Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Nokia Bangkrut? Ini Penyebab Keruntuhan Sang Raja Ponsel Dunia

Cornelius Juan Prawira
12/12/2025 18:07
Nokia Bangkrut? Ini Penyebab Keruntuhan Sang Raja Ponsel Dunia
Penyebab keruntuhan Nokia di industri Ponsel.(Freepik)

NOKIA pernah menjadi raja ponsel dunia. Pada awal 2000-an, perusahaan ini begitu mendominasi hingga sulit membayangkan ada merek lain yang bisa menggesernya. Namun hanya dalam beberapa tahun, kejayaan itu runtuh dan bisnis ponselnya akhirnya dijual ke Microsoft

Kejatuhan Nokia terjadi bukan karena satu kesalahan. Kebangkrutannya bisa terjadi karena perubahan pasar yang cepat, serta kegagalan membaca arah evolusi ponsel modern.

1. Terlambat Masuk ke Era Smartphone

Penyebab terbesar keruntuhan Nokia adalah ketertinggalannya memasuki era smartphone. Ketika Apple memperkenalkan iPhone dengan layar sentuh dan aplikasi yang mudah digunakan, Nokia masih bertahan dengan ponsel tombol. Sistem operasi Symbian-nya sudah ketinggalan zaman. 

Symbian sulit dipakai, sulit dikembangkan, dan tidak mampu bersaing dengan perangkat iOS dan Android. Ketika akhirnya Nokia mencoba mengejar lewat MeeGo dan kemudian Windows Phone, langkah itu datang terlalu lambat.

Di dalam perusahaan sendiri, Nokia terjebak dengan keyakinan bahwa nama besar dan kekuatan hardware sudah cukup untuk bertahan. Budaya perusahaan yang lambat, penuh birokrasi, dan takut mengambil risiko membuat inovasi mereka tertinggal jauh dari kompetitor. 

Banyak keputusan penting berubah-ubah, dan tim manajemen gagal melihat bahwa konsumen kini memilih ekosistem aplikasi, tampilan modern, dan pengalaman pengguna yang lebih lengkap.

2. Kalah Saing dari iPhone dan Android

Saat iPhone mengubah cara orang memakai ponsel, Android membuka pintu untuk banyak produsen menawarkan smartphone murah dan canggih. Sementara itu, Nokia tidak punya toko aplikasi yang kuat. 

Merk ini tidak bisa membangun ekosistem digital yang menarik. Konsumen pun beralih. Dari tahun ke tahun, pangsa pasar Nokia terus anjlok hingga akhirnya perusahaan tidak mampu mempertahankan dominasinya.

Kejatuhan Nokia adalah contoh besar bahwa teknologi berubah cepat. Perusahaan sehebat apa pun bisa tumbang bila gagal beradaptasi. Dari raja ponsel dunia, Nokia harus membangun ulang identitasnya di bidang lain, sementara dunia bergerak maju dipimpin oleh inovasi yang dulu mereka abaikan. (BBC.com/Pepper.inc/Z-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik