Headline

Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.

Misi MAVEN NASA Hilang Kontak di Mars: Upaya Penyelamatan di Ambang Keputusasaan

Thalatie K Yani
19/1/2026 11:25
Misi MAVEN NASA Hilang Kontak di Mars: Upaya Penyelamatan di Ambang Keputusasaan
NASA berupaya menghubungi kembali pengorbit Mars MAVEN yang mendadak diam sejak Desember lalu. Peluang pemulihan menipis setelah kegagalan deteksi terbaru. (NASA)

SETELAH terhenti selama dua minggu akibat fenomena alam di ruang angkasa, NASA kini bersiap kembali mencari sinyal dari pengorbit MAVEN (Mars Atmosphere and Volatile Evolution). Pesawat ruang angkasa ini secara misterius kehilangan kontak dengan Bumi lebih dari sebulan yang lalu.

Upaya pencarian kembali ini dilakukan setelah berakhirnya periode solar conjunction pada 16 Januari. Selama periode ini, posisi Matahari berada tepat di antara Bumi dan Mars, menciptakan gangguan partikel bermuatan yang dapat merusak sinyal radio. Demi keamanan, NASA biasanya menangguhkan seluruh komunikasi dengan misi Mars selama fenomena ini berlangsung.

“NASA tidak akan melakukan kontak dengan misi Mars apa pun hingga Jumat, 16 Januari,” tulis badan antariksa tersebut dalam pernyataan resmi pada 23 Desember lalu. “Setelah jendela konjungsi surya berakhir, NASA berencana melanjutkan upaya untuk memulihkan komunikasi dengan MAVEN.”

Kronologi Hilangnya MAVEN

Kontak terakhir dengan MAVEN terjadi pada 6 Desember, sesaat sebelum pesawat tersebut melintas di belakang Mars, sebuah manuver rutin yang memang memutus komunikasi sementara. Namun, saat seharusnya muncul kembali ke jangkauan Bumi, Deep Space Network milik NASA gagal tersambung.

Data telemetri awal menunjukkan semua sistem dalam kondisi normal. Namun, analisis data pelacakan yang berhasil dipulihkan mengindikasikan MAVEN "berputar dengan cara yang tidak terduga saat muncul dari balik Mars" dan tidak lagi berada di orbit yang direncanakan. Upaya pencarian visual menggunakan kamera robot penjelajah Curiosity pun tidak membuahkan hasil.

Keputusasaan mulai menyelimuti tim misi. Louise Prockter, Direktur Divisi Ilmu Keplanetan NASA, memberikan pernyataan yang kurang optimis pada 13 Januari dalam sebuah pertemuan di Maryland.

“Kami akan mulai mencari lagi, tetapi pada titik ini, tampaknya sangat kecil kemungkinan kami akan dapat memulihkan pesawat ruang angkasa tersebut,” ujar Prockter sebagaimana dilaporkan oleh SpaceNews.

Peran Vital yang Terancam

Diluncurkan pada 2013, MAVEN memiliki misi utama mempelajari atmosfer atas Mars dan interaksinya dengan angin surya. Meski awalnya hanya dirancang untuk beroperasi selama satu tahun, MAVEN berhasil bertahan hingga merayakan hari jadinya yang ke-10 pada September 2024.

Selain nilai ilmiahnya, MAVEN memegang peran operasional yang sangat kritis sebagai relay komunikasi. Ia bertugas memancarkan data dari robot penjelajah Curiosity dan Perseverance di permukaan Mars kembali ke Bumi. Tanpa MAVEN, beban kerja komunikasi kini harus dialihkan sepenuhnya ke pengorbit lain yang tersisa, seperti Mars Reconnaissance Orbiter dan Mars Odyssey.

Hilangnya MAVEN akan menjadi pukulan telak bagi komunitas sains Mars. Terlebih, misi ini diproyeksikan menjadi tulang punggung komunikasi untuk program unggulan Mars Sample Return di masa depan. Meskipun MAVEN memiliki cadangan bahan bakar yang cukup untuk bertahan hingga tahun 2030, nasibnya kini bergantung pada apakah ia mampu merespons panggilan dari Bumi sekali lagi. (Space/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya