Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PORTAL berita asal Amerika Serikat, Gizmodo belum lama ini melaporkan semakin redupnya platform TikTok yang ditinggalkan pengguna. Musababnya, perlahan para pengguna mulai jengah dengan transformasi aplikasi asal Tiongkok itu yang dinilai tidak menyenangkan seperti dulu.
Gizmodo dalam artikelnya menyebut, TikTok telah memadati aplikasi tersebut dengan fitur yang menjengkelkan, dan mendorong konten yang mengurangi pengalaman inti para penggunanya berselancar di media sosial.
Bahkan tertulis ‘Kesuksesan media sosial adalah keseimbangan yang rumit, dan jika TikTok tidak berhati-hati, TikTok dapat menghancurkan dirinya sendiri dari dalam ke luar,’ sebagaimana judul artikel media tersebut.
Baca juga : Laporan TikTok: Konsumen di Tanah Air Kian Prioritaskan Nilai dari pada Harga
Media berbasis pada berita-berita teknologi ini bilang, salah satu contoh yang paling jelas adalah TikTok Shop. Perusahaan ini mendorong eCommerce dengan sangat keras sehingga para pengguna kehilangan esensi dari awal mula Tiktok dan kini makin dibanjiri baik dalam iklan. Bahkan, video organik dari para kreator kini mengharapkan bagian dari keuntungan.
Aplikasi ini bahkan sedang menguji fitur baru yang menggunakan AI untuk mengidentifikasi produk di latar belakang konten biasa dan mengubah setiap video menjadi iklan. Yang terbaru, perkembangan dalam format video. TikTok, dengan tujuan bersaing dengan YouTube, kabarnya sedang bersiap untuk memperbolehkan pengguna mengunggah video berdurasi 30 menit dan mendorong konten horizontal daripada format vertikal standar aplikasi.
Menurut sejumlah analis yang dikutip Gizmodo, tampaknya TikTok telah benar-benar kehilangan apa yang membuat orang jatuh cinta pada aplikasi ini sejak awal yakni video berdurasi pendek yang mendorong orang untuk menjadi kreatif dan aneh.
Baca juga : Inilah Kisah Sukses Pedagang Tanah Abang yang Manfaatkan TikTok
"TikTok tetap menjadi bisnis iklan sosial dengan pertumbuhan tercepat, tetapi pertumbuhan pendapatan iklannya melambat," kata Jasmine Enberg, Analis Media Sosial Utama di Insider Intelligence. "Ada batas atas untuk monetisasi iklan video pendek dan peralihan ke video yang lebih panjang dapat membantu meningkatkan pendapatan iklannya. Namun TikTok mempelopori revolusi video pendek, dan berisiko menyimpang dari kasus penggunaan intinya yang menyenangkan, klip yang menghibur, dan kehilangan keunggulannya."
Berdasarkan data, pengguna mulai meninggalkan Tiktok terlihat dari jumpah pertumbuhan pengguna aktif bulanan (MAU) yang tak lagi luar biasa. Kabarnya aplikasi berbagi video itu mulai ditinggal karena Tiktok Shop.
Secara jumlah download, Tiktok masih di urutan pertama. Namun, platform harus puas berada di urutan kelima dalam pengguna aktif bulan (MAU).
Baca juga : Teten: Masih Banyak E-Commerce, Tutupnya TikTok Shop Tidak Bikin Mati UMKM
Berdasarkan laporan Sensor Tower, nampaknya strategi perusahaan untuk menggenjot ecommerce lewat Tiktok Shop tak direspons baik oleh pengguna.
TikTok dikalahkan oleh Meta, karena empat besar didominasi aplikasi-aplikasi dari raksasa teknologi tersebut. Facebook yang memimpin pada tahun lalu. WhatsApp, anak usaha Meta lainnya berada di urutan kedua. Sementara peringkat ketiga dan keempat ditempati Instagram dan Messenger.
Di Indonesia sendiri, seperti diketahui, masa uji coba Tiktok Shop yang sudah bergabung dengan Tokopedia diminta oleh Kementerian Perdagangan. Kementerian Perdagangan member waktu 3-4 bulan agar adanya perpindahan transaksi dari Tiktok Shop ke Tokopedia. Dan hal itu diminta agar dipatuhi.
Baca juga : Pemerintah Diminta Investigasi Barang Impor Dibanding Larang TikTok Shop dan Social-Commerce Lain
"Ini perlu ditransisi, makanya diberikan waktu 3-4 bulan, pindahin pedagangnya, transaksinya dan banyak itu yang diurus. Supaya dia enggak jualan di medsosnya. 3-4 bulan ini kita pantau lgi prosesnya. Tetap mereka harus patuh sama aturan," ujar Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Isy Karim beberapa waktu lalu.
Kalau kamu ingin jadi kreator, fitur seperti Analytics, Playlist, Stitch, dan Auto Caption sangat membantu meningkatkan performa konten.
Céline Dion akhirnya merambah dunia TikTok di awal 2026. Simak video perdananya yang lucu dan pesan menyentuh untuk para penggemar.
Fenomena baru tengah ramai diperbincangkan di TikTok menjelang akhir 2025. Tren tersebut dikenal dengan nama Great Lock In.
Penyanyi Camila Cabello tanggapi meme "Quismois" yang viral sejak penampilannya di Gedung Putih. Intip pengakuannya soal trauma di bulan Desember.
Fitur TikTok dirancang untuk hiburan, kreativitas, interaksi sosial, dan bisnis digital.
TikTok Indonesia menegaskan komitmennya untuk memperkuat perlindungan pengguna sepanjang 2025, seiring meningkatnya aktivitas dan tantangan di ruang digital.
ISRA Mikraj merupakan salah satu momentum paling penting dalam sejarah Islam.
Konten di media sosial bisa berupa teks, foto, video, suara, atau siaran langsung, dan interaksi dilakukan melalui like, komentar, share, atau pesan.
Pemahaman terhadap regulasi media sosial di Arab Saudi menjadi hal penting yang wajib ketuhui, baik oleh petugas maupun jemaah haji.
Kemkomdigi bergerak cepat merespons keresahan publik terkait isu dugaan kebocoran data pengguna Instagram dan keamanan fitur reset kata sandi.
Sedang mencari kata kata gamon yang mewakili perasaanmu? Temukan kumpulan caption gagal move on paling menyentuh dan aesthetic untuk media sosial di sini.
DENSUS 88 Antiteror mengidentifikasi sekitar 70 anak di Indonesia terpapar ideologi kekerasan ekstrem.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved