Headline
BANGSA ini punya pengalaman sejarah sangat pahit dan traumatis perihal kekerasan massal, kerusuhan sipil, dan pelanggaran hak asasi manusia
BANGSA ini punya pengalaman sejarah sangat pahit dan traumatis perihal kekerasan massal, kerusuhan sipil, dan pelanggaran hak asasi manusia
TCL Electronics adalah perusahaan elektronik yang didirikan pada 1981, kini telah berkembang pesat di industri TV global. TCL menyediakan beragam produk yang dapat dibeli langsung oleh konsumen melalui website TCL yang diresmikan pada 12 Oktober lalu, ,mulai dari TV Android, TV Google, ukuran 32 inch hingga 75 inch. Tak ketinggalan juga produk TCL Air Conditioner dan Mesin Cuci.
Dalam keterangan resminya yang diterima Media Indonesia, Senin (24/10), Peter Chen, General Manager TCL Indonesia mengatakan konsumen dapat memilih produk TV Google TCL yang telah dilengkapi dengan fitur-fitur canggih seperti Dolby Vision, Dolby Atmos, Wide Color Gamut, MEMC dan juga Handsfree Voice Control.
Selain itu terdapat TV keluaran terbaru TCL yaitu Mini LED seri C835 yang membawa segudang benefit. Mini LED memiliki ukuran lampu latar LED 5 kali lebih kecil (0,02 inci), ini penting untuk proses micro dimming yang lebih sempurna.
Konsumen juga berkesempatan mengikuti Flash Sale dan beragam Giveaway menarik khusus di periode launching (17-28 Oktober 2022). “TCL juga memberikan garansi selama 7 hari untuk pengembalian barang apabila terdapat kerusakan akibat kesalahan pabrik atau kerusakan dalam proses pengantaran. Buy More Get More!.” (M-3)
INKLUSI digitalisasi merupakan kunci mempeluas jangkauan dan meningkatkan pengalaman dan edukasi bagi nasabah.
PT Trimegah Karya Pratama atau UltraCorp terus mengembangkan bisnis dengan menjalin kerja sama dengan berbagai perusahaan termasuk perbankan.
Perusahaan teknologi global, Cadothy, meluncurkan perangkat khusus yang bisa membantu melakukan aktivitas live, bukan tablet ataupun ponsel.
Gelaran tahunan Government Procurement Forum & Expo (GPFE) atau forum dan pameran pengadaan keperluan pemerintah 2025 sukses diselenggarakan pada 23-25 Juli 2025.
Dengan proyeksi kebutuhan 12 juta talenta pada tahun 2030, data dari Kementerian Komunikasi dan Digital Indonesia (Komdigi) menunjukkan adanya kekurangan sekitar 2,7 juta.
PERKEMBANGAN teknologi digital membantu perkembangan sektor pertanian yang lebih transparan dan efisien. Hal itu membuat ekosistem pertanian menjadi lebih maju dan berdaya saing.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved