Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KASPERSKY, dalam laporan Kaspersky Security Bulletin: crimeware and financial cyberthreats in 2025, berbagi visi mereka tentang evolusi lanskap keamanan siber finansial pada 2025.
Salah satu tren yang ditunjukkan dalam laporan tersebut adalah seiring dengan menurunnya jumlah serangan dengan malware perbankan atau finansial tradisional untuk PC, ancaman siber finansial untuk ponsel pintar meningkat.
Pada 2024, menurut telemetri Kaspersky yang anonim, jumlah pengguna yang terkena ancaman finansial seluler meningkat sebesar 145% di India dibandingkan dengan 2023. Tren ini diperkirakan akan berlanjut pada 2025.
Kaspersky Security Bulletin adalah rangkaian tahunan prediksi akhir tahun dan laporan analitis tentang perkembangan utama dalam dunia keamanan siber.
Tahun lalu, sebagian besar prediksi ahli Kaspersky untuk evolusi crimeware & ancaman siber finansial pada 2024 ternyata benar. Ini termasuk peningkatan serangan siber bertenaga AI, lonjakan skema penipuan yang menargetkan sistem pembayaran langsung, peningkatan paket backdoor sumber terbuka, teknik ransomware yang lebih canggih, dan lainnya.
Pada 2025, Kaspersky memprediksi lebih banyak kemajuan dalam teknik ransomware. Pertama, ransomware akan secara diam-diam memanipulasi atau memasukkan data yang salah ke dalam basis data, dan tidak hanya mengenkripsi data.
Bahkan jika didekripsi, teknik "peracunan data" ini menimbulkan keraguan pada keakuratan set data lengkap bisnis.
Kedua, kelompok ransomware tingkat lanjut akan mulai menggunakan kriptografi pasca-kuantum seiring berkembangnya komputasi kuantum. Teknik enkripsi yang digunakan oleh ransomware anti-kuantum ini dirancang untuk menahan upaya dekripsi dari komputer klasik dan kuantum, sehingga hampir mustahil bagi korban untuk mendekripsi data mereka.
Ketiga, ransomware-as-a-service diproyeksikan akan tumbuh: aktor ancaman yang kurang berpengalaman akan dapat meluncurkan serangan canggih dengan kit semurah US$40, meningkatkan jumlah kejadian.
Lonjakan serangan berdasarkan informasi yang dicuri juga diperkirakan terjadi pada 2025. Pencuri populer, seperti Lumma, Vidar, Redline , dan lainnya bertahan untuk melawan tekanan dari penegak hukum, akan beradaptasi, dan mengadopsi teknik baru. Pemain baru juga akan muncul, dan semua informasi yang dicuri akan digunakan.
Serangan terhadap Bank Sentral dan inisiatif Perbankan Terbuka
Ini akan menjadi serangan terhadap sistem pembayaran instan yang dijalankan oleh bank sentral, dan sebagai hasilnya penjahat dunia maya dapat memperoleh akses ke data sensitif.
Peningkatan serangan rantai pasokan pada proyek sumber terbuka
Setelah insiden backdoor XZ, komunitas sumber terbuka kemungkinan akan mengungkap upaya serangan baru dan backdoor yang sebelumnya telah berhasil ditanamkan.
Lebih banyak AI dan pembelajaran mesin di sisi pertahanan/penegak hukum
Kita akan melihat AI semakin banyak diadopsi dalam pertahanan dunia maya untuk mempercepat deteksi anomali, mengurangi waktu analisis melalui kemampuan prediktif, mengotomatiskan tindakan respons, dan memperkuat kebijakan untuk melawan ancaman yang muncul.
Munculnya ancaman berbasis blockchain baru
Protokol blockchain baru akan muncul karena kebutuhan akan jaringan yang aman dan privat berdasarkan blockchain dan teknologi peer-to-peer. Akibatnya, malware baru yang dikembangkan menggunakan protokol yang tidak jelas ini akan didistribusikan dan digunakan dengan berbagai tujuan.
“Pada 2025 dan seterusnya, ketahanan terhadap ancaman siber finansial akan menuntut langkah-langkah keamanan yang kuat dari pengguna individu dan bisnis. Pertahanan terbaik akan menggabungkan intelijen ancaman, analisis prediktif, pemantauan berkelanjutan, dan pola pikir zero-trust untuk melindungi data dan operasi penting dari penyerang canggih. Penting juga untuk menyelenggarakan program pelatihan siber rutin bagi karyawan dan memperingatkan mereka tentang potensi ancaman siber, karena staf yang tidak mendapatkan cukup informasi merupakan salah satu vektor serangan awal paling umum yang dapat menyebabkan kerugian finansial yang serius bagi suatu organisasi,” komentar kepala unit Amerika Latin dari Tim Riset dan Analisis Global (GReAT) di Kaspersky Fabio Assolini. (Z-1)
Pada 2026, kemajuan Large Language Models (LLM) tidak hanya memperkuat pertahanan, tetapi juga memperluas peluang bagi aktor ancaman.
Ancaman kejahatan digital di Indonesia diperkirakan akan meningkat signifikan sepanjang 2025. Keamanan siber nasional membutuhkan perhatian serius.
Milipol Paris 2025 menegaskan lonjakan permintaan sistem keamanan global di tengah meningkatnya ancaman siber, terorisme, dan ketegangan geopolitik.
Ransomware-as-a-service kini menjadi model bisnis baru di dunia kejahatan digital.
GP Ansor melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak untuk membangun kesadaran bersama dalam menjaga ruang digital dan siber
Tim Riset Global Kaspersky menemukan bukti keterkaitan Memento Labs dengan kampanye spionase siber ForumTroll yang memanfaatkan celah zero-day di Google Chrome.
Perencanaan yang matang merupakan kunci untuk menyeimbangkan antara kebutuhan saat ini dan impian di masa depan.
Masyarakat semakin cepat mengakses layanan keuangan digital, namun pemahaman mereka belum sepenuhnya sejalan.
Sejak berdiri pada 2000, SMS Finance telah melayani jutaan pelanggan dalam sektor pembiayaan, khususnya pembiayaan mobil bekas dan multiguna.
Presiden Prabowo Subianto mendorong peningkatan dalam inklusi dan literasi keuangan nasional, termasuk pembentukan dewan baru yang fokus pada kesejahteraan keuangan.
Forum ini menjadi wadah strategis bagi Aftech untuk menyatukan langkah industri, regulator, dan mitra global dalam mempercepat inklusi keuangan digital.
Rupiah digital diharapkan dapat meningkatkan efisiensi transaksi, memperkuat sistem pembayaran lintas batas, serta menjadi fondasi yang kokoh bagi inovasi keuangan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved