Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
MEMASUKI pertengahan Maret 2026, para pengguna iPhone di seluruh dunia mendapatkan peringatan serius terkait ancaman keamanan siber terbaru. Sebuah spyware canggih yang dijuluki DarkSword ditemukan tengah mengeksploitasi celah pada mesin peramban WebKit, yang berpotensi mencuri data sensitif hingga menguras dompet kripto pengguna.
Berdasarkan analisis terbaru dari perusahaan keamanan siber Lookout dan iVerify, DarkSword adalah jenis malware yang sangat sulit dideteksi.
Spyware ini dirancang untuk menginfeksi perangkat saat pengguna mengunjungi situs web berbahaya, mencuri data dalam hitungan menit, dan kemudian menghapus seluruh jejaknya (self-delete) dari sistem file iPhone.
Sasaran utama dari serangan ini adalah pengguna yang masih menggunakan versi sistem operasi lama, khususnya iOS 18.4 hingga iOS 18.6.2. Data yang dilaporkan terancam meliputi riwayat percakapan di aplikasi pesan instan, informasi kartu SIM, hingga kredensial akses finansial.
Diperkirakan ada sekitar 220 juta hingga 270 juta unit iPhone di seluruh dunia yang saat ini masih rentan terhadap eksploitasi ini karena belum melakukan pembaruan ke sistem operasi terbaru tahun 2026.
Menanggapi ancaman ini, Apple secara resmi meluncurkan mekanisme pertahanan baru yang disebut Background Security Improvements (BSI). Ini adalah debut sistem distribusi patch keamanan "ringan" yang memungkinkan Apple menambal celah kritis tanpa mengharuskan pengguna melakukan update sistem operasi (OS) skala besar yang memakan waktu lama.
Update darurat ini hadir dalam versi iOS 26.3.1 (a). Huruf (a) di belakang versi menunjukkan bahwa ini adalah patch keamanan latar belakang yang spesifik menangani kerentanan WebKit (CVE-2026-20643).
Agar iPhone Anda terlindungi secara otomatis dari ancaman DarkSword dan malware serupa di masa depan, segera lakukan langkah-langkah berikut:
| Kategori | Detail Keamanan 2026 |
|---|---|
| Versi iOS Aman | iOS 26.3.1 (a) atau lebih baru |
| Nama Malware | Spyware DarkSword & Coruna |
| Risiko Utama | Pencurian Data Dompet Kripto & Pesan Enkripsi |
| Tindakan Wajib | Aktifkan Background Security Improvements |
Di tahun 2026, serangan siber tidak lagi memerlukan interaksi pengguna seperti mengunduh file atau memasukkan kata sandi. Cukup dengan menjelajahi internet, perangkat yang tidak diperbarui bisa menjadi sasaran empuk. Dengan mengaktifkan fitur Background Security Improvements, Anda memberikan lapisan perlindungan real-time yang sangat dibutuhkan untuk menjaga data pribadi tetap aman di ekosistem Apple. (Apple Security Releases (Maret 2026)/Laporan Keamanan Lookout & iVerify/Z-10)
Spyware adalah jenis perangkat lunak yang diam-diam di-instal di komputer pengguna untuk mengumpulkan data mereka.
Tim Riset Global Kaspersky menemukan bukti keterkaitan Memento Labs dengan kampanye spionase siber ForumTroll yang memanfaatkan celah zero-day di Google Chrome.
ICE kini memiliki akses ke salah satu spyware milik Israel, Graphite. Hal itu memicu kekhawatiran privasi dan HAM.
Serangan tersebut merupakan kampanye spyware canggih, yang menargetkan pengguna selama 90 hari terakhir, atau sejak akhir Mei.
Ribuan pengguna Whatsapp di beberapa negara termasuk Indonesia menjadi korban penyadapan oleh perusahaan asal Israel, NSO Group. Penyadapan tersebut melibatkan Spyware perusahaan Pegasus
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved