Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
Sekelompok peneliti dari University of California dan King Abdullah University of Science and Technology (KAUST) menemukan fakta bahwa kebisingan yang muncul dari aktivitas manusia atau antropogenik berdampak buruk pada kehidupan satwa di lautan.
Dampak buruk terjadi tidak hanya pada kesehatan tubuh, tetapi juga pada psikologi dan kemampuan bertahan hidup hewan laut. Studi dilakukan dengan mengambil sampel lebih dari 10 ribu penelitan tentang dampak kebisingan di laut pada hewan yang telah ada di berbagai wilayah bumi.
Dari hasil yang dikumpulkan, dapat disimpulkan bahwa polusi suara di lautan tidak bisa diremehkan. Satwa di laut mengalami berbagai masalah karena kebisingan seperti dari mesin kapal, aktivitas tambang, hingga kegiatan rekreasi manusia di lautan.
Kepala penelitian tersebut, Carlos Duarte, mengatakan bahwa sudah saatnya ada perhatian lebih pada masalah yang muncul akibat kebisingan aktivitas manusia di laut. Kebisingan bila tidak segera diredam dapat menjadi silent killer bagi satwa di laut.
"Berbeda dari sampah plastik yang dapat terlihat dan segera diangkut. Kebisingan ini tak kasat mata dan sulit dikendalikan," ujarnya seperti dilansir mongabay.com, Jumat, (12/2).
Hasil pengumpulan data menemukan bahwa dampak kebisingan sangat nyata pada banyak satwa laut.
Di antaranya ikan cod Atlantik membuat dengungan ketika berkumpul untuk bertelur. Ketika terjadi kebisingan di sekitarnya, proses bertelur akan berantakan.
Contoh lainnya, anjing laut berjanggut yang menjadi lebih sulit berkembang biak karena kebisingan manusia. Satwa tersebut akan membuat suara bernada tinggi untuk menarik pasangan. Saat ini perkembangbiakannya melemah, diduga karena kebisingan di laut yang semakin parah.
Selain kedua satwa tersebut, masih terdapat puluhan satwa laut lain yang terbukti terganggu kehidupannya akibat kebisingan tak alami di lautan.
Saat ini, pemanfaatan teknologi peredam suara di lautan dinilai penting untuk digunakan. Meski begitu, masih diperlukan penelitian dan pengembangan mengenai teknologi tersebut agar dapat berfungsi maksimal. (M-2)
Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, menegaskan bahwa kemandirian pangan nasional tidak akan tercapai maksimal tanpa melibatkan potensi maritim secara progresif.
PENGAMAT maritim dari Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas Strategic Center (ISC) Marcellus Hakeng Jayawibawa menanggapi pengembangan ekonomi berbasis maritim di Riau.
PT Pertamina International Shipping (PIS) menggelar program edukasi lingkungan bertajuk Ocean LiteraSEA di SDN Tanjung Sekong, Cilegon, Banten.
PENDIDIKAN kelautan penting untuk memastikan generasi muda memiliki pemahaman tentang menjaga kelestarian laut. Ini diwujudkan dalam program Ocean LiteraSEA di Museum Bahari Jakarta.
BPK RI mendukung upaya pemerintah dalam menginisiasi program blue economy dengan memastikan pengelolaan yang bertanggung jawab atas aset kelautan Indonesia.
Sejumlah delegasi pemerintah Kenya hadir ke Indonesia untuk menjajaki kerja sama di sektor ekonomi biru dan maritim, Oktober lalu.
Langkah ini dilakukan menyusul pengosongan aktivitas Yayasan Margasatwa Tamansari (YMT) serta pencabutan izin Lembaga Konservasi YMT oleh Menteri Kehutanan.
Melalui kolaborasi strategis, karya-karya Caleb diimplementasikan menjadi produk merchandise eksklusif yang dipasarkan melalui Beehive Store.
Pelanggan kini dapat memanfaatkan aplikasi KAI Logistik TRAX yang dilengkapi fitur pelacakan waktu nyata (real-time tracking).
Tak hanya penting untuk aktivitas warga kota, Tebet Eco Park juga menjadi habitat bagi para satwa. Di antaranya adalah burung, reptil, hingga amfibi.
Gajah yang dipaksa bekerja di lingkungan ekstrem berisiko mengalami stres dan cedera fisik.
GOOGLE merilis teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI) SpeciesNet. Ini model AI yang mampu mengidentifikasi satwa liar dengan menganalisis foto dari kamera jebak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved