Senin 18 Juli 2022, 17:42 WIB

Literasi Digital Tingkatkan Wawasan Kebangsaan dan Etika Berinternet

Mediaindonesia.com | Teknologi
Literasi Digital Tingkatkan Wawasan Kebangsaan dan Etika Berinternet

Freepik.com
Ilustrasi berinternet

 

DERASNYA arus informasi di jagat internet kerap mengaburkan tentang nilai-nilai dan wawasan kebangsaan. Etika dan sopan santun kerap diabaikan oleh pengguna internet, termasuk di media sosial. Literasi digital tentang wawasan kebangsaan mendesak ditumbuhkan.

Demikian yang mengemuka dalam webinar bertema “Peran Literasi Digital dalam Meningkatkan Wawasan Kebangsaan”, di Makassar, Sulawesi Selatan.

Akademisi UIN Alauddin Makassar Alim Syariati mengatakan, perkembangan dunia digital menimbulkan tantangan budaya diantaranya mengaburnya wawasan kebangsaan, menipisnya kesopanan, kebebasan berekspresi yang kebablasan, menghilangnya batas-batas privasi, dan risiko pelanggaran hak cipta dan hak kekayaan intelektual. 

Merawat wawasan kebangsaan di ruang digital bisa dilakukan dengan menjadikan nilai-nilai Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai landasan kecakapan digital.

“Jadi, apa yang perlu kita sebarkan di ruang digital? Bahwa Indonesia itu adalah negara multikultural, Indonesia adalah negara yang majemuk, negara yang demokratis,” pungkasnya.

dosen Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Teknologi Yogyakarta Ade Irma Sukmawati mengatakan, media sosial dan internet dipenuhi konten negatif yang harus kita waspadai, seperti perundungan siber, fraud siber, pornografi/pornoaksi, judi online, dan stalking. 

Selain itu, ada hoaks yang harus kita pahami, bisa berupa misinformasi, disinformasi, dan malinformasi. Kecakapan digital diperlukan agar kita bisa menghasilkan sekaligus menyaring informasi atau konten yang berkualitas.

Baca juga : Ciptakan Internet Sehat untuk Anak

“Tips berselancar aman dan bertanggung jawab yaitu pahami syarat dan ketentuan membagikan informasi, optimalisasi fitur mesin pencari, saring sebelum sharing, serta pastikan mesin pencari dalam mode aman agar terhindar dari pencarian vulgar bahkan malware,” kata Ade.

Sekretaris Universitas Dipa Makassar Indra Samsie mengatakan, kompetensi keamanan digital meliputi mengamankan perangkat dan identitas digital, mewaspadai penipuan, memahami rekam jejak digital dan keamanan digital bagi anak. 

Terkait rekam jejak digital, saat berselancar di media sosial atau menggunakan mesin pencari, sering muncul konten polarisasi, hate speech, dan hoaks. Ini harus dihindari. Sebab, algoritma pengembang media sosial akan menciptakan echo chamber, kita akan didekatkan pada hal-hal yang kita sukai saja.

“Hindari echo chamber dengan cara: jangan terlalu suka atau terlalu benci, belajar mendengarkan bahkan hal yang bertentangan dengan pikiran kita, perluas wawasan, serta jangan pernah menganggap apa yang kita pahami dan sepakati sebagai satu kebenaran hakiki,” tuturnya.

Dengan hadirnya program Gerakan Nasional Literasi Digital oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika RI diharapkan dapat mendorong masyarakat menggunakan internet secara cerdas, positif, kreatif, dan produktif. 

Kegiatan itu khususnya ditujukan bagi para komunitas di wilayah Sulawesi dan sekitarnya yang tidak hanya bertujuan untuk menciptakan Komunitas Cerdas, tetapi juga membantu mempersiapkan sumber daya manusia yang lebih unggul dalam memanfaatkan internet secara positif, kritis, dan kreatif di era industri 4.0. 

Kementerian Komunikasi dan Informatika RI bersama GNLD Siberkreasi juga terus menjalankan program Indonesia Makin Cakap Digital melalui kegiatan-kegiatan literasi digital yang disesuaikan pada kebutuhan masyarakat. (RO/OL-7)

Baca Juga

DOK Pribadi.

Pentingnya Legalitas Startup dan Kompresi Data

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 18 Agustus 2022, 20:46 WIB
Legalitas suatu startup dinilai penting untuk dapat melindunginya dari berbagai hal yang berpotensi merugikan entitas atau produknya. Untuk...
Dok. TokoMall

Kolaborasi TokoMall dan Garuda Kencana Rilis Batik NFT untuk Amal

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 18 Agustus 2022, 19:26 WIB
Kolaborasi karya NFT Batik dari Garuda Kencana dan TokoMall dilatarbelakangi dengan ide untuk menggambarkan metaverse di...
Ist

Startup Konstruksi Gravel Buka Lapangan Pekerjaan Bagi Ribuan Orang

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 18 Agustus 2022, 19:08 WIB
Berdiri sejak 2019, hingga saat ini Gravel terus mengembangkan fitur-fitur di dalam aplikasi untuk menjadi solusi terdepan dalam persoalan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya