Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJUMLAH arkeolog mengungkap adanya penemuan jejak kaki manusia purba yang diperkirakan berusia 115.000 tahun. Jejak ini ditemukan di Gurun Nefud, tepatnya di sebuah danau yang terletak di Arab Saudi.
Jejak kaki ini terdiri dari tujuh jejak manusia yang ditemukan bersama ratusan jejak hewan prasejarah lainnya. Para peneliti menyebut lokasi penemuan ini sebagai "Alathar," yang dalam bahasa Indonesia berarti "jejak."
Melansir dari Prevention, jejak tersebut pertama kali ditemukan pada 2017. Kondisi lingkungan yang baik memungkinkan jejak kaki prasejarah tersebut tetap awet selama puluhan ribu tahun.
"Jejak kaki di lumpur biasanya secara detail akan hilang dalam waktu dua hari dan menjadi tidak dapat dikenali dalam empat hari. Namun kali ini jejak tersebut masih cukup jelas," tulis para peneliti.
Kondisi khusus ini menjadi sebuah penanda yang dapat membantu ilmuwan memastikan usia dan asal jejak kaki bersejarah yang telah ditemukan.
Berdasarkan analisis, jejak ini kemungkinan besar berasal dari Homo sapiens. Meski Homo sapiens bukan satu-satunya primata tegak pada era itu. Berdasarkan bukti yang ada, para ilmuan meyakini jejak yang ada merupakan milik Homo sapiens, bukan Homo neanderthalensis.
"Tujuh jejak kaki hominin telah diidentifikasi dengan pasti," kata para peneliti.
Bahkan, analisis yang dilakukan telah didukung bukti fosil dan arkeologis yang menunjukkan penyebaran Homo sapiens ke Levant dan Semenanjung Arab antara 130.000 hingga 80.000 tahun lalu.
“Jejak kaki hominin diidentifikasi dengan keyakinan penuh. Mengingat bukti fosil dan arkeologi untuk penyebaran Homo sapiens ke Levant dan Arabia selama periode tersebut, serta tidak adanya Homo neanderthalensis dari Levant saat itu. Kami berargumen Homo sapiens adalah yang bertanggung jawab atas jejak di Alathar. Selain itu, ukuran jejak lebih konsisten dengan Homo sapiens awal dibandingkan Homo neanderthalensis,” jelas para peneliti dalam laporan mereka.
Temuan ini menegaskan manusia purba sempat melewati dua wilayah itu saat melakukan migrasi besar dari Afrika menuju Asia.
Berdasarkan penelitian, Homo sapiens diperkirakan melintasi wilayah yang lebih hangat, sebelum kemudian memasuki wilayah es. Pada masa itu, wilayah danau Alathar merupakan sumber air penting bagi manusia dan hewan selama periode kering di zaman interglasial.
Sayangnya, meski menjadi sumber air bagi makhluk hidup prasejarah, tidak ditemukan tanda-tanda aktivitas berburu di lokasi tersebut. Selain itu, peneliti juga tidak menemukan jejak penggunaan alat berburu di sekitar danau.
"Kurangnya bukti arkeologi menunjukkan danau Alathar hanya dikunjungi secara singkat oleh manusia purba," kata para peneliti. Mereka percaya, manusia purba datang ke tempat ini hanya untuk mendapatkan air.
Hasil penelitian menunjukkan Arab Saudi merupakan salah satu jalur utama perpindahan Homo sapiens ke berbagai belahan dunia. Bahkan, wilayah ini juga berfungsi sebagai jembatan darat yang menghubungkan makhluk hidup antara Afrika dan Asia.
"Penemuan ini memperkuat pentingnya Arab sebagai pintu gerbang migrasi manusia purba," ujar tim peneliti.
Para arkeolog yang melakukan penelitian menambahkan, manusia modern pertama kali berevolusi di Afrika sekitar 200.000 tahun lalu, kemudian menyebar ke wilayah baru sambil membawa teknologi dan budaya. (Prevention/Science Advances/Earth/Z-3)
Fokus utama kampanye ini adalah membuka akses bagi wisatawan, termasuk dari Indonesia, untuk menjelajahi sisi paling ikonik dari Arab Saudi.
HARI ini, Minggu, (8/2) yang bertepatan dengan 20 Syaban 1447 H, pemerintah Arab Saudi resmi mulai menerbitkan visa haji 2026 atau 1447 Hijriah.
TERPIDANA kasus kejahatan seksual Jeffrey Epstein mengatakan kepada seorang pengusaha Qatar bahwa Doha perlu 'bernyanyi dan menari' untuk Israel.
Donald Trump mendesak Teheran segera berunding untuk mencapai kesepakatan baru terkait senjata nuklir atau bersiap menghadapi serangan dari AS.
PUTRA Mahkota Saudi Mohammed bin Salman mengatakan kerajaan tidak akan mengizinkan wilayah udaranya atau wilayah teritorialnya digunakan untuk aksi militer apa pun terhadap Iran.
Ustaz Zakaria menekankan bahwa aturan di Tanah Haram bukan untuk membatasi jemaah, melainkan menjaga ketertiban dan kekhusyukan ibadah.
Penemuan stensil tangan berusia 67.800 tahun di Pulau Muna, Sulawesi, resmi menjadi lukisan gua tertua di dunia.
Fosil manusia berusia 770 ribu tahun ditemukan di Maroko. Temuan ini memperkuat teori asal Homo sapiens dari Afrika dan mengguncang peta evolusi.
Para peneliti telah mengidentifikasi spesies manusia purba baru, yang mereka beri nama Homo juluensis, yang berarti kepala besar.
Penelitian genetika menunjukkan bahwa Homo sapiens puluhan ribu tahun lalu melakukan kawin silang berulang dengan Neanderthal, Denisovan, dan hominin lain.
Sebuah tengkorak manusia berusia satu juta tahun ditemukan di Tiongkok dan memicu pertanyaan baru tentang asal-usul manusia.
Para ilmuwan berhasil menyusun kembali bentuk asli tengkorak manusia berusia sekitar satu juta tahun yang ditemukan di Tiongkok.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved