Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
RIBUAN tahun silam, manusia purba melakukan perjalanan panjang melintasi Selat Bering yang tertutup es menuju benua Amerika. Kini, penelitian yang dipimpin oleh Universitas Colorado Boulder mengungkap bahwa manusia modern membawa warisan genetik dari spesies manusia purba yang telah punah, yakni Denisovan.
Penelitian ini melibatkan ilmuwan dari berbagai lembaga, termasuk Brown University, Universitas Washington, Universidad Nacional Autónoma de México, Universitas Kopenhagen, Universitas California Berkeley, Université Paris-Saclay, dan Trinity College Dublin.
Fernando Villanea, asisten profesor antropologi di Universitas Colorado Boulder dan salah satu penulis utama studi ini, menyebut temuan tersebut sebagai bukti luar biasa dari kemampuan adaptasi manusia. “Dari segi evolusi, ini adalah lompatan besar. Menunjukkan bagaimana manusia mampu bertahan dan menyesuaikan diri dalam kondisi ekstrem,” ujarnya.
Denisovan merupakan kerabat dekat manusia modern dan Neanderthal yang hidup puluhan ribu tahun lalu di kawasan luas mulai dari Siberia hingga Oceania. Spesies ini pertama kali diidentifikasi sekitar 15 tahun lalu melalui DNA yang diambil dari fragmen tulang di sebuah gua di Siberia.
Meski fisiknya masih menjadi misteri, para ilmuwan kini mengetahui lebih banyak tentang genom dan biologi mereka. Villanea dan rekan penulisnya dari Brown University, David Peede, menganalisis data genom dari berbagai populasi dunia untuk menelusuri gen MUC19, yang berperan penting dalam sistem kekebalan tubuh.
Hasilnya menunjukkan bahwa keturunan penduduk asli Amerika memiliki kemungkinan lebih tinggi membawa varian MUC19 yang diwarisi dari Denisovan dibandingkan populasi lain. Potongan DNA kuno ini diyakini membantu manusia purba beradaptasi dengan lingkungan baru yang keras di benua Amerika.
Gen MUC19 termasuk gen yang menghasilkan protein mukin, zat pelindung jaringan tubuh dari patogen melalui lendir. Namun, fungsi spesifiknya masih belum sepenuhnya dipahami. Studi ini menemukan bahwa sekitar sepertiga individu keturunan Meksiko membawa salinan varian MUC19 Denisovan, terutama pada bagian genom yang berasal dari nenek moyang Indigenous Amerika. Sebaliknya, hanya sekitar satu persen populasi keturunan Eropa Tengah yang memilikinya.
Peneliti juga menemukan hal menarik: segmen DNA Denisovan tersebut dikelilingi oleh DNA Neanderthal. “DNA ini seperti biskuit Oreo, dengan inti Denisovan di tengah dan lapisan Neanderthal di sekitarnya,” kata Villanea. Pola ini menunjukkan bahwa varian gen tersebut berpindah dari Denisovan ke Neanderthal, sebelum akhirnya diwariskan kembali kepada manusia modern.
Seleksi alam kemungkinan berperan mempertahankan gen tersebut di populasi asli Amerika karena memberikan keuntungan biologis dalam menghadapi kondisi baru. Villanea menerangkan bahwa adaptasi manusia tidak hanya terjadi melalui budaya, seperti teknik berburu atau bertani, tetapi juga pada tingkat biologis selama lebih dari 20.000 tahun.
Sumber: sciencedaily.com
Fosil manusia berusia 770 ribu tahun ditemukan di Maroko. Temuan ini memperkuat teori asal Homo sapiens dari Afrika dan mengguncang peta evolusi.
Penemuan ini merupakan buah dari penantian panjang. Pada tahun 2009, para ilmuwan menemukan fosil kaki berusia 3,4 juta tahun dengan struktur jari yang dirancang untuk memanjat pohon.
Sebuah studi genetika mengubah pemahaman ilmuwan tentang bagaimana manusia modern awal menyebar di Asia Timur
Para peneliti telah mengidentifikasi spesies manusia purba baru, yang mereka beri nama Homo juluensis, yang berarti kepala besar.
Studi yang diunggah pada 2019 tersebut menyebut sekitar 200.000 tahun lalu, kawasan yang disebut Makgadikgadi Okavango wetland adalah oase hijau yang subur
Riset terbaru mengungkap manusia purba sejak awal mengandalkan tanaman yang diproses, seperti umbi, biji, dan kacang, jauh sebelum pertanian muncul.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved