Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
DIAM di rumah untuk jangka waktu panjang untuk meminimalisir penyebaran virus korona, ternyata malah memicu kekerasan domestik dan membuat perempuan rentan mengalami kekerasan rumah tangga. Hal itu, karena mereka terisolasi dari orang-orang dan sumber daya yang dapat membantunya.
Setidaknya, hal itu terjadi di Amerika Serikat dan Tiongkok. Di AS, di mana 5.218 orang telah terinfeksi virus korona, National Hot Violence Hotline mengaku banyak menerima laporan KDRT. Kebanyakan pelapor mengatakan, pelaku kekerasan menggunakan COVID-19 sebagai cara untuk mengisolasi korban dari teman dan keluarganya.
"Pelaku mengancam akan membuang korban di jalan sehingga mereka sakit. Kami telah mendengar tentang beberapa sumber daya keuangan yang ditahan atau bantuan medis," Katie Ray-Jones, CEO Hotline Kekerasan Domestik Nasional mengatakan kepada TIME.
Anita Bhatia, Wakil Direktur Eksekutif UN-Women mengatakan teknik yang digunakan untuk melindungi orang dari virus, dapat berdampak buruk terhadap korban kekerasan dalam rumah tangga.
"Sementara kami benar-benar mendukung perlunya mengikuti langkah-langkah menjauhkan diri dan mengisolasi sosial ini. Kami juga mengakui bahwa hal itu memberikan peluang bagi pelaku kekerasan untuk berbuat lebih kejam lagi," kata Bahtia.
Menurut WHO, satu dari tiga perempuan di dunia mengalami kekerasan fisik atau seksual dalam hidup mereka. Ini merupakan pelanggaran hak asasi manusia yang paling luas, tetapi di antara yang paling sedikit dilaporkan.
Selama masa krisis, seperti bencana alam, perang, dan epidemi, risiko kekerasan berbasis gender meningkat. Di Tiongkok, jumlah kasus kekerasan dalam rumah tangga yang dilaporkan ke polisi setempat naik tiga kali lipat pada Februari, dibandingkan dengan tahun sebelumnya, menurut Axios. Aktivis mengatakan ini adalah hasil dari isolasi sosial.
Krisis saat ini juga membuat lebih sulit bagi para korban untuk mencari bantuan. Bagi banyak perempuan, bahkan rasa takut tertular coronavirus menghentikan mereka dari mencari perawatan medis setelah mengalami kekerasan fisik.
Banyak korban juga merasa mereka tidak dapat lagi berlindung di rumah orang tua, karena takut menularkan virus . Bagi sebagian orang, pembatasan perjalanan/ ke luar rumah, mungkin membatasi kemampuan mereka untuk tinggal bersama orang yang dicintai. (M-4)
Miom adalah pertumbuhan jaringan otot dan jaringan ikat di dinding rahim, sedangkan kista merupakan kantong berisi cairan yang umumnya terbentuk di ovarium.
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan peran keluarga sebagai ruang yang aman bagi perempuan, sebagai bagian penting dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.
Program LAKSMI sejalan dengan komitmen pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.
Fokus entitas adalah pada pemberdayaan, baik melalui peningkatan kemampuan komunikasi strategis maupun melalui dukungan emosional dan edukasi bagi perempuan.
Pernyataan itu juga menyampaikan bahwa KJRI Jeddah turut memfasilitasi pemulangan satu WNI dengan kondisi lumpuh akibat sakit ke Indonesia.
Lestari Moerdijat mendorong penguatan peran perempuan sebagai bagian dari langkah strategis pelestarian budaya nasional.
Komnas Perempuan ungkap 12 kelompok perempuan rentan alami diskriminasi 2020–2024, dari korban KDRT hingga buruh migran, desak pemerintah bertindak.
Dorong terciptanya lingkungan kerja yang aman dan bebas dari diskriminasi terhadap para pekerja, termasuk perempuan, sebagai bagian dari upaya peningkatan kinerja perekonomian nasional.
PERNYATAAN cawagub Jakarta nomor urut 1 Suswono, agar janda kaya menikahi pengangguran dianggap sebagai seksisme oleh Komnas Perempuan.
Memperkuat kesetaraan gender bukan berarti diskriminasi terhadap salah satunya.
Akses pelayanan kesehatan bagi perempuan juga masih menjadi pekerjaan rumah karena belum memenuhi perspektif gender sesuai konvensi CEDAW.
Untuk pemilihan umum, seleksi kandidat dilakukan oleh sekelompok kecil yang kebanyakan laki-laki.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved