Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Pemandu Bakat (Head of Scouting) Timnas Indonesia, Simon Tahamata, mengungkap soal kriteria yang menjadi dasar perekrutan pemain yang akan mengisi Skuad Garuda. Bersama pelatih Patrick Kluivert, Tahamata hadir untuk membina pemain muda berbakat dan mendorong Indonesia tampil di panggung dunia.
"Kami di sini karena punya talent dan kami ingin bantu Indonesia. Saya bisa saja kembali ke Ajax, tetapi kami mau pulang dan bantu Patrick serta teman-teman di sini," kata Simon dikutip Selasa (3/6).
Simon menekankan pentingnya pembinaan usia dini yang lebih sistematis. Ia membandingkan pengalaman di Belanda yakni pemain sudah mulai dilatih sejak usia 8 tahun. Di Indonesia rata-rata baru mulai pada usia 13 atau 15 tahun yang menurutnya sudah terlambat.
Terkait pemain yang akan di-scouting, baik di dalam maupun luar negeri, Simon menegaskan bahwa ia tidak hanya mencari fisik atau kecepatan semata. Ia lebih mengutamakan kualitas teknik, fleksibilitas, dan mentalitas pemenang.
"Saya ingin memilih pemain yang bisa menggunakan kedua kaki, teknis sangat bagus, mental harus jadi pemenang. Semua yang diperlukan pemain profesional harus ada," ujarnya.
Simon juga mengungkap formasi favoritnya, yakni 4-3-3, dengan dua winger aktif, satu striker, tiga gelandang, dan empat bek. Pemain yang dicari harus memahami sistem tersebut dan mampu bermain cerdas di lapangan.
Mengacu pada pengalamannya bermain di Eropa, Simon menyoroti pentingnya berpikir cepat dan bermain efektif meskipun tidak memiliki postur besar.
"Saya kecil, tetapi saya bisa bersaing karena saya pintar mainnya. Itu yang saya cari juga di anak-anak Indonesia," ungkapnya.
Menariknya, Simon juga menyatakan kesiapannya untuk tinggal di Indonesia demi menjalankan proyek pembinaan ini secara langsung. "Saya mau tinggal di sini," katanya. (I-2)
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meyakini Jakarta International Stadium (JIS) menjadi simbol masa depan Jakarta.
Nama kiper Timnas Indonesia yang kini membela Cremonese, Emil Audero, mencuat sebagai salah satu kandidat kuat yang masuk dalam radar perburuan Juventus.
Denda tersebut dijatuhkan AFC karena PSSI dinilai lalai dalam memenuhi ketentuan regulasi pertandingan internasional yang telah ditetapkan oleh konfederasi.
Cek jadwal lengkap FIFA Series 2026 di Jakarta! Timnas Indonesia tantang Saint Kitts dan Nevis di SUGBK. Simak persiapan skuad John Herdman di sini
Jakarta ditunjuk sebagai tuan rumah FIFA Series 2026. Timnas Indonesia akan menghadapi St. Kitts & Nevis, Bulgaria, dan Kepulauan Solomon pada 27 & 30 Maret 2026 di GBK.
Bek timnas Indonesia Justin Hubner tampil penuh saat Fortuna Sittard meraih kemenangan 2-1 atas Excelsior dalam lanjutan Eredivisie.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved