Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
PROSES digitalisasi di Indonesia terus berlanjut di tengah pandemi Covid-19 untuk mempermudah masyarakat memenuhi kebutuhan hidupnya. Salah satunya di sektor pembayaran digital yang juga memberikan kemudahan masyarakat untuk tetap menerapkan jaga jarak di tengah pandemi.
Ekosistem pembayaran digital di Indonesia pun terus berkembang dengan banyak pelaku di dalamnya. Salah satunya adalah Bayarind, platform yang dikembangkan PT. Sprint Asia Technology.
.
“Bayarind adalah ekosistem pembayaran dimana di dalamnya terdapat layanan payment gateway, e-wallet, dan Point of Sales (POS) system,” ujar Setyo Harsoyo, CEO PT Sprint Asia Technology yang menaungi Bayarind dalam keterangan tertulisnya.
Setyo menegaskan, Bayarind menyediakan layanan transaksi yang aman, bersahabat dan mudah kapanpun serta dimanapun. Menurut Setyo, Bayarind membantu dan memfasilitasi bisnis dan masyarakat untuk beroperasi dan tumbuh dengan menyediakan ekosistem pembayaran yang paling sehat dan dapat disesuaikan untuk transaksi digital.
“Hal ini dilakukan dengan mendukung sistem keuangan melalui teknologi, kemudian fokus pada penyelesaian masalah dan solusi, serta secara aktif memberikan inovasi produk baru dan menyempurnakan fitur-fitur yang ada,” katanya.
Keunggulan Bayarind dibandingkan layanan sejenis terdapat pada 30 payment channel yang dapat terkoneksi dengan satu kali integrasi.
“Serta e-wallet yang memudahkan user melakukan penyimpanan instrumen kartu dan satu-satunya e-wallet di Indonesia yang terintegrasi dengan e-commerce yang sudah terkoneksi dari merchant hingga pembeli dan terintegrasi dengan logistik yang ada,” ucap Setyo.
Baca juga : Sejumlah Over-The-Top Global Masih Tolak Kerja Sama dengan Lokal
Selaim pembayaran digital, Bayarind juga terus mengembangkan platformnya. Terbaru, dengan meluncurkan Bayarind Shop sebagai marketplace dengan berbagai macam Line of Business (LOB) untuk memudahkan para pengguna ataupun calon pengguna dalam berbelanja berbagai jenis produk yang di inginkan.
Selain itu, hingga saat ini sudah ada lebih dari 1.000 merchant yang sudah bergabung dengan Bayarind, dengan lebih dari 12 LOB yang tersedia, mulai food and beverages, fashion, electronic, services hingga automotives. Hal ini juga berjalan bersamaan dengan bergabungnya sejumlah merchant offline yang tersebar di berbagai kota besar, seperti Jabodetabek, Surabaya, Malang dan Belitung.
“Yang terbaru di 2021, kami bekerja sama dengan Unfinished Coffee milik artis dan selebritis, Mario Lawalata, yang rencananya akan melangsungkan grand launching bersamaan dengan perayaan ulang tahun ke-3 Bayarind,” kata Setyo.
Memasuki tahun keempatnya, Bayarind akan terus memperbanyak merchant offline dari berbagai macam LOB di beberapa kota besar di Indonesia. Selain itu, fokus juga akan diarahkan pada program I-pangan setelah Bayarind ditunjuk langsung oleh Bappenas untuk jadi salah satu supporting ekosistem petani dan nelayan dalam rangka mendukung program RPJMN tahun 2020-2024.
Setyo berharap, Bayarind dapat menjadi salah satu solusi ekosistem pembayaran untuk seluruh lini bisnis di Indonesia.
“Pastinya juga menjadi solusi pembayaran di era pandemi, agar transaksi aman bebas kuman tanpa sentuhan tangan atau bahkan uang kembalian,” ucapnya sembari menutup pembicaraan. (RO/OL-7)
Harga cokelat melonjak akibat krisis kakao. Startup Prefer hadirkan bubuk cokelat tanpa kakao yang lebih murah 50% dan ramah lingkungan.
Banyak yang belum menyadari bahwa Indonesia telah memproduksi ponsel untuk dipasarkan secara internasional. Produk tersebut hadir melalui Unplugged, sebuah startup.
STARTUP kecerdasan buatan (AI) asal Indonesia, Zarfix, resmi menjadi sorotan internasional setelah tampil dalam ajang 'Take Off Istanbul' di Istanbul, Turki.
Di tengah pesatnya pertumbuhan ekonomi digital Indonesia yang kerap diukur lewat valuasi dan pendanaan, MDI Ventures menghadirkan perspektif berbeda.
Tokyo X-Hub 2025 mengundang 10 startup Jepang yang berbasis di Tokyo untuk mengeksplorasi pasar Indonesia.
Diskusi berfokus pada bagaimana Indonesia dan Australia dapat memperkuat kolaborasi di bidang teknologi, kewirausahaan, dan inovasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved