Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Pelatih Spanyol Kaget Lamine Yamal Jalani Perawatan Medis tanpa Sepengetahuan Federasi

Dhika Kusuma Winata
12/11/2025 10:54
Pelatih Spanyol Kaget Lamine Yamal Jalani Perawatan Medis tanpa Sepengetahuan Federasi
Lamine Yamal.(Dok. Instagram Lamine Yamal)

PELATIH timnas Spanyol, Luis de la Fuente, ikut angkat bicara soal polemik absennya Lamine Yamal dari skuad La Roja untuk kualifikasi Piala Dunia 2026 menghadapi Georgia dan Turki. De La Fuente mengaku terkejut setelah mengetahui pemain muda Barcelona itu telah menjalani perawatan medis tanpa sepengetahuan federasi.

“Saya tentu saja terkejut. Ketika Anda tidak tahu apa pun tentang hal itu, tidak tahu detailnya, lalu seseorang memberitahu Anda. Terutama jika itu menyangkut masalah medis,” ujar De la Fuente kepada radio Spanyol, RNE Deportes.

Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) sebelumnya mengeluarkan pernyataan resmi Yamal dicoret dari timnas setelah Barcelona melakukan prosedur radiofrequency di area selangkangan untuk menangani cedera Yamal.

RFEF menyebut mereka baru mengetahui tindakan itu Senin malam, padahal prosedur dilakukan pagi harinya.

“Memang ada prosedur yang terjadi di luar federasi. Begitulah adanya, dan kami harus menerimanya. Tapi ini bukan hal yang normal. Tidak, saya belum pernah mengalami situasi seperti ini. Saya rasa ini tidak wajar,” kata De la Fuente

Perselisihan antara RFEF dan Barcelona soal penanganan pemain bukan hal baru. Namun, sumber di lingkungan Yamal menyebut keputusan untuk melakukan perawatan dilakukan demi mempercepat pemulihan.

Menurut laporan Cadena SER, Barcelona menilai tindakan mereka sudah sesuai karena dilakukan saat jeda kompetisi sehingga tidak mengganggu jadwal timnas.

Klub Katalan itu juga menegaskan sudah memberi kabar ke federasi segera setelah perawatan selesai.

Sementara itu, Yamal sendiri dikabarkan enggan terseret dalam polemik ini dan berharap kedua pihak dapat berkomunikasi langsung agar tidak memicu perdebatan di media.
(H-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik