Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
SAMSUNG Electronics mengumumkan pimpinan barunya pada hari Rabu (27/11), dengan fokus pada bisnis semikonduktor. Ini menjadi langkah nyata untuk memperkuat daya saing di masa depan di bidang tersebut.
Dalam siaran pers Samsung yang dikutip Media Indonesia melalui Yonhap News Agency, Jun Young-hyun, wakil ketua dan kepala divisi solusi perangkat (device solutions/DS), diangkat sebagai CEO dan juga akan memimpin bisnis memori dan Samsung Advanced Institute of Technology. Hal itu dilakukan untuk meningkatkan daya saing teknologi Samsung. Sebagai CEO baru, Jun akan langsung mengelola unit bisnis memori.
Sejak menjabat sebagai kepala divisi DS pada Mei, Jun telah membentuk tim pengembangan memori bandwidth tinggi (HBM) hanya dalam waktu satu bulan. Ia berjanji membawa Samsung kembali memimpin di pasar chip global.
Han Jin-man, mantan wakil presiden eksekutif dan presiden Device Solutions America, dipromosikan menjadi presiden dan akan mengepalai bisnis pengecoran, yang mengalami kerugian triliunan won. Han diharapkan dapat meningkatkan daya saing bisnis pengecoran melalui jaringan klien global dan keahlian teknologinya.
Samsung Electronics juga baru saja menciptakan posisi chief technology officer untuk bisnis pengecoran dan menunjuk Nam Seok-woo, mantan presiden dan kepala FAB Engineering & Operations.
Kim Yong-kwan, mantan wakil presiden eksekutif gugus tugas dukungan bisnis, dipromosikan menjadi presiden strategi manajemen di divisi solusi perangkat. Perombakan terbaru ini mempengaruhi total sembilan pejabat, termasuk tujuh orang yang telah dipindahkan ke posisi baru.
Samsung Electronics mengatakan perombakan ini bertujuan untuk memberikan tantangan baru, seperti inovasi merek dan pengalaman konsumen, kepada para eksekutif veteran dengan kemimpinan dan manajemen yang baik. Tujuannya untuk mendorong pertumbuhan perusahaan dalam jangka menengah dan jangka panjang.
Produsen chip Korea ini mengalami krisis tahun ini karena membukukan pendapatan yang mengecewakan. Tertinggal dari para pesaingnya dalam perang chip kecerdasan buatan global, dan karena prospek negatif untuk industri semikonduktor global.
Pada periode Juli-September, Samsung membukukan laba operasional yang lebih rendah dari perkiraan divisi chipnya sebesar 3,86 triliun won (Rp44 triliun lebih), menandai penurunan tajam dari laba 6,45 triliun won (Rp73,5 triliun lebih) pada kuartal sebelumnya.
Di pasar chip memori bandwidth tinggi (HBM), perusahaan ini tertinggal dari saingan lokalnya, SK hynix, yang telah mulai memproduksi secara massal chip HBM3E 12 lapis yang terkemuka di industri. Produk HBM3E Samsung masih menjalani pengujian kualifikasi oleh Nvidia, pelanggan utama di pasar AI.
Awal bulan ini, saham Samsung mencapai 49.900 won (Rp568 ribu lebih), angka terendah sejak Juni 2020. Ini memacu perusahaan untuk memulai program pembelian kembali saham. Harga saham telah pulih menjadi 58.300 won (Rp664 ribu lebih) pada hari Selasa.(M-2)
Dengan Snapdragon 8 Elite Gen 6 Pro yang dikabarkan akan menghadirkan arsitektur CPU Oryon baru, bersama dengan litografi yang ditingkatkan
IQOO dijadwalkan bakal meluncurkan ponsel flagship paling gahar yakni IQOO 15 pada 2 Desember 2025. Jadi ponsel pertama di Indonesia yang ditenagai chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5.
Oktober 2025 menghadirkan sejumlah ponsel Android kelas menengah (mid-range) yang sangat cepat dan didominasi oleh chipset dari MediaTek.
IQOO Indonesia dikabarkan tengah mempersiapkan produk ke-3 dari lini Z series di bulan Oktober ini, adalah Z10R.
QUALCOMM baru saja mengonfirmasi penamaan untuk chipset unggulan Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan dijadwalkan rilis akhir bulan September 2025.
Dikabarkan Redmi Turbo 5 akan menjadi ponsel pertama yang menggunakan Dimensity 8500
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved