Headline

Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.

Minecraft Java Edition Beralih ke Vulkan, Mojang Janjikan Performa dan Visual yang Lebih Memukau

Nadhira Izzati A
22/2/2026 12:18
Minecraft Java Edition Beralih ke Vulkan, Mojang Janjikan Performa dan Visual yang Lebih Memukau
Mojang mengembangkan pembaruan besar Minecraft dengan mengganti OpenGL ke Vulkan untuk meningkatkan grafis dan performa. Perubahan ini juga berdampak pada komunitas modder.(business insider)

MESKIPUN telah berusia hampir 15 tahun, Minecraft tetap berdiri kokoh sebagai fenomena global di dunia gaming. Namun, keberadaan dua versi berbeda, yakni Bedrock dan Java menciptakan fragmentasi teknis yang menantang.

Selama ini, edisi Java sangat bergantung pada renderer OpenGL, teknologi era 1990-an yang kini dinilai usang. Sebagai solusi, Mojang kini tengah menggarap pembaruan besar bertajuk "Vibrant Visuals". Langkah perdana sekaligus paling krusial dalam proyek ini adalah mengganti teknologi dasar render dari OpenGL ke Vulkan

Keputusan ini diambil karena OpenGL sudah tidak menerima pembaruan selama sembilan tahun terakhir dan mulai ditinggalkan oleh macOS. Akibatnya, Minecraft terancam tidak dapat dijalankan di perangkat Mac di masa depan. Selain itu, ketergantungan pada versi OpenGL lama demi menjaga kompatibilitas macOS telah menghambat tim pengembang untuk memperbarui basis kode Java Edition secara keseluruhan.

Mengapa Vulkan?

Posisi Vulkan sebagai API grafis modern didukung luas oleh berbagai vendor perangkat keras utama. Vulkan menawarkan keunggulan yang tidak dimiliki OpenGL, yakni dukungan asli pada sistem Windows dan Linux, serta kemampuan untuk dijalankan di macOS melalui lapisan penerjemah tanpa mengurangi performa. 

Hal ini sangat penting karena Vulkan membuka potensi peningkatan grafis dan optimasi performa yang jauh lebih tinggi. Meski demikian, pemain yang menggunakan kartu grafis berusia 10 tahun atau lebih mungkin akan menghadapi kendala karena perangkat keras lama tersebut belum tentu mendukung teknologi Vulkan.

Dampak Bagi Komunitas Modder dan Pemain

Peralihan ini diakui akan membawa tantangan besar bagi komunitas pengembang mod, terutama bagi mereka yang menggunakan OpenGL untuk aspek visual mod mereka. Proses pembaruan ke Vulkan diprediksi akan memakan waktu dan upaya yang lebih besar dibandingkan pembaruan rutin biasanya. 

Oleh karena itu, Mojang menyarankan agar para pengembang mod mulai beralih dari penggunaan OpenGL dan mencoba memanfaatkan API perenda internal gim sebanyak mungkin. Para pemain juga diminta untuk bersabar terhadap pengembang mod favorit mereka selama masa transisi ini berlangsung.

Rencananya, Vulkan akan mulai diperkenalkan melalui pengujian snapshot pada musim panas mendatang. Selama periode pengujian ini, pemain diberikan keleluasaan untuk berganti antara mode perenda OpenGL dan Vulkan guna meminimalkan masalah stabilitas dan membantu pelaporan bug. Mode OpenGL baru akan dihapus sepenuhnya setelah tim pengembang yakin implementasi Vulkan sudah stabil dan berperforma maksimal di berbagai perangkat. (Minecraft/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya