 2022, 10:07 WIB
Sutradara Riri Riza memberikan beberapa pandangannya terkait penggunaan arsip dalam dokumenter, khususnya dokumenter...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya