Headline
Ada unsur yang ingin Indonesia chaos.
Pelatih Dewa United, Jan Olde Riekerink, mengakui timnya kerap kesulitan memulai musim dengan hasil positif. Meski menutup kompetisi Liga 1 2024/2025 di posisi kedua klasemen akhir, Dewa United kembali menorehkan awal buruk pada BRI Super League 2025/2026. Dari empat laga yang sudah dimainkan, mereka menelan tiga kekalahan dan hanya meraih satu kemenangan.
Pada laga terakhir, Dewa United vs Persija Jakarta, Ricky Kambuaya dkk kalah dengan skor 1-3 di Banten International Stadium, Serang, Jumat malam.
“Tentu saja ini start musim yang sangat mengecewakan. Tahun lalu saat kami berada di posisi kedua, banyak yang membicarakan peluang juara. Tapi untuk mencapai langkah terakhir, Anda harus bekerja sepuluh kali lebih keras. Jalan kami masih panjang,” ujar Riekerink dalam konferensi pers.
Ia menambahkan, ini merupakan musim ketiga berturut-turut Dewa memulai kompetisi dengan buruk. Meski selalu mampu bangkit di tengah jalan, pelatih asal Belanda itu berharap suatu saat timnya bisa tampil konsisten sejak awal musim.
Riekerink juga menyoroti gaya bermain Persija yang dihuni sepuluh pemain asal Brasil. Menurutnya, tim Macan Kemayoran menampilkan ciri khas sepak bola Amerika Selatan, meski ia menilai gol-gol yang tercipta tidak lahir dari skema permainan apik.
“Lihat saja momen ketika ada pemain cedera, bola ditendang jauh, atau bagaimana mereka merayakan kemenangan. Itu mentalitas khas (Brasil). Kami memilih jalur berbeda, tapi pada akhirnya papan skor yang menentukan,” ucapnya.
Selain itu, Riekerink turut berkomentar soal meningkatnya jumlah pemain Belanda maupun keturunan Belanda di sepak bola Indonesia, termasuk Thom Haye yang baru bergabung ke Persib. “Bagus jika mereka bisa memperkuat timnas, karena itu membuat kualitas tim nasional sedikit lebih kuat. Namun pada akhirnya, semua kembali pada kualitas individu,” katanya.
Dewa United yang kini berada di posisi ke-15 klasemen sementara akan mencoba bangkit pada laga berikutnya melawan Arema FC pada 13 September, usai jeda FIFA Match Day. (E-3)
Persija Jakarta melanjutkan tren positif di BRI Super League 2025/2026 dengan meraih kemenangan ketiga mereka.
Gelandang Persija Jakarta, Fabio Calonego, tidak bisa menyembunyikan kebahagiaannya setelah timnya meraih kemenangan 3-1 atas Dewa United.
Laga kontra Persija akan menjadi partai keempat bagi Dewa United di musim ini.
PERSIJA Jakarta harus puas dengan hasil minor saat laga Persija Jakarta vs Dewa United di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Sabtu (8/2/2025) malam, akan langsung bersiap menghadapi Persib
Kekalahan bagi Persija membuat mereka tergeser ke posisi tiga klasemen dengan 39 poin. Dewa United naik ke peringkat dua dengan 40 poin.
Persija Jakarta melanjutkan tren positif di BRI Super League 2025/2026 dengan meraih kemenangan ketiga mereka.
Gelandang Persija Jakarta, Fabio Calonego, tidak bisa menyembunyikan kebahagiaannya setelah timnya meraih kemenangan 3-1 atas Dewa United.
Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, menilai timnya layak menang saat menghadapi Malut United di pekan ketiga BRI Super League 2025-2026. Laga Persija vs Malut berakhir imbang 1-1
Laga Persija vs Malut United berakhir dengan skor imbang 1-1. Pelatih Malut United, Hendri Susilo, bersyukur timnya mampu menahan imbang Persija Jakarta
Menteri BUMN sekaligus Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mengenang kedekatannya dengan Gubernur Akademi Bela Negara (ABN) Partai NasDem IGK Manila. Yang berkesan saat kerja sama di Persija
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved