Senin 09 Mei 2022, 22:35 WIB

Siswa dan Guru SMK Dilatih Penjualan Live Streaming TikTok

Mediaindonesia.com | Teknologi
Siswa dan Guru SMK Dilatih Penjualan Live Streaming TikTok

DOK Astraotoshop.com.
Peserta (siswa dan guru) dilibatkan pada berbagai proyek yang diharus diselesaikan selama dua bulan mulai dari Maret-April 2022.

 

ASTRAOTOSHOP Digital Class merupakan program pembelajaran berbasis proyek (project based learning) untuk siswa dan siswi SMK di seluruh Indonesia dari jurusan Bisnis Daring dan Pemasaran. Program ini diinisiasi CEO Derap Dynamis Training & Development dan Ketua Dewan Pembina Asosiasi Guru Marketing Indonesia (Agmari) Dedy Budiman serta didukung Direktorat SMK, Mitras DUDI, dan Astraotoshop.com.

Astraotoshop.com adalah penjualan daring (e-commerce) suku cadang kendaraan bermotor roda dua dan roda empat yang dapat melayani kebutuhan para pemilik toko suku cadang/bengkel dan masyarakat umum untuk semua merek kendaraan bermotor yang ada di Indonesia. Dedy Budiman menjelaskan, Astraotoshop Digital Class (ADC) batch dua merupakan program lanjutan dari Astra Digital Class batch pertama. Peserta (siswa dan guru) dilibatkan pada berbagai proyek yang diharus diselesaikan selama dua bulan mulai dari Maret-April 2022.

"Program ADC batch dua diikuti oleh 264 peserta dari 24 SMK. Dalam program ini peserta diberikan pelatihan untuk membuat strategi pemasaran dan penjualan secara online dan offline yang diimplementasikan dengan menjelaskan kepada para pelanggan mengenai e-commerce Astraotoshop.com secara online maupun offline. Offline yakni dengan bertemu langsung secara tatap muka sedangkan online dengan membuat konten di media sosial, baik berupa gambar, video, maupun live streaming," papar Dedy Budiman.

Khusus di tahap dua, peserta yang lolos dan memenuhi kriteria diberikan pelatihan dan pendampingan selama satu bulan mengenal profesi live streamer. Live streamer ialah orang yang melakukan aktivitas live streaming. Di akhir pelatihan para peserta mempraktikkan kemampuan live streaming selling lewat media TikTok.

"Pada kegiatan ini masing-masing peserta menunjukkan kemampuan berupa cara menarik minat pembeli, memberikan penawaran-penawaran menarik, hingga mengarahkan calon pembeli untuk langsung membeli produk-produk di live streaming tersebut," imbuh Dedy. 

Setelah mengikuti program, dipilih 3 siswa dan 1 guru yang menjadi pemenang. Juara 1 ialah Heti Sonjaya, SMK Ar Rahman Depok, https://www.tiktok.com/@hetisonjaya; Juara 2 Resa Juniari, SMK PGRI 3 Malang, https://www.tiktok.com/@skalimited; Juara 3 Feriyansah Adi Saputra, SMKN 1 Tangerang, https://www.tiktok.com/@feriyansahadi; Juara 1 kategori Guru, Rina Finanti, SMK Wikrama Bogor, www.tiktok.com/@finantirina.

Pengumuman para pemenang dilakukan secara daring pada Senin 9 Mei 2022. Nugroho Arifianto, E-commerce Dept Head Astra Otoshop, mengatakan pada Astraotoshop Digital Class batch 2 para peserta antara lain diberikan pelatihan digital marketing yang menjadi keunggulan di era saat ini. "Konten-konten live streaming di TikTok dari para peserta sangat menarik dan kreatif. Harapan kami pelatihan ini menjadi langkah awal untuk memasuki digital marketing dan pemasaran online. Kami juga berharap para siswa dan guru terus belajar karena dunia digital marketing masih akan terus berkembang," tutur Nugroho Arifianto.

Perwakilan dari Hakka Indonesia, Debra, mengatakan untuk menjadi pemenang, peserta tidak hanya harus mengikutti kelas-kelas pelatihan, tetapi juga terlibat dalam project. Di batch dua ada beberapa materi yang diajarkan antara lain cara membuat konten, cara mengisi konten di TikTok, termasuk cara live streaming dan live shop di TikTok. "Mereka mesti mempraktikan cara menjadi live streamer di TikTok dan menjual produk Astraotoshop di TikTok. Hasil karya mereka bisa dilihat di TikTok. Mereka sudah memiliki kemampuan yang luar biasa meski masih SMK," tutur Debra.

Saryadi dari Direktorat Mitras DUDI Kemendikbud Ristek mengatakan ajang ini merupakan bagian dari cara dunia usaha untuk terlibat aktif dalam meningkatkan kompetensi pendidikan vokasi di Indonesia. "Untuk membentuk kompetensi peserta didik di satuan pendidikan vokasi, direktorat pendidikan vokasi telah membentuk kemitraan yang dibangun antara satuan pendidikan vokasi dengan usaha (industri). Kemitraan ini harus terus diperdalam dan menyeluruh," kata Saryadi.

Mardani Sugianto dari Direktorat SMK Kemendibud menuturkan, hingga saat ini 370 industri yang mendukung pendidikan vokasi di SMK. Untuk keberhasilan pendidikan vokasi di Indonesia dibutuhkan dukungan dan partisipasi dari dunia usaha. "Dukungan tersebut melalui tiga cara yaitu membantu dalam penyusunan kurikulum, dukungan program pembelajaran berbasis proyek (Project Based Learning), dan praktisi mengajar di kelas," katanya. (RO/OL-14)

Baca Juga

Dok.Ist

Fotile Indonesia Perkenalkan Konsep Dapur Bahagia

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 27 Mei 2022, 20:15 WIB
Fotile telah banyak berinvestasi dalam praktik penelitian dan pengembangan peralatan dapur terkemuka di dunia selama 25...
Ist/Kemenkominfo

Kemenkominfo Gandeng Aruna Sosialisasi Adopsi Teknologi Digital Bersama Nelayan

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 27 Mei 2022, 13:48 WIB
Kegiatan ini bertujuan untuk mendukung upaya Kemenkominfo dalam mengedukasi masyarakat akan teknologi digital khususnya bagi nelayan...
AFP

Penelitian Terbaru Ungkap Sejumlah Tantangan Edge Computing

👤Budi Ernanto 🕔Jumat 27 Mei 2022, 12:15 WIB
Ada strategi-strategi yang dapat diadopsi oleh para profesional di bidang TI dan pengambil keputusan untuk future-proofing kemampuan edge...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya