Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
Pertandingan Inter Miami vs Whitecaps di final MLS Cup 2025 meninggalkan cerita penuh emosi, bukan hanya karena Lionel Messi kembali menjadi pembeda, tetapi juga karena bagaimana Vancouver Whitecaps menanggapi kegagalan mereka.
Meski kalah 3-1 di Fort Lauderdale, Thomas Muller menilai bahwa kekalahan itu justru menjadi titik tolak menuju masa depan yang lebih menjanjikan.
Setelah laga Inter Miami vs Whitecaps, Muller tidak mencoba menyembunyikan rasa sakitnya. Namun ia menegaskan bahwa itu adalah rasa sakit yang membawa motivasi, bukan keputusasaan.
“Rasanya pedih, tetapi pedih yang memberi tenaga,” kata Muller. “Musim depan kami akan kembali lebih kuat. Kami baru memulai proses ini.”
Ia menyoroti bahwa Whitecaps memiliki skuad muda yang siap berkembang setelah merasakan atmosfer pertandingan besar seperti final MLS Cup.
“Kami punya tim muda, bertalenta, dan lapar kemenangan. Kekalahan seperti ini memberi energi besar untuk masa depan.”
Muller menilai bahwa perjalanan Whitecaps musim ini telah mengubah wajah kota Vancouver. Pertandingan seperti Inter Miami vs Whitecaps menarik perhatian publik, bahkan bagi kota yang historisnya lebih identik dengan hoki.
“Kami menciptakan buzz besar di Vancouver. Ketika saya datang, itu hanya rencana. Sekarang saya merasakannya sendiri,” ungkap Müller. “Saya berharap atmosfer ini terus hidup musim depan.”
Pelatih Jesper Sørensen, yang membawa Whitecaps mencapai tiga final sepanjang musim 2025, mengakui bahwa hasil Inter Miami vs Whitecaps meninggalkan kekecewaan mendalam. Namun seperti Muller, ia memilih untuk melihat sisi positif.
“Hari ini kami menangis, tetapi itu air mata bangga. Kami membuat Vancouver kembali berbicara soal sepak bola,” ujarnya.
Sørensen juga menyoroti strategi Inter Miami yang berhasil menahan pergerakan Müller.
“Mereka fokus menghentikan Thomas. Itu bagian dari taktik. Kedua tim punya rencana masing-masing.”
Meski masa depan klub, termasuk kontrak stadion dan proses penjualan, masih belum pasti, Sørensen menegaskan bahwa Whitecaps akan tetap berjuang untuk kota mereka.
“Kami akan bermain dengan gaya yang sama musim depan. Sepak bola adalah milik fans, dan apa yang kami bangun bersama mereka sangat berarti.”
Pertandingan Inter Miami vs Whitecaps menutup musim Whitecaps dengan pahit, tetapi membuka optimisme besar untuk masa depan. Dengan pemain muda penuh potensi, dukungan kota yang terus tumbuh, dan tekad untuk bangkit, Müller yakin bahwa perjalanan Whitecaps baru saja dimulai. (Goal.com/Z-10)
Inter Miami akhirnya menuntaskan penantian panjang dengan meraih gelar Piala MLS pertama sepanjang sejarah klub.
Pertandingan Inter Miami vs Whitecaps menjadi salah satu laga yang paling banyak dibicarakan oleh netizen di dunia maya.
Lionel Messi kembali menjadi pusat perhatian dalam laga Inter Miami vs Whitecaps, memberikan dua assist krusial yang memastikan kemenangan 3-1 The Herons atas Vancouver Whitecaps.
Meski usianya baru menginjak 17 tahun, Lennart Karl telah menunjukkan kematangan yang melampaui usianya di level tertinggi.
Kacau! Tur Lionel Messi di India berujung rusuh di Kolkata. Patung 70 kaki dan penangkapan panitia jadi sorotan.
Inter Miami akhirnya menuntaskan penantian panjang dengan meraih gelar Piala MLS pertama sepanjang sejarah klub.
Messi mengantarkan Inter Miami meraih Piala MLS pertama usai menang 3-1 atas Vancouver. Dua assist La Pulga memastikan gelar bersejarah bagi Miami.
Inter Miami meraih gelar perdana MLS Cup 2025 setelah menaklukkan Vancouver Whitecaps 3-1. Lionel Messi tampil gemilang mengantar Miami mencatat sejarah.
Lionel Messi kembali menjadi pusat perhatian dalam laga Inter Miami vs Whitecaps, memberikan dua assist krusial yang memastikan kemenangan 3-1 The Herons atas Vancouver Whitecaps.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved