Headline

Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.

Agar Alat Peraga Kampanye Tak Terbengkalai

Abdillah M Marzuqi
12/4/2019 18:25
Agar Alat Peraga Kampanye Tak Terbengkalai
The Trash Bag Project(dok. Parongpong)

Pesta demokrasi tinggal menghitung hari, tepatnya 17 April 2019. Usai proses pemilihan, banyak yang harus diselesaikan, salah satunya material sisa kampanye.

Kebanyakan dari alat peraga kampanye berbahan plastik. Tentunya bisa menimbulkan masalah serius untuk lingkungan. Perusahaan manajemen limbah Parongpong berinisiatif mencegah pencemaran lingkungan akibat alat peranga kampanye.

Perusahaan berbasis di Bandung, Jawa Barat itu bakal memanfaatkan material bekas peraga kampanye menjadi tas, dalam kegiatan bertajuk The Trash Bag Project. Kegiatan itu sudah dipromosikan Parongpong di akun Instagram yang diunggah kemarin.

"Pascapemilu minggu depan spanduk-spanduk alat peraga kampanye ini berpeluang besar terbengkalai, hanyut, dan tidak terangkut. Parongpong akan memanfaatkannya sebagai material pembuatan wadah usaha pengelolaan sampah acara @happinessfestival.id 2019 di lapangan Banteng Jakarta. Berkerja sama dengan @softex.leisure kami akan menjahit material tak terpakai ini menjadi kantong sampah multi pakai untuk sampah residu yang kelak akan diolah menggunakan hydrothermal reactor kreasi @golimbah . Batas pengumpulan 17 - 20 April 2019!" tulis Parongpong RAW Management dalam instagramnya.

Proyek itu ternyata mendapat sambutan dari warganet. Banyak wargenet yang berminat untuk bergabung dan mendukung gerakan tersebut.

"Ayo ayo jaga kebersihan kita bersama. Tanpa saling gotong royong terasa akan sangat sulit menjaga kebersihan lingkungan kita sendiri." tulis pemilik akun christiawancahyadi.

Warganet di kota lain juga berharap agar gerakan serupa diadakan di daerah mereka.

"Bali ada ga yaa?" tulis pemilik akun gedesamuel.

"Solo ada kah?" begitu pula pemilik akun bayu_osenk11. (M-3)

Baca juga : Lebih dari 99% Sampah Plastik Tenggelam di Lautan



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya