Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
ANIMASI terbaru mengungkapkan kehadiran danau lava raksasa di permukaan bulan Jupiter, Io. Pemandangan mendetail ini diambil dari wahana antariksa Juno milik NASA, yang terbang dalam jarak 930 mil (1. 500 kilometer) dari permukaan gunung berapi Io pada Desember 2023 dan Januari 2024.
Misi ini memberikan kesempatan untuk melihat lebih dekat bulan gas terbesar di sistem tata surya kita. Io, yang dikenal memiliki ratusan gunung berapi aktif, memiliki letusan yang terkadang begitu hebat sehingga dapat terlihat dari Bumi menggunakan teleskop.
Citra terbaru ini menampilkan Loki Patera, sebuah danau lava yang membentang sepanjang 127 mil (200 km) di permukaan Io. Para ilmuwan mengamati danau lava ini selama beberapa dekade dan menyimpulkan danau ini terletak di atas reservoir magma yang ada di bawah permukaan Io.
Lava yang mendingin di tengah danau dikelilingi magma cair di tepinya, demikian penjelasan Scott Bolton, kepala peneliti misi Juno.
“Refleksi spekular yang tertangkap oleh instrumen kami di danau menunjukkan bahwa sebagian permukaan Io sehalus kaca, mirip dengan obsidian yang terbentuk secara vulkanis di Bumi,” ungkap Bolton.
Di dalam danau lava tersebut, terdapat pulau-pulau berbatu yang terjal. “Detail yang menakjubkan memperlihatkan pulau-pulau aneh ini terbenam di tengah danau magma yang dikelilingi oleh lava panas,” lanjutnya.
Instrumen Juno mengungkapkan permukaan Io lebih halus dibandingkan dengan tiga bulan Galilea lainnya milik Jupiter (Europa, Ganymede, dan Callisto). Io sendiri sedikit lebih besar dari bulan Bumi dan permukaannya yang tidak meleleh sebagian besar tertutup oleh sulfur kuning dan sulfur dioksida.
Juno terus melintasi Jupiter, mengumpulkan data mengenai siklon kutubnya yang dramatis, yang masing-masing memiliki lebar sebesar benua Amerika. Misi ini juga mengukur kadar oksigen dan hidrogen di atmosfer Jupiter. Pesawat ruang angkasa ini direncanakan akan menyelesaikan penerbangan lintas Jupiter yang ke-61 pada tanggal 12 Mei. (LiveScience/Z-2)
Temuan terbaru mengenai ukuran Jupiter ini dipublikasikan dalam jurnal Nature Astronomy pada Senin (2/2). Jurnal ini sekaligus disebut sebagai salah satu hasil penting
Temuan ini didapat dari pengukuran terbaru menggunakan data radio pesawat ruang angkasa Juno, yang sejak 2016 mengorbit planet terbesar di tata surya tersebut.
Penelitian yang dimuat dalam jurnal ilmiah menyebutkan bahwa tanpa kehadiran Jupiter, lingkungan orbit Bumi kemungkinan akan jauh lebih tidak stabil.
Pesawat Juno milik NASA menangkap fenomena letusan serentak di Io, bulan Jupiter. Energi yang dihasilkan mencapai 260 terawatt, mengungkap rahasia magma di bawah permukaannya.
Bulan purnama pertama di tahun 2026, yang dikenal sebagai Wolf Moon, mencapai puncaknya pada 3 Januari 2026. Penamaan Wolf Moon berasal dari tradisi budaya kuno
Sebaliknya, kutub Jupiter dipenuhi satu badai utama yang dikelilingi sejumlah pusaran badai lebih kecil, membentuk pola geometris yang rapi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved