Jumat 23 April 2021, 21:14 WIB

Teknologi Energi Surya Ubah Air Danau Batur Menjadi Air Minum

mediaindonesia.com | Teknologi
Teknologi Energi Surya Ubah Air Danau Batur Menjadi Air Minum

Ist
Pembagian 100 galon air minum layak konsumsi bersumber dari Danau Batur ke 48 pura di sekitar Danau Batur, Bali.

 

DALAM rangka memperingati Hari Bumi, pembangunan Brackish Water Reverse Osmosis (BWRO) yang merupakan kolaborasi antara PT Surya Utama Nuansa (SUN Energy) dengan Badan Pengelola Pariwisata Batur UNESCO Global Geopark, Kamis (22/4), telah diresmikan.

Pembangunan reverse osmosis bertenaga panel surya ini diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk konservasi lingkungan berkelanjutan, khususnya Danau Batur, Bali, sebagai warisan alam dan salah satu reservoir bagi mayoritas masyarakat di pulau Bali.

Sebelumnya, dari hasil pengujian tingkat pencemaran, kualitas air Danau Batur tergolong di bawah mutu air bersih, dan tidak layak untuk dikonsumsi karena ditemukan paparan zat kimia.

Peningkatan laju jumlah penduduk yang seiring dengan tingginya aktivitas penggerak ekonomi seperti pertanian, serta perilaku pembuangan limbah rumah tangga menjadi faktor utama pencemaran dan pendangkalan Danau Batur.

“Badan Pengelola Pariwisata Batur UNESCO Global Geopark ingin membuka lembaran era pariwisata baru 2021 dengan menerapkan konservasi energi melalui pemanfaatan tenaga surya yang mampu mengolah air danau menjadi air minum untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat Danau Batur," ” ujar Gede Wiwin Suyasa – Direktur Badan Pengelola Pariwisata Batur UNESCO Global Geopark pada keterangan pers, Jumat (23/4).

"Kami menjalin kerja sama dengan SUN Energy untuk menyediakan teknologi pengelolaan air Danau Batur, Kami berkewajiban untuk selalu mengedepankan upaya konservasi lingkungan, pendidikan dan kesejahteraan masyarakat sekitar Danau Batur sebagai warisan geologi yang bernilai tinggi.” jelas Gede.

Dengan teknologi Brackish Water Reverse Osmosis (BWRO), proses penyaringan air danau yang menggunakan pompa membran reverse osmosis ini dapat menyaring ion logam yang terkandung pada air danau. 

"Teknologi penyaringan air memanfaatkan energi matahari sebagai penggerak pompa dan filter sehingga lebih hemat, efisien, serta ramah lingkungan," tutur Gede.

Jika beroperasi selama 4 jam, maka mesin BWRO dapat menghasilkan air bersih sebanyak 1.200 liter air. Penggunaan teknologi ini merupakan salah satu upaya untuk mengembangkan kualitas air Danau Batur agar menjadi sumber air bersih yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat di sekitar Danau Batur.

Pada kesempatan yang sama, perwakilan dari SUN Energy, I Made Aditya Suryawidya, Head of Business Solution SUN Energy, mengatakan bahwa energi baru terbarukan memiliki peran penting dalam pembangunan berkelanjutan.

 “Dengan Kapasitas panel surya yang digunakan untuk mengoperasikan pompa dan filter sebesar 2,7 kWp Brackish Water Reverse Osmosis (BWRO) BWRO ini mampu menghasilkan air dengan angka TDS sebesar 10-20 ppm, yang artinya menjadi layak minum karena menurut standar Permenkes untuk air layak minum harus dibawah 500 ppm,” papar I Made.

I Made menambahkan bahwa SUN Energy sangat bangga bisa berkontribusi dan mendukung program konservasi lingkungan melalui pengembangan kualitas air Danau Batur menjadi sumber air bersih yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat di sekitar Danau Batur.

"SUN Energy berharap pemanfaatan energi surya tidak berhenti disini, kami ingin masyarakat sekitar semakin mengenal potensi tenaga surya, sehingga masyarakat bisa menggunakan sumber energi baru terbarukan pada aktivitas pertanian di sekitar Danau Batur demi menjaga kelestarian Danau Batur,” jelasnya. 

Sebagai bentuk pengabdian dan tanggung jawab sosial (CSR) perusahaan kepada masyarakat, SUN Energy membagikan 100 galon air minum layak konsumsi bersumber dari Danau Batur ke 48 pura di yang terletak di sekitar Danau Batur.

Ni Ketut Rahayu Ningsih, salah satu peserta Youth Forum Batur UNESCO Global Geopark mengatakan bahwa event ini bisa meningkatkan kesadaran anak muda agar lebih peduli terhadap alam, apalagi dengan goals melestarikan Danau Batur yang notabennya ciri khas Bangli.

“Melalui pelatihan Youth Forum Batur UNESCO Global Geopark yang digagas SUN Energy, bisa dikatakan saya dan anak-anak muda lainnya juga ikut berpartisipasi untuk Indonesia emas 2045 dan ikut mengkampanyekan save our earth,” tuturnya. (RO/OL-09)

 

Baca Juga

Apple.com

Apple Umumkan Music Voice Plan Berdasarkan Fitur Siri

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 19 Oktober 2021, 09:45 WIB
Perusahaan teknologi Apple mengumumkan Apple Music Voice Plan, paket layanan musik berlangganan baru untuk Apple Music yang dirancang...
MI/Dok Snapchat

Ada Lensa Squid Game Lho di Snapchat

👤Basuki Eka Purnama 🕔Selasa 19 Oktober 2021, 05:00 WIB
Menggunakan Snap Lens Studio, content creator Don Allen membuat Lensa Squid Game, untuk mengubah Snapchatters menjadi The Guard, salah satu...
MI/Franssico Caorlio Hutama Gani

Begini Cara OVO Melindungi Data Pribadi Penggunanya 

👤Ihfa Firdausya 🕔Senin 18 Oktober 2021, 20:16 WIB
Setiap aplikasi OVO dilengkapi dengan fitur security code dan 2-step verification setiap kali pengguna akan masuk ke aplikasi...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Mencegah Proyek Kereta (jadi) Mubazir

Pembengkakan biaya menjadi biang keladi perlu turun tangannya negara membiayai proyek dengan dana APBN.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya