Kamis 05 November 2020, 14:05 WIB

Perusahaan Startup akan Ramaikan Pasar Modal Indonesia

mediaindonesia.com | Teknologi
Perusahaan Startup akan Ramaikan Pasar Modal Indonesia

Ist
Webinar yang bertema “Tanya Bursa bersama Investabook” .

PERUSAHAAN rintisan (startup) unicorn di bidang teknologi dinilai akan segera meramaikan pasar modal Indonesia. Menurut Komisaris Bursa Efek Indonesia (BEI) Pandu Patria Sjahrir, pertumbuhan yang pesat akan mempercepat perusahaan-perusahaan tersebut untuk segera melakukan penawaran saham perdana atau initial public offering (IPO) di BEI.

“Kalau menurut saya lebih cepat dari yang kita perkirakan, karena perusahaan-perusahaan ini growth-nya benar-benar bagus,” ujar Pandu dalam “Tanya Bursa bersama Investabook” .

Pandu mengatakan, masuknya perusahaan teknologi ke bursa saham akan berdampak positif bagi perkembangan pasar modal Indonesia. Sebab, terangnya, perusahaan rintisan tersebut telah menjadi bagian dari hidup masyarakat Indonesia seperti untuk sekadar memesan makanan dan belanja, yang semuanya sudah melalui online.

“Dan terbukti juga memang ada performance-nya juga, karena kita kan sudah menjadi perusahaan terbuka (SEA Group di NYSE, red) sudah tiga tahun di mana memang capital market tuh bisa lebih efisien untuk fund rising dan juga lebih dikenal untuk stakeholder dan ini bagus menurut saya,” tambahnya pada keterangan pers, Kamis (5/11).

Presiden Komisaris SEA Group Indonesia ini juga menuturkan, saat ini merupakan kesempatan yang tepat bagi perusahaan rintisan untuk segera melakukan listing di bursa. Salah satu alasannya, perkembangan teknologi yang pesat selama pandemi Covid-19 yang mengubah pola hidup masyarakat merupakan peluang yang bagus untuk perusahaan-perusahaan itu.

“Mau gak mau dibilang karena Covid banyak perusahaan e-commerce, logistik e-commerce, fintech, mengalami pertumbuhan yang sangat cepat karena orang hidupnya sudah berubah,” ucapnya.

Selain itu, ujar Pandu, teknologi adalah aset kelas yang paling dicari oleh investor baik retail maupun institusi. Hal itu merupakan kesempatan emas karena perusahaan rintisan di bidang teknologi tersebut sedang memiliki demand yang tinggi.

It’s actually positive karena dengan ini semua, anda sebagai perusahaan akan makin kuat dan untuk pengolahan dana pun Anda bisa berbagai macam variety,” lugasnya.

Seperti diketahui, BEI menetapkan akan mulai mencanangkan sistem electronic initial public offering (e-IPO) mulai Januari 2021 mendatang. Direktur Teknologi Informasi dan Manajemen Risiko BEI Fithri Hadi mengatakan, selain memberikan kemudahan terhadap calon emiten bursa, sistem e-IPO juga memberikan kemudahan bagi investor retail yang ingin berinvestasi di pasar perdana.

“Sistem e-IPO membuat investor retail bisa membeli di pasar perdana. Investor retail bisa membeli 15 persen di pasar perdana, supaya partisipasi retail lebih terakomodir. Bisa langsung beli di broker atau ke situs yang disediakan langsung oleh bursa,” terangnya. (RO/OL-09)

Baca Juga

YouTube.com

YouTube Uji Coba Fitur Baru untuk Belanja

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 17 Januari 2021, 20:00 WIB
YouTube dilaporkan sedang menguji fitur baru yang memungkinkan pengguna membeli produk yang mereka lihat di video secara langsung dari...
Ist/Baznas

Aplikasi Cari Temu Baznas Bantu Temukan Keluarga yang Hilang

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 17 Januari 2021, 08:45 WIB
Aplikasi Cari Temu ditujukan untuk membantu menemukan kerabat yang hilang atau sulit dihubungi akibat...
AFP/Lionel BONAVENTURE

Whatsapp Perpanjang Masa Peninjauan Pembaruan Hingga 15 Mei

👤Basuki Eka Purnama 🕔Sabtu 16 Januari 2021, 11:49 WIB
Whatsapp kemudian memastikan tidak akan ada akun pengguna yang dihapus pada 8 Februari...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya