Headline

Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.

Celah Keamanan Roblox: Pengembang Desak Pengawasan Orangtua 24 Jam Unstop

Thalatie K Yani
26/3/2026 13:15
Celah Keamanan Roblox: Pengembang Desak Pengawasan Orangtua 24 Jam Unstop
Seorang pengembang independen Roblox mengungkap celah keamanan konten berbahaya bagi anak di platform tersebut. (Unsplash)

PLATFORM gim populer Roblox kembali menghadapi kritik tajam terkait standar keamanan anak. Seorang pengembang independen, yang menggunakan nama samaran "Sam", mengungkapkan kekhawatirannya sistem verifikasi usia dan filter konten yang ada saat ini masih jauh dari kata cukup untuk melindungi jutaan pemain di bawah umur.

Dalam wawancara eksklusif dengan BBC Radio 5 Live, Sam yang juga bekerja sukarela di organisasi keamanan daring, memberikan peringatan keras kepada para orang tua.

"Anak-anak perlu diawasi 24 jam sehari saat bermain Roblox. Jika itu tidak memungkinkan, maka mereka sebaiknya tidak bermain Roblox sama sekali," tegas Sam.

Konten Berbahaya dan Risiko Predator

Roblox, yang sangat populer di kalangan anak usia 8 hingga 12 tahun, memungkinkan pengguna membuat gim sendiri. Namun, kebebasan ini disebut Sam menjadi celah masuknya konten kekerasan dan interaksi berbahaya dengan orang asing.

Sam mengaku telah melihat langsung bagaimana pengguna dipancing untuk berkomunikasi di luar platform, praktik yang dilarang keras oleh Roblox. Lebih mengejutkan lagi, ia menemukan gim-gim yang memvisualisasikan tragedi penembakan massal hingga replika lokasi kontroversial seperti "Pulau Epstein".

"Saya telah melihat orang-orang di platform ini terpancing untuk berinteraksi dengan orang asing dengan cara yang tidak seharusnya," ujarnya. Ia menambahkan dari laporan konten berbahaya yang diajukan, hanya sekitar 30% yang ditindaklanjuti secara efektif oleh sistem.

Respons Roblox dan Kebijakan Global

Menanggapi tuduhan tersebut, juru bicara Roblox menyatakan keamanan adalah prioritas utama mereka. Platform ini mengklaim telah menerapkan filter canggih dan verifikasi usia wajib yang disertifikasi oleh pakar independen, termasuk kebijakan memblokir percakapan antara anak-anak dan orang dewasa.

"Kami terus memantau perilaku pengguna. Jika kami mendeteksi tanda-tanda tindakan mereka tidak sesuai dengan usia yang terverifikasi, kami akan meminta mereka melakukan verifikasi ulang," tulis pihak Roblox dalam pernyataannya.

Bahkan, CEO Roblox Dave Baszucki sebelumnya juga sempat melontarkan pernyataan senada dengan Sam mengenai peran orangtua.

"Pesan pertama saya adalah, jika Anda merasa tidak nyaman, jangan biarkan anak-anak Anda bermain di Roblox. Saya akan selalu memercayai orangtua untuk membuat keputusan mereka sendiri," ujar Baszucki pada Maret 2025.

Tekanan Regulasi Internasional

Kekhawatiran terhadap Roblox telah memicu tindakan tegas di berbagai negara. Rusia dan Turki telah memblokir platform ini sepenuhnya. Sementara itu, Indonesia juga telah memasukkan Roblox dalam daftar platform yang dilarang bagi pengguna di bawah usia 16 tahun, yang mulai berlaku efektif pada 28 Maret 2026.

Di Inggris, pemerintah tengah melakukan konsultasi mengenai larangan penggunaan media sosial bagi anak-anak serta pemeriksaan langkah-langkah lain seperti pembatasan waktu aplikasi dan jam malam digital yang mulai diuji coba pekan ini. (BBC/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya