Headline

YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.

OpenAI Siap Masuk Pasar Hardware dengan Earbud Pintar

Muhammad Ghifari A
10/2/2026 09:28
OpenAI Siap Masuk Pasar Hardware dengan Earbud Pintar
OpenAI disebut akan memulai debut perangkat keras konsumennya dengan earbud pintar bertenaga AI bernama Dime, fokus pada interaksi audio dan perintah suara.(AiPlanetX)

LANGKAH OpenAI ke dunia perangkat hardware konsumen yang telah lama dirumorkan kemungkinan akan dimulai dengan sepasang earbud pintar. Menurut bocoran terbaru, perangkat ini akan lebih fokus pada audio daripada perangkat mandiri (standalone) yang lebih kompleks.

Perusahaan kecerdasan buatan yang berbasis di San Francisco ini kabarnya sedang bersiap untuk memperkenalkan produk perangkat keras bertenaga AI pertamanya akhir tahun ini. Di mana pengiriman akan dimulai pada awal 2027. 

Meskipun detail resminya masih langka, klaim terbaru menunjukkan perangkat debut perusahaan tersebut bisa jadi lebih sederhana dan lebih mudah diakses daripada yang diperkirakan sebelumnya.

Earbud Bisa Menjadi Ujung Tombak Perangkat Keras OpenAI

Informasi yang dibagikan pembocor Smart Pikachu menunjukkan produk pertama OpenAI mungkin berbentuk earbud bertenaga AI, yang kemungkinan akan diberi merek "Dime". Nama tersebut dikabarkan muncul dalam pengajuan paten baru-baru ini di Tiongkok yang dikaitkan dengan perusahaan tersebut.

Menurut bocoran tersebut, OpenAI mungkin memilih untuk merilis set earbud dasar sebelum mencoba perangkat AI yang lebih ambisius dan lengkap. Strategi ini akan memungkinkan perusahaan untuk memasuki pasar perangkat keras dengan biaya lebih rendah dan hambatan teknis yang lebih sedikit.

Earbud ini diharapkan fokus pada interaksi audio. Di mana berfungsi sebagai gerbang bebas genggam (hands-free) ke model-model OpenAI untuk perintah suara, bantuan waktu nyata (real-time), dan fitur cerdas lainnya.

Perangkat Canggih Dikabarkan Tertunda

Pembocor tersebut juga mengklaim perangkat AI yang lebih kuat, yang menyerupai ponsel dengan komputasi terintegrasi mungkin akan tertunda. Alasan yang dikutip adalah kelangkaan High Bandwidth Memory (HBM), yang telah mendorong kenaikan harga komponen dan meningkatkan biaya manufaktur secara keseluruhan.

Sebagai hasilnya, OpenAI mungkin memilih untuk meluncurkan versi yang lebih sederhana tahun 2026, dengan model yang lebih canggih menyusul kemudian setelah kendala pasokan mereda dan produksi menjadi lebih ekonomis.

Jika akurat, langkah ini akan mencerminkan tren industri yang lebih luas, di mana perusahaan-perusahaan menguji kategori perangkat keras baru dengan produk entry-level sebelum melakukan ekspansi ke skala yang lebih besar.

OpenAI telah mengonfirmasi mereka sedang mengerjakan perangkat keras AI pertamanya, meskipun belum merinci bentuk fisiknya. Chris Lehane, Chief Global Affairs Officer perusahaan tersebut, baru-baru ini mengatakan bahwa mereka berencana merilis perangkat pertamanya akhir tahun ini, namun ia tidak memberikan jadwal peluncuran yang spesifik.

Hingga saat ini, OpenAI belum memberikan komentar terkait kabar earbud tersebut maupun merek "Dime" yang dilaporkan. (Livemint/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya