Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
Belakangan ini kepopuleran artificial intelligence atau kecerdasan buatan (AI) semakin menanjak di masyarakat. Berbagai perusahaan teknologi juga berlomba-lomba menghadirkan inovasi mereka dengan membuat aplikasi menggunakan kecerdasan buatan.
Saat ini, aplikasi yang menghadirkan fitur dengan teknologi AI mumpuni bagi masyarakat umum semakin banyak bermunculan. Mulai yang hanya menghadirkan fitur hiburan, kebutuhan pendidikan, hingga untuk membantu menghadirkan berbagai kebutuhan manusia di banyak aspek lainnya.
Jika penasaran ingin menjajal kecanggihan teknologi AI, ini lima aplikasi berbasis teknologi AI yang bisa Anda coba gunakan.
Baca juga: Italia Ultimatum Pengembang ChatGPT Hingga Akhir April
1. DataBot
DataBot adalah aplikasi berteknologi AI yang bekerja layaknya asisten pribadi. Untuk kegiatan sehari-hari, DataBot dapat membantu mengingatkan jadwal rutin, menyusun jadwal belanja, hingga menghibur dengan membacakan horoskop, membuat lelucon, dan memutarkan lagu-lagu yang sesuai dengan suasana hati penggunanya. Aplikasi ini dapat menjadi opsi selain aplikasi sistem populer seperti Google Assistant. Aplikasi ini dikembangkan oleh perusahaan Robobot asal Italia.
2. Socratic
Socratic adalah aplikasi buatan Google yang telah dirilis sejak tahun 2020. Aplikasi bermuatan edukasi ini dilengkapi dengan teknologi AI yang dapat mengidentifikasi berbagai soal dan materi pelajaran. Penggunanya hanya perlu mengetik atau mengunggah foto dari soal yang ingin mereka pelajari.
Sistem Socratic akan secara otomatis akan mencari berbagai referensi penyelesaian masalah atau cara menemukan jawaban dari soal yang diunggah. Referensinya akan muncul dalam berbagai bentuk, seperti gambar, teks, hingga video. Dari referensi tersebut, siswa akan memiliki banyak opsi untuk bisa memahami dan mendapatkan informasi terkait yang dibutuhkan.
Baca juga: ChatGPT, Bukti AI semakin Mendominasi
3. Replika
Aplikasi buatan perusahaan asal AS, Luka Inc ini didesain untuk menghadirkan sahabat virtual yang memahami karakteristik penggunanya dengan sangat baik. Replika akan bekerja sebagai seorang teman yang bisa mendengarkan curahan hati.
Sosok sahabat virtual yang diciptakan itu kemudian akan memberikan respon atas cerita yang diungkapkan. Mereka juga akan merekam setiap informasi yang dibagi oleh pengguna. Dengan begitu, sistem AI yang terdapat di dalamnya akan bisa memberikan respon yang sesuai dengan permasalahan dan karakteristik penggunanya.
4. ChatGPT
ChatGPT menjadi sangat terkenal berkat kemampuannya menghasilkan karya tulis berkualitas tinggi. Mulai dari puisi, prosa, teks pidato, artikel berita, hingga tulisan ilmiah untuk kebutuhan pendidikan seperti skripsi. Pengguna hanya perlu memasukkan kata kunci dan tema yang diinginkan untuk membangun tulisan tersebut. Hasilnya, teks yang muncul sangat rapih dan mendetail, layaknya hasil tulisan manusia bukan komputer.
ChatGPT juga dapat menjawab berbagai pertanyaan yang diberikan dengan sangat dinamis. Seperti ada manusia di balim komputer yang secara langsung menjawab dan membantu menyelesaikan masalah.
5. Lensa AI
Lensa AI merupakan aplikasi yang dikembangkan oleh Primsa Labs, sebuah perusahaan rintisan yang berkantor pusat di California, Amerika Serikat. Lensa AI dapat digunakan oleh pengguna Apple dan Android. Lensa AI menjadi sangat populer setelah banyak pesohor mengunggah swafoto mereka yang telah melalui proses modifikasi otomatis menjadi berbagai karakter dengan berbagai tema, seperti kosmik, anime, dan peri.
Nah, itu dia lima rekomendasi aplikasi berbasis teknologi AI yang bisa digunakan untuk Anda yang penasaran menjajal kecanggihan AI yang mudah dan berguna untuk kegiatan sehari-hari.
(Z-9)
Meta resmi mencaplok Moltbook, platform unik tempat asisten digital AI saling berkomunikasi. Langkah Mark Zuckerberg itu memperkuat dominasi agen AI global.
Penelitian tersebut dilakukan oleh tim ornitolog internasional yang mempelajari kelompok burung antbird, yakni burung kecil pemakan serangga yang banyak ditemukan di hutan tropis Amerika
PT Yonyou Network Indonesia menegaskan komitmennya dalam mendorong implementasi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) di sektor bisnis.
Berdasarkan studi terkini, jumlah kasus kanker di tanah air diprediksi meningkat hingga lebih dari 70% pada 2050 jika upaya preventif dan deteksi dini tidak diperkuat sejak dini.
Sering kali, perusahaan terjebak di tahap percontohan karena demo terlihat bagus.
Peneliti Universitas Notre Dame temukan kecerdasan umum tidak terletak pada satu wilayah otak saja, melainkan hasil koordinasi seluruh jaringan saraf.
Dokter spesialis anak peringatkan risiko konten AI dan game online. Pemerintah resmi batasi akses digital anak melalui PP Tunas mulai 28 Maret 2026.
SEBANYAK tujuh kementerian menandatangani dan menetapkan Surat Keputusan Bersama (SKB) tentang Pedoman Pemanfaatan dan Pembelajaran Teknologi Digital serta Kecerdasan Artifisial (AI).
Transformasi itu bahkan mendorong efisiensi tinggi, mengubah budaya kerja, dan meningkatkan nilai bagi pelanggan.
Tech Data, anak perusahaan TD SYNNEX, resmi menjalin kerja sama strategis dengan Sangfor Technologies untuk menghadirkan solusi infrastruktur teknologi informasi (TI) terintegrasi.
Klinik gigi Smileworks di Kelapa Gading mengutamakan pemeriksaan komprehensif, edukasi pasien, dan teknologi kedokteran gigi berstandar internasional.
Masa depan akademik mahasiswa bergantung pada sejauh mana mereka mampu beradaptasi dengan teknologi tanpa kehilangan jati diri sebagai pembelajar yang kritis dan fokus.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved