Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PELATIH timnas U-23 Indonesia Gerald Vanenburg masih memberikan catatan untuk permainan timnya meski menang besar 8-0 atas Brunei Darussalam di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (15/7).
Di pertandingan pertama Grup A Kejuaraan ASEAN U-23 itu, Vanenburg memberikan catatan karena permainan timnya melemah di babak kedua, sehingga hanya bisa mencetak satu gol.
"Saya pikir kita bermain apik di babak pertama. Lalu, di babak kedua, kita tidak tampil sebaik di babak pertama. Namun, saya pikir Brunei Darussalam juga bermain bagus. Di babak pertama, saya senang. Namun, di babak kedua, kita harusnya bisa lebih berkembang," kata Vanenburg dalam jumpa pers setelah pertandingan di SUGBK, Selasa (15/7).
Jens Raven mencetak lima gol di babak pertama. Arkhan Fikri dan Rayhan Hannan juga mencetak gol di babak pertama masing-masing satu gol.
Di babak kedua, efektivitas permainan Indonesia sedikit menurunkan, karena hanya tercipta satu gol melalui Raven.
Vanenburg mengatakan timnya perlu berlatih keras lagi agar permainan selama dua babak tetap terjaga kualitasnya.
"Saya rasa keseluruhan saya rasa senang dengan hasil ini. Gap antara babak pertama dan kedua memang terlalu tinggi, jadi kami harus
berupaya dalam latihan supaya ke depannya tidak terlalu jomplang," kata pelatih asal Belanda tersebut.
Hal sama dikatakan Raven, yang menemani Vanenburg saat jumpa pers. Kata pemain Bali United itu, apa yang ditampilkan timnya di babak kedua perlu dijadikan pembelajaran agar pada laga ke depan tidak terulang.
"Menurut saya, di babak pertama, kita tampil sangat bagus. Kita menampilkan permainan yang diinginkan, menguasai bola, umpan, gerak, umpan, gerak, Anda bisa lihat itu level yang bagus," kata striker berusia 19 tahun itu.
"Namun, di babak kedua, kita menurun karena kita sudah unggul 7-0. Jadi, saya pikir ini pembelajaran agar kami jauh lebih baik di babak
kedua, tetap fokus, tetap mempertahankan performa seperti babak pertama."
"Karena itu masih belum cukup. Sehingga, kita bisa mencetak lebih banyak gol di babak kedua," lanjut dia.
Kemenangan besar atas timnas Brunei Darussalam membuat timnas Indonesia memuncaki klasemen Grup A dengan tiga poin, unggul selisih gol dari Filipina pada posisi kedua, yang pada hari yang sama mengalahkan Malaysia 2-0.
Di laga kedua Grup A Kejuaraan ASEAN U-23, Indonesia dan Filipina akan bertemu pada Jumat (18/7) malam. (Ant/Z-1)
John Herdman akan menjadi pelatih kepala timnas Indonesia dengan tanggung jawab ganda. Tak hanya membesut tim senior, pelatih berkebangsaan Inggris itu juga akan menangani tim U-23.
Timnas U-23 Indonesia kalah 0-3 dari Mali dalam laga uji coba. Pelatih Indra Sjafri menilai performa tim tidak sepenuhnya buruk dan menjelaskan faktor penyebab kekalahan.
PELATIH Timnas U 23, Indra Sjafri, memastikan pemusatan latihan (TC) tahap kedua akan menjadi momentum penting untuk menentukan 23 pemain yang dibawa ke SEA Games 2025.
Sebelumnya, tim asuhan Indra Sjafri telah menjalani dua laga uji coba melawan India U-23.
Dua penyerang utama Timnas U-23 Indonesia, Jens Raven dan Hokky Caraka, tidak dapat mencetak gol, dan meneruskan paceklik gol mereka dari Kualifikasi Piala Asia U-23 2026, September lalu.
Hasil imbang kontra timnas India ini menjadi bahan evaluasi penting bagi pelatih Indra Sjafri untuk membenahi performa timnas U-23 Indonesia sebelum tampil di SEA Games 2025.
Jens Raven melakukan selebrasi itu saat mencetak gol kelimanya dimenit ke-40 yang mengantar timnas Indonesia unggul 7-0 melalui eksekusi penalti ke gawang Brunei Darussalam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved