Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
PERTEMUAN antara Metz dan Lille di Stade Saint-Symphorien pada lanjutan Ligue 1, Sabtu (7/2) dini hari WIB, berakhir dengan skor kacamata 0-0.
Meski diwarnai dengan drama VAR dan peluang yang membentur tiang gawang, hasil imbang ini tidak memberikan keuntungan berarti bagi kedua tim yang tengah berjuang keluar dari tren negatif.
Bagi tuan rumah Metz, hasil ini memperpanjang rekor tanpa kemenangan mereka menjadi delapan pertandingan.
Sementara bagi Lille, meski berhasil memutus rantai empat kekalahan beruntun, kegagalan meraih poin penuh membuat ambisi mereka menembus posisi empat besar semakin terjal.
Pertandingan dimulai dengan intensitas tinggi saat Lille mencoba mengambil inisiatif serangan. Drama langsung tercipta di awal laga ketika wasit menunjuk titik putih setelah Matias Fernandez-Pardo terjatuh di kotak penalti Metz.
Namun, euforia tim tamu tak bertahan lama. Setelah melakukan peninjauan melalui Video Assistant Referee (VAR), wasit membatalkan penalti tersebut dan justru menghadiahi kartu kuning kepada Fernandez-Pardo karena dianggap melakukan diving.
Metz bukan tanpa perlawanan. Pendukung tuan rumah sempat bersorak saat Alpha Toure berhasil menggetarkan jala gawang Lille. Namun, perayaan tersebut kembali diredam oleh VAR yang membatalkan gol tersebut karena posisi Toure yang dianggap sudah berada dalam posisi offside yang sangat tipis.
Memasuki babak kedua, Lille mencoba meningkatkan daya gedor. Hakon Haraldsson menjadi pemain yang paling menebar ancaman bagi pertahanan Metz.
Setelah tendangannya hanya mengenai sisi luar jaring di babak pertama, ia kembali nyaris memecah kebuntuan lewat sepakan rendah yang meluncur tipis di samping tiang gawang.
Di sisi lain, Metz yang bermain lebih defensif mengandalkan serangan balik cepat. Peluang emas terbaik mereka datang pada menit ke-75 melalui pemain pengganti, Felix Correia.
Correia melepaskan tembakan keras yang nampaknya akan berbuah gol, namun kiper Lille, Jonathan Fischer, melakukan penyelamatan krusial dengan menepis bola hingga membentur bagian dalam tiang gawang.
Hingga peluit panjang dibunyikan, tidak ada gol yang tercipta. Hasil 0-0 ini menjadi cerminan dari dua tim yang sedang mengalami krisis kepercayaan diri di depan gawang.
Dengan tambahan satu poin ini, Lille masih tertahan di peringkat lima klasemen Ligue 1 dan terpaut enam poin dari Lyon yang menduduki peringkat keempat.
Sementara itu, situasi Metz semakin mengkhawatirkan. Mereka tetap terbenam di dasar klasemen dan terancam semakin menjauh dari zona aman jika tidak segera memutus tren buruk di laga-laga berikutnya.
Lille mungkin bisa sedikit bernapas lega karena berhasil menghentikan rentetan kekalahan, namun bagi Metz, satu poin di kandang sendiri terasa sangat kurang untuk menjaga harapan mereka bertahan di kasta tertinggi sepak bola Prancis. (eurosport/Z-1)
Preview lengkap Metz vs Lille di Ligue 1 2026. Analisis peluang Lille menembus zona Liga Champions dan perjuangan Metz lolos dari degradasi.
Bintang muda Endrick tampil memukau dengan torehan tiga gol saat Lyon melumat Metz 5-2. Kemenangan kedelapan beruntun ini membuat Lyon kian mengancam posisi Marseille.
Dua laga utama Ligue 1 pada Minggu (4/1) malam WIB menjadi sorotan setelah Brest sukses membungkam Auxerre, sementara Le Havre berhasil mengatasi perlawanan ketat dari Angers.
Berkat kemenangan atas Metz, PSG menggusur Lens dari puncak klasemen dengan raihan 36 poin dari 16 laga, unggul dua poin dari Les Sang et Or.
Berkat kemenangan atas Metz, Auxerre menduduki peringkat 16 klasemen Ligue 1, posisi playoff degradasi, dengan raihan 12 poin dari 15 laga, terpaut tiga poin dari zona aman.
Preview lengkap Metz vs Lille di Ligue 1 2026. Analisis peluang Lille menembus zona Liga Champions dan perjuangan Metz lolos dari degradasi.
Kemenangan atas Lille semakin memperkokoh posisi Lyon di jajaran empat besar klasemen Ligue 1 sekaligus membuktikan tangan dingin Paulo Fonseca.
Akan tetapi, Calvin Verdonk dan kawan-kawan mengakhiri fase liga dengan berada di posisi 18 klasemen, mengoleksi 12 poin dari delapan pertandingan.
Hasil drawing play-off 16 besar Liga Europa 2025/2026. Nottingham Forest vs Fenerbahce, Bologna vs Brann. Bek Timnas Indonesia Calvin Verdonk (Lille) akan melawan Crvena Zvezda.
Kemenangan atas Freiburg ini membawa Lille finis di peringkat 18 dengan raihan 12 poin, posisi yang cukup untuk mengamankan tempat di babak playoff Liga Europa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved