Headline

Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.

Obati Rindu Warga Indonesia di Luar Negeri

Tosiani
25/6/2019 18:05
Obati Rindu Warga Indonesia di Luar Negeri
Jumpa pers dan halal bihalal Sasa.(MI/Tosiani)

Produsen bumbu masak PT Sasa Inti (Sasa) dua dekade terakhir merambah ke mancanegara. Namun tiga kawasan yang berpotensi tinggi, yakni Asia Tenggara, Afrika Timur, dan Saudi Arabia.

"Tiap daerah memang punya preferensi makanan sendiri-sendiri. Tapi di tiga kawasan itu produk Sasa paling diminati karena banyak orang Indonesia tinggal di sana," tutur Head of Marketing PT Sasa Inti, Albert Dinata di Gunawarman, Jakarta Selatan, Selasa (25/6).

Di Saudi Arabia, lanjut Albert, produk tepung bumbu, sambal, dan santan yang diminati. Data itu mengacu pada jumlah produksi dan ekspor per tahun dengan kisaran 25%-30%.

"Orang Indonesia yang berada di luar negeri dapat mengobati rasa rindu pada masakan Indonesia dengan bumbu masak dari Sasa. Dengan menggunakan Sasa, siapapun bisa menjadi koki yang terbaik. Dijamin masakan yang dimasak akan lezat," imbuh Head of Brand PT Sasa Inti, Fenny Kusnaidy.

Di samping itu, Sasa telah mengantongi sertifikasi halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI), sertifikasi Food Safety ISO 22000, Food Safety CODEX HACCP, dan Quality ISO 9001 dari SAI Global.

"Produk kita aman, halal dan berkualitas. Untuk produk dengan kandungan MSG (monosodium glutamat) itu aman. Kadang orang memang tidak mau ngomong pakai, meskipun sebenarnya pakai. Selama kita pakai secukupnya tentu tidak berbahaya. MSG itu untuk memperkuat cita rasa masakan," ujar Albert. (M-3)

Baca juga : Alunan Romantisme Schumann di Ibu Kota

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya