Headline

Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.

Kronologi Bek Persijap Kolaps Saat Lawan Persebaya, Laga Sempat Terhenti

Ferdian Ananda Majni
22/2/2026 12:28
Kronologi Bek Persijap Kolaps Saat Lawan Persebaya, Laga Sempat Terhenti
Rahmat Hidayat(Dok Istimewa)

LAGA antara Persijap Jepara dan Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bumi Kartini, Sabtu (21/2) malam, diwarnai insiden menegangkan setelah bek Rahmat Hidayat tiba-tiba kolaps di tengah pertandingan. 

Laga sempat terhenti sebelum sang pemain dilarikan ke rumah sakit dan didiagnosis mengalami hipoglikemia serta hipokalemia

Berikut kronologi insiden yang terjadi di tengah pertandingan yang berlangsung sengit dan sempat menghentikan laga selama sekitar 10 menit.

Rahmat Hidayat Kolaps

Pertandingan antara Persijap dan Persebaya berjalan ketat sejak awal. Tuan rumah akhirnya menang 3-1 dalam laga yang juga diwarnai kartu merah untuk Rachmat Irianto pada menit ke-86.

Di balik hasil tersebut, perhatian publik tertuju pada insiden yang menimpa Rahmat Hidayat. Peristiwa itu terjadi pada menit ke-52. Berdasarkan tayangan ulang, Rahmat masih sempat bergerak joging setelah lini pertahanan Persijap melakukan sapuan bola dan timnya berbalik melancarkan serangan.

Tak lama kemudian, Rahmat terlihat mengangkat tangan, seolah memberi isyarat sedang mengalami gangguan kesehatan. Sesaat setelah itu, ia tiba-tiba terjatuh dan tergeletak di lapangan.

Tim medis segera masuk untuk memberikan pertolongan pertama. Rahmat kemudian dibaringkan di atas tandu. Sejumlah pemain lain tampak membantu dengan mengipaskan jersey ke arah tubuhnya. 

Ambulans pun memasuki lapangan dan Rahmat langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Setelah jeda sekitar 10 menit, pertandingan kembali dilanjutkan hingga selesai.

Hasil Pemeriksaan Medis

Seusai laga, dokter tim Persijap, Ary Setiawan menjelaskan kondisi terbaru sang pemain setelah menjalani pemeriksaan medis. "Didiagnosis Rahmat mengalami hipoglikemia dan hipokalemia," kata Ary Setiawan dalam keteranganya, kepada media pada Sabtu (21/2) malam.

Ary mengungkapkan bahwa Rahmat sempat kehilangan kesadaran di lapangan sebelum akhirnya mendapat penanganan intensif.

"Tadi Rahmat sempat black out di lapangan. Terus kita evaluasi, kita cek jantungnya, kita cek saturasi oksigennya sudah ada perbaikan di rumah sakit, setelah dari rumah sakit kita evaluasi lagi 24 jam ke depan untuk mengantisipasi case yang lebih parah. Demikian," sebutnya. 

Tim medis akan terus memantau kondisi Rahmat selama 24 jam ke depan guna memastikan tidak ada komplikasi lanjutan.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya