Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
Semenjak virus Covid-19 menyebar, thermometer-gun menjadi menjadi pemandangan yang lumrah di bandara. Apalagi di terminal yang melayani penerbangan internasional. Itu semata untuk mencegah penyebaran virus korona. Alat itu menyasar dahi penumpang yang baru datang dari luar negeri. Penumpang dengan suhu tubuh diatas rata-rata, batuk-batuk, atau kesulitan bernapas akan langsung disikapi pihak berwenang. Beberapa dari penumpang dengan ciri tersebut akan langsung dikarantina.
Memang tampak meyakinkan. Pertanyaannya, apakah upaya itu efektif untuk mencegah penyebaran Covid-19?
Kenyataannya masih juga bocor. Beberapa minggu lalu, 8 penumpang tiba di Shanghai dari Italia. Mereka melenggang dari bandara, tanpa terdeteksi Covid-19. Belakangan, mereka dinyatakan positif COVID-19.
"Akhirnya, berbagai upaya yang ditujukan untuk mencegah infeksi dari pelancong hanya akan menunda epidemi lokal. Dan tidak mencegahnya," kata ahli epidemiologi di Universitas Hong Kong, Ben Cowling sebagaimana dilansir Sciencemag.org.
Menurutnya upaya semacam itu untuk menunjukkan bahwa pemerintah telah mengambil tindakan. Walau dampaknya kecil, masih ada manfaat yang didapat. Observasi pada penumpang sebelum keberangkatan bermanfaat untuk mencegah korban terpapar Covid-19 berpergian dan menginfeksi lebih banyak korban. Observasi kedatangan menjadi kesempatan untuk mengumpulkan informasi dan data terkait penumpang.
Jaga-jaga jika nantinya penumpang tersebut dinyatakan positif Covid-19.
Di sisi lain, ada pula penumpang yang menyiasati pantauan bandara dengan minum obat penurun demam, ataupun tidak memberikan informasi sebenarnya. Sebagaimana diketahui fase inkubasi Covid-19 antara 2 dan 14 hari. Artinya penderita sering kali tidak menampakkan gejala yang mencolok. (Sciencemag/M-2)
BACA JUGA: Dari Salaman dan Tos, jadi Namaste Saja
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Batam mengonfirmasi bahwa telah terdapat 9 kasus baru terpapar Covid-19 di kota tersebut,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved