Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
SITUASI pasar teknologi saat ini sedang dibayangi ketidakstabilan tarif dan lonjakan harga komponen. Meningkatnya kebutuhan akan kecerdasan buatan (AI) telah memaksa harga RAM melambung lebih tinggi dari sebelumnya, menciptakan tantangan besar bagi produsen perangkat keras secara global.
Di tengah kondisi ekonomi yang sulit tersebut, Valve tetap berkomitmen untuk meluncurkan lini produk generasi terbaru mereka. Perusahaan ini berencana mengirimkan Steam Machine generasi kedua yang telah lama dinanti, berdampingan dengan Steam Controller dan Steam Frame pada 2026.
Meski begitu, para penggemar mungkin harus sedikit lebih bersabar karena jadwal peluncurannya diperkirakan tidak akan secepat yang dijanjikan semula.
Awal pekan ini, raksasa game tersebut memposting sebuah blog yang memberikan pembaruan yang tidak pasti tentang perilisan Steam Machine generasi kedua. Padahal awalnya peluncurannya dijadwalkan pada awal tahun 2026.
"Kami berharap dapat mengirimkannya pada tahun 2026, tetapi seperti yang telah kami sampaikan baru-baru ini, kekurangan memori dan penyimpanan telah menciptakan tantangan bagi kami," dalam pernyatan di blog tersebut.
Banyak anggota komunitas game yang menanggapi berita ini, dengan beberapa menyalahkan permintaan AI atas penundaan PC mini tersebut.
Namun, referensi tersebut kemudian dihapus dari situs web Valve. Valve kemudian memperbarui unggahan blog tersebut dengan menyatakan bahwa mereka "akan mengirimkan ketiga produk tersebut tahun ini."
Steam Machine yang baru adalah PC mini portabel. PC ini dikemas dalam kubus hitam berukuran 6 inci, dirancang khusus untuk memungkinkan pelanggan memainkan game dari pustaka Steam mereka di layar TV, berjalan pada sistem operasi berbasis Linux yang sama dengan yang digunakan pada Steam Deck.
Perangkat ini diumumkan pada bulan November. Peluncurannya bersamaan dengan Steam Controller generasi berikutnya dan headset VR , Steam Frame , yang akan menempatkan Valve dalam persaingan dengan headset seperti Meta Quest .
Meskipun PC gaming portabel ini diluncurkan tahun ini, spesifikasinya masih lebih rendah dari rencana awal Valve pada awal Januari 2026, ketika jajaran produk baru tersebut diumumkan pada November tahun lalu. Menanggapi kekhawatiran tersebut, perwakilan PR Valve, Kaci Aitchison Boyle, mengatakan, “tidak ada yang benar-benar berubah dari pihak kami” dalam komentarnya kepada The Verge. (PC Mag/Z-2)
Setelah satu dekade, Valve kembali ke pasar perangkat keras dengan merilis Steam Machine terbaru. Ketiganya berbasis SteamOS dengan dukungan Proton, membuka era baru gaming.
Setelah bertahun-tahun hanya menjadi bahan candaan di kalangan gamer, rumor Half-Life 3 kembali mengguncang komunitas gim dunia.
DUVALCO, perusahaan valve global asal Belanda yang berdiri sejak 1956 dengan nama Dutch Valve Company, kini memperkuat komitmennya di pasar Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved