Headline

Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.

Apa itu Cloudflare, Mengapa Menyebabkan Gangguan Internet di Seluruh Dunia Kemarin?

Media Indonesia
19/11/2025 08:20
Apa itu Cloudflare, Mengapa Menyebabkan Gangguan Internet di Seluruh Dunia Kemarin?
Ilustrasi.(freepik)

CLOUDFLARE, pada Selasa (18/11) menuai perhatian publik karena mengalami masalah layanan yang memengaruhi sejumlah pelanggan. Hal ini mengganggu koneksi ke pemrograman aplikasi (API). 

Cloudflare kemudian menyatakan telah menerapkan perbaikan. Dari Indonesia hingga Sydney, perubahan yang terus berkembang. Seorang profesor teknologi informasi di Universitas Notre Dame, menyebut Cloudflare sebagai bagian dari infrastruktur tak terlihat yang mendukung banyak situs web.

"Ketika Anda mengakses situs web yang dilindungi oleh Cloudflare, komputer Anda tidak terhubung langsung ke situs tersebut,” katanya seperti dikutip dari Market Watch, Rabu (19/11).

“Sebaliknya, komputer Anda terhubung ke server (peladen)Cloudflare terdekat, yang mungkin sangat dekat dengan negara Anda. Hal ini melindungi situs web dari lonjakan traffic dan memberikan respons yang lebih cepat kepada Anda," imbuh dia.

Dalam kebanyakan kasus, ia menyebut adalah situasi “saling menguntungkan,” tetapi karena Cloudflare mendukung sekitar seperlima situs web di internet, sistemnya berpotensi menyebabkan situs-situs tersebut down saat mengalami kegagalan.

Pengguna di Downdetector, ujar dia, dapat melaporkan masalah pada Selasa dengan berbagai layanan seperti X dan ChatGPT milik OpenAI. OpenAI mencatat di halaman statusnya sendiri bahwa ChatGPT tidak dapat diakses oleh beberapa pengguna, dan seorang juru bicara kemudian mengonfirmasi bahwa Cloudflare ialah sumber gangguan tersebut.

“Cloudflare telah menyelesaikan masalah tersebut, dan layanan kami kini kembali beroperasi sepenuhnya,” kata juru bicaranya pada Selasa (18/11) sore.

Perusahaan perangkat lunak kreatif Canva secara langsung menyebutkan masalah Cloudflare membuat sejumlah layanannya tidak dapat diakses oleh beberapa pengguna, namun pembaruan terbarunya juga mencatat bahwa perbaikan telah diterapkan.

Gangguan tersebut menyoroti betapa layanan online bergantung pada layanan di balik layar yang tidak dikenal luas oleh konsumen — hingga terjadi masalah.

”Ketika penyedia layanan hulu mengalami masalah, dampaknya tidak terbatas pada satu sektor; ia menyebar ke berbagai industri, mulai dari platform media sosial hingga proses checkout e-commerce dan layanan pembayaran belakang layar,” kata Fadl Mantash, Kepala Keamanan Informasi di Tribe Payments, dalam komentar tertulisnya.

Cloudflare menawarkan solusi keamanan siber yang membantu situs web membangun aplikasi dan melindungi diri dari ancaman. Perusahaan ini mengoperasikan jaringan yang memungkinkan transfer data dengan cepat dan aman di era cloud, terutama bagi pelanggan yang ingin mengarahkan informasi antar lokasi. Cloudflare mendistribusikan lalu lintas internet di seluruh jaringannya untuk mengoptimalkan kinerja.

Dalam laporan tahunannya terbaru, Cloudflare mencatat bahwa peningkatan layanan berbasis cloud telah membuat perusahaan membutuhkan solusi modern daripada perangkat keras on-premise jika mereka ingin berskala secara global.

Meskipun Cloudflare mungkin tidak begitu dikenal di kalangan pengguna internet biasa, perannya dalam mentransmisikan dan mengamankan data telah membantu perusahaan mencapai kapitalisasi pasar hampir $70 miliar. (H-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya