Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
TUR megabintang sepak bola, Lionel Messi, di India dimulai dengan adegan dramatis dan kacau di Kolkata pada Hari 1, sebelum acara selanjutnya di Hyderabad berjalan lancar. Kekacauan meletus ketika para penggemar yang marah dan kecewa merobohkan barikade dan menyerbu lapangan setelah penampilan superstar Argentina itu tiba-tiba dipersingkat.
Tur 'GOAT India 2025' Messi akan membawanya ke Kolkata, Hyderabad, Mumbai, dan New Delhi. Namun, penampilan di Stadion Salt Lake, Kolkata, dilaporkan hanya berlangsung sekitar 20 menit karena insiden kekerasan tersebut.
Puncak acara hari pembukaan tur ini seharusnya adalah peresmian patung Messi setinggi 70 kaki, yang diklaim sebagai patung pesepak bola terbesar yang pernah dibuat.
Messi, yang didampingi oleh rekan setimnya, Luis Suarez dan Rodrigo De Paul, hanya berjalan sebentar di lapangan dan melambaikan tangan ke tribun diiringi sorak-sorai keras "Messi, Messi." Namun, para penggemar segera menyadari bahwa peraih Ballon d'Or itu dikelilingi ketat dan hampir tidak terlihat dari sebagian besar stadion.
Penampilan Messi berakhir sebelum ia sempat menyelesaikan satu putaran penuh di stadion, memicu adegan kekerasan di mana penggemar dilaporkan melemparkan kursi yang dan menyerbu lapangan.
“Hanya para pemimpin dan aktor yang mengelilingi Messi,” keluh seorang penggemar kepada kantor berita ANI. "Lalu ngapain mereka mengundang kami." “Kami punya tiket seharga 12.000 rupee (Rp2,1 juta), tetapi kami bahkan tidak bisa melihat wajahnya.”
Kekacauan ini menyebabkan seorang penyelenggara utama acara tersebut ditangkap.
Kepala Menteri wilayah tersebut, Mamata Banerjee, menyampaikan permintaan maaf yang tulus kepada Messi dan semua penggemar, serta memerintahkan penyelidikan atas insiden tersebut. Ia menulis di X bahwa ia "sangat terganggu dan terkejut dengan kesalahan manajemen yang terjadi hari ini di stadion Salt Lake.”
Federasi Sepak Bola India (AIFF) menyatakan sangat prihatin tetapi menekankan bahwa mereka tidak terlibat dalam perencanaan acara, menyerahkan tanggung jawab kepada agensi PR yang menyelenggarakannya.
Setelah kekacauan di Kolkata, tur Messi berlanjut ke Hyderabad, di mana acara dilaporkan berjalan dengan terorganisasikan dengan baik dan lancar. (ESPN/WION/B-3)
Meski usianya baru menginjak 17 tahun, Lennart Karl telah menunjukkan kematangan yang melampaui usianya di level tertinggi.
Inter Miami akhirnya menuntaskan penantian panjang dengan meraih gelar Piala MLS pertama sepanjang sejarah klub.
Messi mengantarkan Inter Miami meraih Piala MLS pertama usai menang 3-1 atas Vancouver. Dua assist La Pulga memastikan gelar bersejarah bagi Miami.
Inter Miami meraih gelar perdana MLS Cup 2025 setelah menaklukkan Vancouver Whitecaps 3-1. Lionel Messi tampil gemilang mengantar Miami mencatat sejarah.
Lionel Messi kembali menjadi pusat perhatian dalam laga Inter Miami vs Whitecaps, memberikan dua assist krusial yang memastikan kemenangan 3-1 The Herons atas Vancouver Whitecaps.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved