Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
DI era serba digital seperti saat ini memanfaatkan kemajuan teknologi tentu akan mempermudah pekerjaan. Tak hanya semakin praktis, pekerjaan yang dilakukan juga lebih efisien karena bisa dilakukan dalam waktu singkat.
Skill mengetik cepat dalam perangkat digital pun diperlukan seiring dengan perkembangan era modern.
Namun, secepat apapun mengetik dengan metode konvensional, masih akan kalah dengan yang bisa memanfaatkan teknologi.
Mengingat pentingnya mengetik dengan cepat, muncul terobosan aplikasi karya anak bangsa yakni Salyns yang fungsinya sebagai pencatatan cepat dengan basis suara.
"Salyns merupakan aplikasi berbasis speech to text di mana jika kita bicara akan otomatis disalin dalam bentuk teks. Aplikasi ini akan memudahkan di segala lini atau bidang yang membutuhkan mengetik cepat. Seperti tagline kami 'cara cepat buat nyatet'," kata Teguh Eko Budiarto selaku CEO PT Prosa Solusi Cerdas atau Prosa.ai sebagai pengembang Salyns.
Salyns, lanjutnya, merupakan pencatatan otomatis khusus untuk bahasa Indonesia, yang dapat mengubah suara menjadi text dengan akurasi diatas 90 persen. Setelah suara diubah menjadi teks dengan cepat, pengeditan pun bisa dilakukan dalam waktu lebih singkat.
Baca juga: Apresiasi Pelanggan, Tokoplas Gelar 'Customer Loyalty Program'
Dengan temuan teknologi ini, tak hanya memudahkan masyarakat secara umum untuk melakukan pengetikan cepat, namun profesi yang banyak berkecimpung dalam dunia tulis menulis seperti content writer juga pasti banyak terbantu.
"Produk Prosa.ai mulai dikenal masyarakat khususnya content creator yang saat ini jumlahnya lebih dari 70 ribu pengguna dan terus bertumbuh sebesar 10 persen setiap bulan," katanya dalam keterangan pers, Sabtu (20/8).
"Sesuai dengan visinya, Prosa.ai ingin menjadi perusahaan teknologi terdepan di Indonesia yang membantu pelanggan untuk percepatan transformasi digital berkemampuan kecerdasan artifisial serta dapat membantu sesama," ungkap Teguh.
Prosa.ai yang sudah berdiri sejak 4 tahun ini merupakan perusahaan yang bergerak dalam penyediaan solusi kecerdasan artifisial bidang Natural language processing (NLP) untuk pemrosesan Bahasa Indonesia dengan target market mulai dari perusahaan (bank, jasa finansial dan asuransi, telco), pemerintah, pelayanan publik sampai masyarakat umum seperti pegiat konten, pelajar, mahasiswa, guru, dosen, dan peneliti.
Produk prosa.ai juga telah mendapatkan kepercayaan seiring dengan meningkatnya permintaan terhadap solusi yang dikembangkan dari segmen perusahaan, bisnis dan lembaga pemerintah untuk meningkatkan efisiensi dan pelayanan pada institusi mereka.
Teguh mengatakan, salah satu target Prosa.ai selanjutnya adalah menjadi perusahaan NLP terdepan yang menyediakan produk pemrosesan Bahasa Indonesia yang dinikmati dan dimanfaatkan masyarakat secara luas dan di berbagai sektor.
"Karena kami juga punya beberapa kelebihan seperti produk NLP bahasa Indonesia hasil karya anak bangsa," kata Teguh.
"Akurasi produk Prosa.ai sangat tinggi dan mampu bersaing dengan perusahaan global, produk sangat bervariasi dan dapat digunakan baik oleh perusahaan maupun masyarakat secara langsung terutama yang berbasis SaaS (Software as Service) seperti text to speech atau speech to text," paparnya.
Selain itu, aplikasi keluaran Prosa.ai juga tergolong mudah digunakan dan memiliki produk Application Programming Interface (API) yang mudah diintegrasikan oleh developer ataupun perusahaan. (RO.OL-09)
Sebanyak 67 duta bahasa Indonesia akan diterjunkan ke 53 institusi pendidikan, mencakup sekolah dan universitas di berbagai wilayah Australia.
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto mengungkapkan bahwa Australia saat ini membutuhkan banyak guru Bahasa Indonesia.
BAHASA Indonesia ialah bahasa yang penuh mukjizat. Bahasa Indonesia menjadi bahasa pemersatu sebelum Indonesia merdeka.
bahasa Indonesia secara resmi diakui sebagai program studi di Fakultas Bahasa dan Terjemahan Universitas Al Azhar Kairo, Mesir.
Bahasa Indonesia resmi menjadi program studi ke-15 di Universitas Al Azhar, Mesir. Minat mahasiswa Mesir tinggi, mencapai 350 pendaftar.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti tandatangani dokumen peresmian Program Studi Bahasa Indonesia di Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir.
MENAG Nasaruddin Umar, berbicara tentang ekotelogi serta peran agama dan kesadaran kemanusiaan di era Artificial Intelligence (AI) pada konferensi internasional yang berlangsung di Mesir.
FILM drama keluarga dengan sentuhan fiksi ilmiah (Sci-fi), Esok Tanpa Ibu segera tayang di bioskop, dibalut dengan pendekatan teknologi Artificial Intelligence (AI)
Pada 2025, jumlah pengguna PLN Mobile melonjak drastis hingga melampaui 50 juta pengunduh dan total transaksi tahunan lebih dari 30 juta transaksi.
Marhaenisme sebagai ideologi organisasi tidak boleh anti-teknologi. Sebaliknya, teknologi harus dikendalikan oleh nilai-nilai ideologis untuk kepentingan rakyat kecil.
Inilah paradoks utama media massa di era AI.
Perusahaan manajemen medis global, Medix, menilai pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dan digitalisasi menjadi kunci penting untuk menutup kesenjangan layanan kesehatan di Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved