Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
ATALANTA terus menunjukkan konsistensi positif mereka di awal 2026. Bermain di hadapan pendukung sendiri di Stadion Gewiss, Selasa (10/2) dini hari WIB, tim asuhan Raffaele Palladino itu sukses memetik poin penuh setelah menundukkan Cremonese dengan skor tipis 2-1.
Kemenangan ini sekaligus menegaskan dominasi La Dea setelah sebelumnya tampil impresif saat menyingkirkan Juventus di babak perempat final Coppa Italia.
Sebaliknya, kekalahan ini memperpanjang tren negatif Cremonese yang belum kunjung mencicipi kemenangan sejak awal Desember tahun lalu.
Persiapan Atalanta sempat terganggu sesaat sebelum laga dimulai. Gelandang andalan mereka, Charles De Ketelaere, mengalami cedera saat melakukan pemanasan.
Situasi ini memaksa Gasperini melakukan perubahan mendadak dengan memasukkan Lazar Samardzic ke dalam starting XI. Selain itu, Atalanta juga harus tampil tanpa kapten Marten De Roon yang tengah menjalani sanksi akumulasi kartu.
Di kubu lawan, Cremonese memberikan kejutan dengan langsung menurunkan pemain baru mereka, Morten Thorsby dan Youssef Maleh, serta mengandalkan pengalaman striker veteran Jamie Vardy di lini depan.
Atalanta memulai laga dengan inisiatif serangan tinggi. Hasilnya terlihat pada pertengahan babak pertama lewat aksi Nikola Krstovic. Memanfaatkan umpan silang akurat dari Giacomo Raspadori, Krstovic menunjukkan kontrol bola yang luar biasa. Meski dalam posisi membelakangi gawang, ia mampu memutar badannya dan mengecoh penjaga gawang Marco Carnesecchi untuk membawa Atalanta unggul 1-0 di menit 13.
Davide Zappacosta berhasil menggandakan keunggulan menjadi 2-0 di menit 25. Gol ini lahir dari skema serangan balik yang rapi, yang menjadi ciri khas permainan efektif Atalanta musim ini.
Skor 2-0 untuk keunggulan Atalanta atas Cremonese bertahan hingga jeda.
Di babak kedua, Cremonese sebenarnya sempat memberikan perlawanan dan memperkecil ketertinggalan melalui pemain debutan mereka, Morten Thorsby di masa injury time atau tepatnya di menit 90+4 .
Gol tersebut sekaligus mengakhiri paceklik gol Cremonese dalam beberapa laga terakhir. Namun, hingga peluit panjang berbunyi, skor 2-1 tetap bertahan untuk kemenangan Atalanta.
Tambahan tiga poin ini membuat Atalanta tetap kokoh di papan tengah menuju zona Eropa, tepatnya di peringkat ketujuh.
Sementara itu, Cremonese masih tertahan di peringkat ke-16, hanya terpaut lima poin dari zona degradasi.
Bagi Atalanta, hasil ini menjadi modal penting untuk menjaga momentum positif mereka. Bagi Cremonese, meski debut Thorsby memberikan sedikit harapan, mereka harus segera berbenah untuk memutus rantai kekalahan jika ingin tetap bertahan di Serie A musim depan. (Ant/Z-1)
Simak preview lengkap Atalanta vs Cremonese di Serie A 2025/2026. Analisis kekuatan tim, statistik kunci, dan prediksi skor pertandingan di Bergamo.
Simak preview lengkap Atalanta vs Cremonese di Serie A 2025/2026. Analisis kekuatan tim, statistik kunci, dan prediksi skor pertandingan di Bergamo.
CEO Inter Milan, Giuseppe Marotta, mengecam keras aksi pelemparan flare oleh suporter Nerazzurri yang mengenai kiper lawan sekaligus penjaga gawang Timnas Indonesia, Emil Audero.
Tambahan tiga poin ini membuat Inter Milan kini mengoleksi 55 poin dari 23 pertandingan di puncak klasemen Serie A unggul delapan poin dari peringkat dua AC Milan.
Laga ini menjadi duel sengit antara dua tim papan tengah yang sedang berjuang memperbaiki posisi.
Kemenangan I Neroverdi ini diciptakan oleh gol tunggal Alieu Fadera pada menit ke-3. Gol cepat ini, membuat Sassuolo berhasil meraih tiga angka di kandang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved