Senin 13 Desember 2021, 06:45 WIB

Ini Tujuh Tps Lindungi Data Rahasia dari Kebocoran

Basuki Eka Purnama | Teknologi
Ini Tujuh Tps Lindungi Data Rahasia dari Kebocoran

Medcom
Ilustrasi

 

PERUSAHAAN keamanan global Kaspersky membagikan tujuh tips menyimpan dengan aman informasi yang sensitif dan penting agar terlindungi dari risiko kebocoran data.

1. Mengaktifkan enkripsi disk penuh (full disk encryption) di seluruh perangkat yang menyimpan atau mentransmisikan data rahasia.

Enkripsi dapat melindungi data jika perangkat jatuh ke tangan yang salah.

Di Windows, alat FDE disebut BitLocker, sementara di macOS bernama FileVault. 

Baca juga: Meta Forest Society Jadikan NFT Instrumen untuk Tingkatkan Kesejahteraan Petani 

FDE diaktifkan secara default di sebagian besar ponsel iOS dan Android. Jangan nonaktifkan kecuali benar-benar diperlukan.

2. Membatasi akses data penting hanya di kantor. 

Umumnya, jatuhnya data penting ke tangan yang salah adalah melalui kehilangan atau pencurian dari media fisik seperti hard disk eksternal atau flash drive.

Idealnya, data tersebut tidak boleh dibawa meninggalkan kantor. Bahkan, jika harus menyalin ke media eksternal, Anda harus mengenkripsi data terlebih dahulu. 

Banyak solusi keamanan untuk usaha kecil dan menengah yang mendukung penyimpanan terenkripsi dalam bentuk wadah kripto (cryptocontainer).

3. Jangan mentransfer data yang tidak terenkripsi melalui internet. 

Terkadang Anda mungkin perlu mengirim data penting secara daring melalui surel atau layanan berbagi file.

Kaspersky sangat menyarankan untuk menghindari hal itu. Namun, apabila memang benar-benar harus mengirimkan file tersebut, setidaknya enkripsi terlebih dahulu, jika terjadi intersepsi.

Cara termudah adalah membuat arsip yang dilindungi kata sandi. Hampir semua utilitas arsip memiliki opsi ini. 

Setelah informasi terenkripsi,kirim kata sandi kepada penerima melalui saluran yang berbeda, misalnya, informasi dilampirkan ke surel, tetapi kata sandi dikirim melalui aplikasi perpesanan yang mendukung enkripsi end-to-end.

4. Hapus data sensitif yang tidak lagi diperlukan. 

Hapus data penting yang sudah tidak diperlukan lalu kosongkan Recycle Bin agar data tidak dapat dipulihkan dengan sekali klik. Untuk data apa pun yang bahkan tidak begitu sensitif, gunakan utilitas penghancur file untuk mencegah pemulihan.

5. Enkripsi cadangan. 

Kaspersky mengatakan cadangan data sangat penting, meski juga dapat menjadi sumber kebocoran. 

Untuk itu, sebelum membuat cadangan data rahasia, Anda harus menempatkannya di wadah kripto.

6. Menyimpan data di beberapa tempat yang terisolasi satu sama lain. 

Misalnya, satu salinan file disimpan di komputer dan salinan lainnya di penyimpanan cloud yang andal. Jangan lupa untuk
mengenkripsi file terlebih dahulu.

7. Amankan arsip dan kata sandi wadah kripto.

Simpanlah kata sandi dalam aplikasi yang dibuat khusus, seperti aplikasi Kaspersky, untuk membuat dan menyimpan kata sandi kompleks dengan aman. (Ant/OL-1)

Baca Juga

Dok. POCO Indnesia

Resmi Meluncur di Indonesia, Ini Spesifikasi dan Harga POCO F4 dan F4 GT

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 30 Juni 2022, 23:18 WIB
Generasi terbaru seri F ini menawarkan serangkaian fitur dan spesifikasi anyar yang belum ditemui pada generasi...
Ilustrasi

Pengguna Internet Rentan Ancaman Kejahatan Siber

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 30 Juni 2022, 20:55 WIB
Keamanan digital menjadi aspek penting yang perlu diperhatikan di era teknologi digital seperti sekarang....
DOK Pribadi.

Red Hat Perkenalkan Enterprise Linux 9 Dorong Kelahiran Inovasi

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 30 Juni 2022, 20:45 WIB
Menurut penelitian IDC yang disponsori Red Hat, nilai ekonomi Enterprise Linux global diperkirakan melampaui angka US$13 triliun pada...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya