Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
UNTUK menekan penularan virus korona dari droplet, tiap diwajibkan mengenakan masker. Masker kain pun dianjurkan bagi amsyarakat awam agar pasokan masker medis di pasaran tetap tersedia bagi tenaga kesehatan.
Namun masker kain memiliki cara perawatan yang harus diperhatikan agar tetap efektif dalam menjaga kesehatan anda. Dr Daniel Griffin, seorang ahli penyakit menular di Universitas Columbia, New York, Amerika Serikat, mengungkapkan perawatan terpenting adalah mencucinya.
Pencucian harus seperti yang anda lakukan terhadap pakaian dalam, yakni langsung dicuci setelah sekali digunakan. Hal ini karena masker dapat menjadi sarang kuman baik dari droplet anda sendiri maupun dari polusi lingkungan.
Untuk pencuciannya dapat menggunakan mesin cuci bersama dengan pakaian lainnya. Bahan pembersihnya pun cukup menggunakan deterjen biasa.
"Tetapi jika Anda menginginkan desinfektan tambahan, tambahkan klorin atau pemutih warna," kata Profesor Rachel Noble, ahli mikrobiologi di University of North Carolina di Chapel Hill, seperti dilansir CNA Lifestyle.
Agar hasil lebih maksimal, anda dapat menggunakan deterjen dan air panas pada 60 derajat Celcius seperti yang direkomendasikan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), untuk merawat kain yang terkontaminasi.
"Bila khawatir pewarna masker kain akan merusak pakaian Anda di mesin cuci, cucilah masker kain dengan tangan. Beri sabun dan gosok setidaknya selama 20 detik dengan air hangat," saran ahli kulit Emily de Golian di Dermatologist Consultant di Georgia, AS, pada MSN.
Pengeringan masker kain sama butuh perhatian sebagaimana proses pencuciannya. Dimitar Marinov, asisten profesor di departemen kebersihan di Universitas Kedokteran Varna mengungkapkan jika pengeringan dengan suhu tingga adalah yang terbaik dalam membunuh kuman.
"Jika tidak memiliki pengering di rumah, Anda dapat menyetrika atau memasukkan masker ke dalam oven bersih selama 20 menit pada suhu sekitar 70 derajat Celcius," kata Marinov.
Bisa pula Anda merebus masker selama lima menit. Namun, kelemahan dari metode ini adalah, masker Anda akan memburuk setelah beberapa kali terkena air mendidih.
Bila tidak ada waktu untuk mncuci maka semprotkan masker dengan larutan pemutih 5%. Lalu biarkan masker mengering di udara. Tetapi jangan menyemprotkan masker dengan produk seperti Lysol dan disinfektan lainnya jika label produk itu menyatakan bahwa mereka dapat mengiritasi kulit. Uji semprotan pemutih di tangan Anda terlebih dahulu untuk mengetahui adanya reaksi alergi. (M-1)
Ia menegaskan, terdapat tiga virus pernapasan utama yang idealnya terus dipantau, yakni COVID-19, influenza, dan Respiratory Syncytial Virus (RSV).
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved