Headline
Pesan Presiden ialah efisiensi dimulai dari level atas.
Kumpulan Berita DPR RI
PELATIH Arsenal Mikel Arteta mengatakan, serangan timnya harus lebih tajam untuk mengalahkan Bayer Leverkusen pada leg kedua 16 besar Liga Champions UEFA 2025/2026 di Stadion Emirates, London, Rabu (18/3) dini hari WIB.
"Pada laga sebelumnya, ada beberapa peluang yang tidak dapat kami selesaikan. Selain itu, kami juga lemah dalam mengantisipasi serangan balik lawan. Kami harus lebih baik, termasuk dalam mengancam lawan dan mengambil keputusan di lapangan," ujar Arteta, dikutip dari laman Arsenal, Selasa (17/3).
Arteta tidak ingin skuadnya mengulangi apa yang terjadi pada leg pertama yang berakhir seri 1-1. Kala itu, Arsenal hanya bisa membuat gol dari titik penalti. Padahal, berdasarkan statistik UEFA, mereka membuat delapan kali tembakan sepanjang laga dan dua di antaranya tepat sasaran.
Juru taktik asal Spanyol itu yakin timnya memiliki kualitas untuk menumbangkan Leverkusen. Arsenal juga sudah menyiapkan diri pada setiap aspek agar kemenangan dapat tercapai.
Motivasi Arsenal semakin berlipat lantaran bermain di hadapan puluhan ribu suporternya sendiri yang diyakin tidak akan membiarkan Leverkusen bermain dengan nyaman.
"Kami mengetahui apa yang harus kami lakukan, bersama para suporter, dan akan memberikan energi penuh. Semoga kami bisa memenangkan pertandingan," tutur Arteta.
Terkait Leverkusen, pria yang membesut Arsenal sejak tahun 2019 tersebut menilai lawannya itu tim yang terorganisasi, terlatih, dan terstruktur dengan baik. Selain itu, Arteta mengakui Leverkusen memiliki sederet pemain berkualitas tinggi.
"Mereka memiliki kualitas individu di banyak area lapangan. Akan tetapi, seperti tim mana pun, selalu ada kelebihan dan kekurangan. Kami akan mencoba mengeksploitasi hal tersebut," kata dia.
Arsenal mengincar kemenangan atas Leverkusen demi lolos ke perempat final Liga Champions 2025/2026, pencapaian yang akan membawa mereka lebih dekat ke gelar juara. Sepanjang sejarah Arsenal, mereka belum sekali pun meraih gelar kampiun Liga Champions.
Adapun Bayer Leverkusen terakhir kali lolos ke perempat final Liga Champions pada musim 2001/2002. Kala itu Leverkusen melaju hingga ke final, di mana mereka takluk 1-2 dari Real Madrid. (Ant/P-3)
Jelajahi profil lengkap Kai Havertz di 2026. Analisis mendalam tentang evolusi taktisnya di Arsenal, statistik gol, hingga peran uniknya sebagai Raumdeuter.
Meski begitu, Havertz mengingatkan bahwa perjalanan menuju gelar Liga Champions masih panjang.
KEMARAHAN Pelatih Chelsea Liam Rosenior pada bintang-bintang Arsenal FC tertangkap kamera sebelum laga Arsenal vs Chelsea dalam memperebutkan trofi EFL Cup Carabao.
ARSENAL FC selangkah lebih dekat untuk memenangkan trofi besar pertama mereka sejak 2020 saat mereka mengalahkan Chelsea untuk mencapai final Piala Carabao atau EFL.
Tindakan Martinelli lalu memancing ketegangan dari pemain Liverpool lainnya, yang kemudian dilanjutkan dengan adu mulut dan dorong-dorongan dari pemain kedua tim.
Sejauh ini, Leverkusen tidak terkalahkan melawan tim Belanda dalam enam pertemuan, menang tiga kali dan seri tiga kali.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved