Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
Aplikasi digital yang melayani berbagai jenis transaksi terus bermunculan. Salah satunya Robot Biru yang siap melayani pembayaran
mulai dari pulsa, transportasi online, tiket, transfer uang, hotel, hingga situs jual beli.
Bahkan, aplikasi di bawah Edumatic Internasional (EI) ini bertekad merevitalisasi koperasi agar menjadi lokomotif perekonomian masyarakat. Pendiri EI, Chairul Anas Suaidi, memproyeksikan platform yang dibangunnya ini akan menjadi ekosistem bisnis bagi masyarakat.
Dengan menggandeng mitra yang berbadan usaha berbentuk koperasi, yayasan, hingga komunitas dalam menjalankan bisnisnya, pihaknya berharap perekonomian masyarakat mampu berjalan dan tumbuh bersama-sama. "Jadi kalau merunut aturan yang benar, ini yang benar. Karena para pelaku usaha berada di bawah koperasi, sehingga usahanya legal," katanya di Bandung, Selasa (4/8).
Dengan mengusung kemerdekaan tanpa potongan, pihaknya berkomitmen akan menyuguhkan bisnis yang sehat tanpa meraup selisih keuntungan yang besar. "Tanpa harus potong sana potong sini terlalu besar," jelasnya. Kalaupun harus ada potongan, itu akan dilakukan bagi penyedia layanan yang sudah memiliki transaksi besar. "Besarnya juga hanya 5% saja. Itupun sangat jauh dari rata-rata potongan yang dilakukan platform serupa yang besarnya bisa mencapai 20%," katanya.
Layaknya anggota koperasi, para pelaku usaha, mitra, dan penyedia jasa akan membayar iuran pokok yang nantinya akan kembali kepada anggota koperasi sebagai keuntungan. Sehingga para penyedia layanan tidak hanya akan mendapatkan untung dalam setiap transaksi, juga akan mendapatkan bagi hasil dari koperasi yang menaungi mereka.
"Jadi sistem ini yang benar, kalau ada platform sejenis yang mengaku koperasi, itu sudah salah. Karena mereka tidak diwadahi dan tidak
menjalankan sistem koperasi," jelas dia.
Untuk menyiasati arus kas di platformnya itu agar tetap sehat, dia optimistis karena akan mendapatkan pemasukan dari iklan dan lainnya.
"Nanti aplikasi ini bisa dapat pemasukan dari iklan. Pengiklan udah ada," jelas dia.
Dalam menjalankan prinsip koperasi pada aplikasi Robot Biru, pihaknya akan menjadi penyokong kesejahteraan bersama baik penyedia jasa, barang, mitra pengemudi, hingga pengguna layanan. "Jadi fair, apalagi nanti setiap keuntungan sudah bisa kita lihat secara real time, dan bisa dicairkan sesegera mungkin, tidak harus menunggu terlalu lama," jelasnya.
Dengan begitu, menurutnya toko dalam jaringan (online shop), mitra pengemudi online, dan penyedia jasa lainnya akan dikanalisasi dalam satu wadah legal untuk melakukan usaha. Untuk diketahui, Juli lalu, Robot Biru meluncurkan aplikasi versi 1.0 yang bisa melayani transaksi bayar-bayar seperti beli pulsa, pesan, hingga bayar tagihan listrik.
"Kita sudah buat hingga versi 10.0. Yang artinya semua layanan transaksi bisa dilakukan dalam aplikasi ini," jelasnya. (OL-12)
Industri brokerage properti di Indonesia telah mengalami perubahan signifikan dalam lima tahun terakhir. Pergeseran perilaku konsumen yang semakin rasional dan berbasis data
Upaya meningkatkan literasi dan pengelolaan keuangan karyawan semakin menjadi fokus dalam transformasi digital dunia kerja.
Amazon bersama Prestasi Junior Indonesia (PJI) kembali menggelar program Amazon Girls’ Tech Day untuk menginspirasi dan mempersiapkan generasi perempuan menghadapi masa depan.
Laporan SMACC 2021 menempatkan negara ini di peringkat pertama dunia terkait unggahan konten penyiksaan hewan.
Hidrogen merupakan unsur paling ringan dan paling melimpah di alam semesta. Namun, asal-usul hidrogen yang ada di Bumi selama ini masih menjadi perdebatan di kalangan ilmuwan
Mobil bukan hanya alat transportasi, tetapi juga bagian dari gaya hidup dan penunjang aktivitas sehari-hari. Oleh karena itu, memilih mobil yang tepat menjadi keputusan penting
PT MRT Jakarta mengembangkan ekosistem layanan digitalnya melalui integrasi layanan perbankan tertanam di kanal digital milik perusahaan, termasuk aplikasi MyMRTJ.
Kerugian global akibat kejahatan siber akan menembus US$10,5 triliun pada 2025, menjadikannya salah satu ancaman ekonomi terbesar dunia.
DI tengah era digitalisasi yang terus bergerak cepat, perubahan teknologi memengaruhi setiap aspek kehidupan manusia, termasuk dalam industri pembiayaan.
Kedua sistem ini, QRIS dan Project Nexus, sejatinya bersifat komplementer, bukan saling menggantikan.
Metode pembayaran paylater kini menjadi pilihan favorit bagi banyak orang yang membutuhkan fleksibilitas dalam berbelanja. Sistem ini memungkinkan kamu untuk memenuhi berbagai kebutuhan
PT Pembiayaan Digital Indonesia (AdaKami) menegaskan komitmennya terhadap praktik penyaluran dana yang bertanggung jawab.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved