Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
TIDAK hanya mobile gaming saja yang punya turnamen internasional, permainan kartu Pokémon ternyata juga punya kejuaraan dunia.
Pada Agustus mendatang, akan digelar kejuaraan dunia games-games khusus bertema Pokémon, dikenal dengan Pokémon World Championships di Yokohama, Jepang.
Salah satu cabang ‘olahraga’ yang paling dinantikan oleh para pecinta Pokémon sedunia adalah kompetisi Pokémon Trading Card Game (TCG) atau Pokémon Game Kartu Koleksi. Indonesia mengirimkan tujuh perwakilannya di ajang internasional bergengsi ini.
Baca juga: Serial Pokemon Baru akan Segera Tayang di Netflix
Untuk tahu lebih lanjut tentang turnamen internasional yang unik ini, mari simak tujuh fakta seru dari Pokémon World Championships dan cabang kompetisi Pokémon TCG.
Digelar Sejak Tahun 2004
Ternyata Pokémon World Championships sudah diselenggarakan sejak 19 tahun lalu lho, tepatnya di Orlando, Florida.
Pada saat itu, satu-satunya cabang permainan yang dipertandingkan hanya Pokémon Game Kartu Koleksi, karena kartu Pokémon sangat populer kala itu.
Baru pada tahun-tahun berikutnya, Pokémon mulai membuat turnamen untuk cabang-cabang game Pokémon terkenal lainnya seperti Pokémon GO, Pokémon UNITE, dan video game Pokémon Scarlet dan Pokémon Violet, yang semuanya akan dipertandingkan dalam Pokémon World Championship 2023.
Ajang Eksklusif Melalui Jalur Undangan
Ternyata, Kejuaraan Dunia Pokémon adalah turnamen internasional yang pesertanya hanya bisa ikutan lewat jalur undangan. Sistem undangan ini memungkinkan untuk menyaring pemain dengan prestasi terbaik di ajang turnamen sebelumnya, atau punya peringkat kemenangan tertentu yang ditentukan oleh sistem pengumpulan poin (CSP).
Baca juga: Pemain Pokemo GO akan Dimanjakan Bonus dan Pokemon Langka di Hari Komunitas Akhir Pekan Ini
Hal ini bertujuan untuk memastikan pertandingan dalam kejuaraan dunia Pokémon ini benar-benar menghadirkan para pemain terbaik dari seluruh dunia.
Kali Pertama Wakil Indonesia Bertanding
Untuk pertama kalinya Indonesia mengirimkan tujuh trainer terbaik untuk berpartisipasi dalam kompetisi Kejuaraan Dunia Pokémon Trading Card Game (TCG) atau Pokémon Game Kartu Koleksi ini.
Ikuti Seleksi Nasional
Sebelumnya, para trainer Pokémon yang akan diberangkatkan, telah berhasil jadi pengumpul point CSP terbanyak dalam rangkaian turnamen resmi kartu Pokémon di sepanjang 2022-2023 dan juga Championship Indonesia 2023 di bulan Mei 2023 lalu.
Kemenangan demi kemenangan dalam event tersebut menjadi tiket untuk mengikuti Kejuaraan Dunia Pokemon TCG di Pokémon World Championship 2023 di Yokohama, Jepang.
Antusiasme Trainer Pokémon Indonesia Miliki
Keikutsertaan tujuh perwakilan Indonesia menunjukkan perkembangan pesat antusiasme pecinta Pokémon Indonesia dan potensi para pemainnya untuk bersaing di tingkat internasional.
Baca juga: Chatime Rilis Minuman Terinspirasi Tiga Monster Pokemon
"Saya sangat bangga meraih kesempatan untuk ikut bertanding di ajang Pokémon World Championships 2023," ujar Adya, salah satu pemain Pokémon TCG yang nantinya bertanding di Pokémon World Championships 2023.
"Ini adalah bukti nyata bahwa hobi bisa menjadi prestasi, dan komunitas Pokémon di Indonesia berharap ini menjadi langkah awal bagi pemain Indonesia untuk menjadi pemenang dalam Kejuaraan Dunia Pokemon," ujarnya dalam keterangan, Selasa (18/7).
Berhadiah Puluhan Ribu Dolar AS
Selama kompetisi di Pokémon World Championships 2023, para trainer Pokémon Indonesia akan berhadapan dengan pemain terbaik dari berbagai belahan dunia.
Para peserta turnamen akan berjuang untuk memperebutkan gelar juara dunia, uang tunai puluhan ribu dolar AS, juga merchandise eksklusif Pokémon.
Baca juga: Pantai Indah Kapuk Jadi Arena Pokemon Run 2022
Tidak hanya itu, para pemenang akan mendapatkan undangan eksklusif untuk kembali bertanding di kejuaraan dunia Pokémon tahun selanjutnya.
Kejuaraan Dunia Pokémon Pertama di Asia
Tahun ini menjadi kebanggaan untuk Asia, karena untuk pertama kalinya Pokémon World Championship diadakan di Jepang, tepatnya di Kota Yokohama. Acara ini diselenggarakan selama 3 hari, mulai dari tanggal 11 Agustus sampai 13 Agustus 2023.
Nantinya, turnamen ini tidak hanya dapat disaksikan secara langsung, tetapi para penggemar juga bisa menyaksikan secara streaming lewat berbagai kanal media yang ditentukan penyelenggara. (RO/S-4)
Robot bawah laut otonom Mako diuji di Great Barrier Reef untuk menanam benih lamun secara presisi. Teknologi ini diklaim mampu mempercepat restorasi.
Menlu Sugiono bertemu Sekjen PBB António Guterres di New York, bahas Palestina, Board of Peace, dan partisipasi Presiden Prabowo Subianto.
Menlu Sugiono bertemu Wakil Palestina di PBB, bahas Solusi Dua Negara, Board of Peace, dan kesiapan Indonesia kirim pasukan perdamaian ke Gaza.
Pengamat militer Khairul Fahmi menilai kehadiran Indonesia di Board of Peace dan rencana 8.000 TNI ke Gaza krusial cegah dominasi politik Israel.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan Indonesia berkomitmen membeli BBM dari Amerika Serikat senilai USD15 miliar sebagai bagian negosiasi dagang.
Petugas pemadam kebakaran membutuhkan waktu lebih dari empat jam untuk memadamkan api.
Pokemon GO kembali menghadirkan keseruan lewat event tahunannya, Pokemon GO Wild Area: Global 2025.
Lebih serunya lagi, semua Pelatih dapat bermain dan meraih bonus selama Pokemon GO Wild Area: Global, dengan atau tanpa tiket.
Gelaran Pokemon GO City Safari: Jakarta ini menjadi puncak acara dari rangkaian Pikachu's Indonesia Journey.
Selama acara berlangsung, game berbasis Augmented Reality (AR) tersebut menghadirkan pengalaman bermain yang flawless.
Beberapa Grab Point of Interest (POI) dari Sabang sampai Merauke bertransformasi menjadi PokeStop dan Gym, tempat para Pelatih dapat menemukan kejutan-kejutan terbaik dari Grab.
Kolaborasi ini bukan hanya menjadi wadah untuk menyalurkan kreativitas, tetapi juga memberikan contoh bagus bagi perkembangan KI lokal.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved