Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
GOOGLE dikabarkan tengah mengembangkan fitur ‘Tap To Edit’ untuk sistem balasan otomatis pada aplikasi pesan instan Google Massages, sebuah fitur yang memungkinkan pengguna mengedit pesan balasan pintar meski pesan sudah terkirim ke pengguna lain.
Dikutip dari 9to5Google, dalam versi beta yang diuji coba, fitur itu menghadirkan opsi baru dalam fitur balasan cerdas, bila sebelumnya pengguna tidak bisa mengedit teks yang dikirim lewat fitur balasan cerdas, kini pengguna bisa mengeditnya meskipun telah terkirim.
Berdasarkan temuan pada versi Beta 20260113_01_RC00, Opsi baru yang sedang dikembangkan akan memungkinkan pengguna untuk “Mengetuk Balasan Pintar untuk memperbarui draf pesan.” Dengan mekanisme ini, ketika pengguna memilih sebuah saran balasan, teks tersebut tidak akan langsung terkirim, melainkan masuk ke dalam kolom komposisi pesan sebagai draf.
Fitur baru ini dihadirkan Google sebagai upaya memperbaiki pesan yang terkirim secara tidak sengaja akibat salah ketuk, di mana pengguna memiliki kesempatan untuk mengedit pesan yang sudah terkirim.
Fitur Tap to Edit masih dalam tahap pengembangan, dan sejauh ini belum ada kepastian terkait apakah Google mungkin akan merilis fitur-fitur ini kepada penggunanya atau mungkin tidak, mari nantikan pengumuman resminya. (H-3)
BOS Google, Sundar Pichai, dilaporkan mengumumkan bahwa 2025 akan menjadi tahun yang penuh tantangan bagi Google. Hal itu diumumkan Pichai di hadapan karyawannya.
Google berawal sebagai proyek penelitian untuk mengembangkan algoritma pencarian yang lebih efektif dan relevan daripada mesin pencari lain yang ada pada saat itu.
Fitur balas pesan dengan emoji baru tersedia terbatas untuk Google Messages versi beta, pertama kali terdeteksi pada September.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved